Aku yang menikmati hari hari sendiri.Tanpa teman,tanpa pacar seperti orang orang yang seumuranku saat ini.Aku masih punya orang tua lengkap.Aku anak empat dari empat saudara ku.
Aku anak terakhir.Kecil sendiri,Tapi aku tidak di didik untuk jadi anak yang manja dan bergantung pada kakak ku.
Kakak pertama ku perempuan terpaut 10 tahun,aku tak seakrab seperti orang orang disana dengan kakak perempuan nya. Malah aku dan kakak ku selau iri irian soal apa pun,dari pendidikan,kasih sayang kedua orang tua ku sendiri pun suka dia ungkit.
Kalau kakak ku kedua dia laki laki,kita terpaut usia 7 tahun.Suka bikin onar.Tapi banyak Kawannya.Karna dia mudah bergaul.Dia juga sering membantuku mengerjakan PR waktu aku masih masuk SD.Karna dia pintar dan selalu jadi juara kelas,dan tidak pernah tinggal kelas hanya nasibnya kurang beruntung.Karna soal cinta dia jadi arogan,galak, dan suka tidak pulang.Aku pun pernah jadi sasaran dipukul sampai luka mukaku.Saat itu lah aku kehilangan kakak ku laki laki.
Sedangkan kakakku ke tiga Laki laki,kita terpaut usia tidak jauh sekitar 3 tahun.Dia pendiam,sedikit ada kekurangan.Ya dia ciri difisik tapi dia tak patah semangat,karna dia tidak pernah kehilangan kasih sayang orang tua ku dan sekitarnya.Dia tak suka ku ikuti ketika bermain dengan teman temannya.Pasti aku disuruh pulang.Ya aku pulang sambil menangis.
Aku tidak tau kenapa kakak ku kurang suka pada ku dan malah menjauhi adiknya sendiri.
Sampai akhirnya aku bertanya pada ibu ku.Sebenarnya aku bagian keluarga ini tidak.Karna aku merasa tidak diberikan kasih sayang dari keluarga ini.Ketika aku sudah bisa bertanya dan tau mana yang suka dan tidak.Dan aku juga sudah mulai bisa protes kepada kedua orang tua ku.
Kenapa aku selalu dirikan dengan kakak pertamaku.Dan kenapa kakak kedua ku suka galak pada ku.Sedangkan kakak ku ke tiga tidak pernah mau bermain bersama ku.Dan kenapa kebutuhan ku setiap harinya dibedakan.Yang dari buku sekolah satu jadi dua mata pelajaran,sepatu sampai rusak dan gak layak aku pakai,Hingga baju pun jarang aku dibelikan.Jika aku dulu anak yang tidak diinginkan kenapa aku tidak dibuang atau dibunuh saja.
Sontak ibu ku mendengan pertanyaanku dan protesku,ibu ku menangis dan memelukku erat.Ibu ku berkata "aku orang tua mu,aku menyayangimu, kamu adalah darah dagingku,aku tidak membedakan mu, kamu ku sama kan seperti kakak mu.Maafkan ibu jika kurang memperhatikan kamu nak.Ibu lebih mengutamakan kakak mu ke tiga dari pada kamu.Ibu tak pernah mengurangi atau membedakan kasih sayang untuk mu nak."
Semenjak itu ibu ku menyalahkan dirinya.Dan mulai menyayangiku sama seperti kakak ku.Dan kemudian kakak ku pertama dan kedua mereka mulai merantau ke Jakarta.Tinggallah aku dan kakak ku ke tiga.Kami semakin tumbu dewasa bersama.
Satu persatu kakak ku menikah.Tinggal aku dan kakak ku ke tiga.Yang membuat kesepakatan bahwa kita setelah lulus sekolah jangan menikah dulu.Kita junjung kedua orang tua kita.Buat mereka bangga punya anak seperti kita.
Belum lulus aku sekolah.Ketika aku baru saja naik kelas tiga SMA ayahku meninggalkan ku untuk selama lamanya.Sedangkan kakak ku ke tiga baru saja berkerja.Belum sempat kita membuat bangga dan membalas Budi menjadi orang tua kita.Dia harus berpulang kepada yang kuasa.Saat itu aku sok dan bersama kakakku menangis kehilangan sosok ayah yang berkerja keras untuk memenuhi kebutuhan kami.
Sebelumnya ayahku sakit selama satu tahun terakhir.Setelah menikahkan kakak ku laki laki kedua.Dan sempat cekcok dengan kakakku pertama karna pernikahan nya tak dibuat seperti kakakku kedua,dan tidak dibuatkan rumah bagus.Ternyata keiriannya pada ku masih ada dalam hatinya.Akhirnya dia meninggalkan rumah dan bersama suaminya pergi tanpa pamit.Dia telah menikah untuk kedua kalinya,perbaikan pertama gagal karna suatu permasalahan rumah tangga.
Sehingga ayahku jatuh sakit tanpa ku kira akan sampai meninggalkan aku untuk selama lamanya.Ibu saat itu terpukul,Ibu ku kurus merawat ayahku setahun hingga akhir hayat ayahku.Ibu ku sangat lah wanita kuat,sabar dan penyayang.
Saat ini aku dan kakakku ketiga hanya berusaha membuat ibuku tersenyum dan bahagia.Karna dia yang kita miliki saat sekarang.