Lomba Cerpen, Enjoy~
Jangan lupa likenya ya, terima kasih 🥰
Tema : Putri Membangunkan Iblis
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Pernahkah kalian jatuh ke dalam dunia fantasi yang kalian mimpikan?
Sekarang, aku sedang berasa di dalam mimpiku sendiri.
Beberapa hari ini, aku merasa kelelahan dengan duniaku sendiri. Pekerjaan yang tidak pernah berjalan mulus, orang-orang yang memfitnahku dimana-mana, sampai orang tuaku yang memaksaku untuk memberikan semua gajiku pada mereka.
Jadi, aku selalu berharap agar bisa masuk ke dalam dunia fantasi impianku. Tanpa aku sadari, sejak kemarin aku sudah terperangkap di dunia fantasi alam bawah sadarku. Ya, alias aku terperangkap di dalam mimpiku sendiri.
Di dunia fantasi ini, aku bernama Federica Azmeral. Aku adalah putri kerajaan Azmeralda, yang merupakan kerajaan terbesar dan terkenal dengan sihirnya. Di luar, orang-orang melihat kerajaan ini makmur tanpa masalah.
Namun, mereka tidak pernah tahu sisi kelam apa yang ada di lingkungan kerajaan ini. Sebagai putri kerajaan yang kelima, aku dianggap spesial oleh keluarga kerajaan.
Dan, karena keadaan spesial itulah aku sebentar lagi akan di serahkan kepada seorang iblis tamak. Kata sang raja, ini semua demi kemakmuran rakyat di wilayah kekuasaan Azmeralda. Namun aku tahu, itu semua hanya demi memperpanjang kontrak kerja samanya dengan iblis tamak itu.
"Yang mulia, bagaimana dengan kontrak bersama iblis Vor?" Tanya seorang tangan kanan sang raja.
"Perlukah hamba mencari tumbal lagi, yang mulia?" Tidak mendapat jawaban dari sang raja, dia pun kembali bertanya.
"Tidak perlu, serahkan saja putri Federica" Selesai berpikir panjang, akhirnya sang raja memberikan jawabannya.
"Apa? Aku akan, diserahkan kepada iblis?!" Ucap Federica dalam hatinya.
Sedari tadi, Federica bersembunyi untuk mendengar percakapan antara sang raja dan tangan kanan raja. Karena, ia merasa beberapa hari ini di layani dengan sangat baik. Padahal, biasanya ia diperlakukan seperti bayangan yang tidak terlihat.
"Kurang ajar, akan ku buat kau menyesal ayah!" Federica begumam pelan dan pergi dari sana.
Begitulah ceritanya, Federica bisa ada di hutan hitam ini. Hutan hitam, merupakan hutan yang sepi dan terkenal sebagai tempat untuk membangunkan raja iblis. Walaupun pada kenyataannya, belum ada satu orangpun yang berhasil membangunkan sang raja iblis.
"Sepertinya, danau itu ada di depan sana" Dengan berhati-hati, Federica berjalan mendekati danau di tengah hutan itu.
"Astaga, danaunya benar-benar berwarna hitam" Bahkan Federica terkejut, melihat warna air danau yang tidak biasa itu.
Bisa Federica rasakan, bahwa hutan hitam ini terlalu sunyi untuk dikatakan sebagai hutan. Tidak terdengar satu suara hewanpun di dalam hutan ini, yang ada hanya sisa tulang belulang.
"Apa aku juga, akan mati seperti mereka?" Tanyanya dalam hati.
Federica menenangkan dirinya, kemudian dia pun memantapkan diri untuk memulai ritual pemanggilan raja iblis di hutan hitam tersebut. Federica mulai membaca kalimat-kalimat pembukaan ritual tersebut.
"Aku Federica Azmeral, memanggil raja iblis Zeron untuk melakukan kontrak nyawa denganku" Kemudian, Federica memberikan beberapa tetes darahnya.
Sudah lewat lima menit, semenjak Federica menyelesaikan ritualnya. Namun, sampai sekarang lingkaran sihir belum terbuka. Sedikit demi sedikit, Federica kehilangan keyakinannya.
"Sepertinya, dia juga tidak akan menjawab panggilanku" Federica menghelakan nafasnya dan berniat berjalan ke arah luar hutan.
Tanpa Federica sadari, satu buah lingkaran sihir yang amat besar timbul di permukaan danau hitam tersebut. Lingkaran sihir itu, mengeluarkan warna merah menyala. Dan saat itu juga, keluarlah seorang raja iblis bernama Zeron.
"Siapa kau?"
"Manusia mana yang dengan kurang ajarnya pergi, setelah memanggilku untuk kontrak?!" Ucap Zeron, dengan nada geramnya.
"Jangan-jangan, aku berhasil memanggilnya?" Federica menghentikan kakinya dan membalikkan tubuhnya kebelakang.
Padahal, Federica belum melihat raja iblis Zeron dengan jelas. Namun, saat ini tangan raja iblis itu sudah mencekik lehernya dengan sangat erat. Bahkan sampai, Federica sulit untuk bernafas.
"Kau kah, manusia yang memanggilku dan pergi sesuka hatimu?" Tanya Zeron, dengan nada mengancam.
"Ugh, s..saya tidak bisa..bernafas"
BRUK
Zeron melepaskan Federica hingga, ia jatuh ke bawah tanah dengan cukup kencang. Kemudian, Zeron berjalan pelan ke arah Federica yang terbatuk-batuk akibat cekikannya.
"Untuk apa, seorang wanita lemah memanggil raja iblis sepertiku?" Zeron menyeringai, melihat Federica tidak berdaya setelah satu cekikan darinya.
"Ya, aku memang wanita lemah. Maka dari itu, aku memanggil anda raja iblis Zeron"
"Berani juga, ucapanmu. Ya tidak masalah, selama kau mengajukan kontrak nyawa padaku"
"Seluruh nyawa saya adalah milik anda, yang mulia raja iblis Zeron" Federica menunduk, memberikan salam yang pantas pada Zeron.
"Wanita yang menarik, apa balasan yang kau inginkan?"
"Saya ingin, anda menghancurkan kerajaan Azmeralda" Ucap Federica, dengan lantang dan penuh dendam amarah.
"Jiwa yang penuh dendam dan amarah, aku sangat suka itu" Zeron tertawa puas, melihat ketajaman mata Federica layaknya sebuah bara api.
"Oh, tunggu sebentar. Sepertinya, masih ada satu keinginan lagi ya?"
"Benar, jika yang mulia raja iblis Zeron berkenan. Tolong, hancurkan iblis bernama Vor"
"Vor? Iblis tamak, yang menarik perhatian dunia iblis. Dan, kenapa aku harus menurutimu?"
"Karena, ayah saya berniat menyerahkan saya kepada Vor. Sebagai gantinya, saya rela menyerahkan seluruh hidup saya pada yang mulia raja iblis Zeron"
Sungguh, Zeron menyukai cara pembalasan dendam Federica. Sama-sama gila, seperti dirinya dulu yang membantai semua iblis demi posisi raja iblis. Di tambah lagi, Zeron bisa merasakan kemarahan dan keputusasaan jiwa Federica.
"Jiwa yang, bisa membuatku kenyang akan haus dendam"
"Baiklah, aku terima tawaranmu" Zeron menyeringai, ia merasa beruntung di kontrak oleh manusia penuh dendam seperti Federica.
"Terima kasih banyak, yang mulia raja iblis Zeron"
"Saya Federica Azmeral, menyerahkan seluruh nyawa kepada raja iblis Zeron" Dengan semangat, Federica menyebutkan kalimat resmi kontrak iblis.
"Raja iblis Zeron, menerima nyawa dan kontrak manusia bernama Federica Azmeral"
Dengan begitu, selesai sudah perjanjian nyawa kontrak antara raja iblis Zeron dan juga Federica. Beberapa hari kemudian, kerajaan Azmeralda terkena serangan bertubi-tubi dari kerajaan iblis. Yang tentu saja, dipimpin oleh raja iblis Zeron.
"Kurang ajar, kau mengkhianati kerajaan Azmeralda!" Teriak sang raja, pada anaknya yang tak lain adalah Federica.
"Sayakah yang berkhianat, ayahanda?"
"Bukankah saya, yang mau di serahkan ke iblis Vor yang ada disana?" Tunjuk Federica, ke arah sebuah kandang besar di pojok istana.
"Semua hanya salah paham, Federica. Ayah tidak mungkin, menyerahkan putri ayah sendiri" Sejujurnya, sang raja hanya takut mati di tangan raja iblis Zeron.
"Hei, manusia keji. Kau hanya, takut ku bunuh bukan?" Zeron keluar dari tempat persembunyiannya, menatap tajam sang raja dengan mata merahnya.
"Ayahanda, kemana semua kekuasaanmu sekarang?" Federica tertawa senang, melihat sang raja dan saudara-saudaranya terlihat tidak berdaya.
"Dasar, anak tidak tahu diuntung!!" Sang raja hendak memukul Federica, namun tangannya ditahan oleh raja iblis Zeron.
"Jangan ganggu tawa indah, Federica" Ancamnya.
"Ku serahkan mereka semua padamu, yang mulia raja iblis Zeron" Dengan muka datarnya, Federica berjalan menjauhi keluarganya.
"Akhirnya, jiwa-jiwa segar baru" Seluruh isi kerajaan dan keluarga Federica habis, jiwa mereka menjadi hak milik raja iblis Zeron.
Para burung gagak sudah mulai berisik, tanda bahwa waktu kontrak antara raja iblis Zeron dan Federica sudah mencapai akhir. Sudah waktunya, Federica memberikan nyawanya sebagai bayaran untuk raja iblis Zeron.
"Seperti janji saya, yang mulia raja iblis Zeron. Saya akan, menyerahkan nyawa saya sekarang" Federica berlutut di depan raja iblis Zeron.
"Tidak perlu, Federica"
"Apa?" Federica berdiri, menerima uluran tangan raja iblis Zeron.
"Aku ingin, kau menjadi ratuku" satu buah cincin di pakaikan raja iblis Zeron, ke jari manis Federica.
"Tapi, kenapa saya?"
"Dendammu dan pembalasanmu, mengingatkanku pada kehidupanku yang lalu. Kau cocok, untuk menjadi ratu kerajaan iblis"
"Baiklah, aku akan menjadi ratu kerajaan iblis" Tanpa pikir panjang, Federica menerima ajakan raja iblis Zeron.
Karena, Federica pikir ia tidak memiliki apapun dan siapapun lagi di dunia aslinya maupun disini. Semenjak itu, Federica pergi ke dunia iblis dan menjadi ratu iblis yang terkenal dengan dendam dan kekejamannya.
Bersamaan dengan Federica yang pergi ke dunia iblis, maka nyawa Federica di dunia aslinya pun ikut pergi. Meninggalkan seluruh luka dan juga kenangan pahit, yang membuatnya merasa tidak berarti lagi.
🌿Tamat🌿
#PutriMembangunkanIblis
Jangan lupa likenya ya, terima kasih 🥰