Sekarang jam 23. 45 , langkahah kaki ku berjalan menyusuri lorong Rumah nenek dalam keadaan mati lampu, tanpa sadar aku sampai di halaman belakang .
Halaman luas tak berpenghuni dengan dengan sebuah kebun yang tidak luas tidak juga sempit namun lebat , tanpa sadar aku pergi ke arah kebun itu, Aku merasa ada yang memanggilku, sebenarnya aku takut tapi aku sangat penasaran.
Aku berjalan pelan pelan memasuki kebun itu, kebun itu adalah kebun tua yang sudah tak terurus, tanaman liar di mana mana.
deg
deg
deg
jantung ku berdetak lebih keras dan kencang . kaki ku berjalan menelusuri kebun lebat yang hanya ada tanaman liar itu .
Berjalan semakin lama dan semakin dalam aku berada di kebun itu, aku menemukan gubuk kecil dengan dinding anyaman bambu di sana .
Krusuk... krusuk...
Aku mendengar suara di dalam sana , tapi siapa? . aku mulai mendorong pintu yang juga terbuat dari anyaman bambu itu tanpa gagang pintu.
Pintu terbuka , terlihat sosok wanita berjubah putih dengan rambut panjang dan kepala tertunduk .
Namun saat wanita itu mendongak....
Aaaaaaaa
Aku berteriak sekencang kencang nya dan lari dari sana.
Yang kulihat adalah wajah yang sangat menyeramkan, wajah itu hancur, berdarah dan bernanah apalagi matahari nya yang satu melotot dan yang satu keluar dengan Darah yang merembes di kedua matanya.
Aku terus berlari secepat mungkin, menyusuri setiap jalan yang aku lewati tadi. aku melihat kebelakang betapa terkejut nya aku melihat kuntilanak itu! ya wanita itu adalah sesosok kuntilanak dengan wajah menyeramkan dan dia sekarang sedang terbang mengikuti ku! .
Dan sampai lah aku di luar kebun itu dengan nafas yang tidak beraturan, aku melihat sekitar ku. Bagaimana mungkin! dengan jelas aku tadi melihat jam menunjukkan pukul 23.45 malam atau lebih tepat nya hampir tengah malam.
Dan sekarang Sudah siang, jika di lihat dari mata hari, ini bahkan sudah menunjukan pukul 16.00 sore! dengan matahari yang sudah redup dan cahaya kuning di arah barat.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung........