pukul 23.00 ditengah hutan turun hujan yang begitu deras.Tiara tersesat tidak tau arah pulang, kakinya mulai gemetar karena dingin dan letih untuk sementara dia beristirahat membaringkan tumbuhnya di sebuah pohon besar,terdengar suara jangkrik juga seekor anjing yang menggonggong.
disekeliling hutan hanya gelap yang sedikit disinari cahaya bulan yang terlihat. saat matanya mengarahkan kearah timur ia melihat seorang anak kecil membawa sebuah lentera.
"kenapa bisa ada anak kecil disini" pikir nya mulai penasaran dengan sosok anak kecil itu. Tiara bangkit berjalan perlahan menuju sang anak.
"Dek apa kamu tersesat" ucapnya tidak ada jawaban dari sang anak
anak kecil itu hanya menunduk terdiam, Tiara baru menyadari pakaiannya penuh dengan lumur disertai darah "apa dia habis membunuh orang lalu menguburnya" pikir Tiara segera saja ia tepis pemikiran itu tidak mungkin seorang anak kecil membunuh seseorang kan itu tidak masuk akal.
Tiara kembali memanggil anak kecil itu
"De apa kamu baik baik saja" ucapnya tetap tidak ada jawaban entah kenapa bulu kuduk nya mulai merinding.
beberapa saat hanya kesunyian yang ada antara mereka anak kecil itu tiba-tiba berjalan beberapa langkah lalu menggerakkan tangan kanannya menunjuk pada sebuah rumah.Tiara mulai berjalan ke rumah itu melihat sekeliling hanya di penuhi ranting, daun, debu, dan lumut apa karena rumahnya di tengah hutan jadi tidak terawat.
"Dek apa ini rumahmu"ucap tiara melirik kearah belakang di mana sang anak berada,tapi tidak ada siapapun di belakangnya. Tiara mulai berteriak memanggil sang anak tidak ada jawaban.
bulu kuduk nya mulai merinding kembali, badannya mulai tidak bisa di gerakan suasana di rumah itupun semakin mencekam angin berhembus kencang hujan semakin deras. Tiara terpaksa masuk kedalam rumah itu.
"permisi apa ada orang??? "ucap ku
" Aaaaa tolong "jeritan
suara jeritan itu terdengar dari arah lorong yang gelap Tiara mulai berkeringat kakinya gemetar saat mengambil setiap langkah .melirik kearah kanan terlihat sebuah lentera di atas meja ia pun mengambilnya lalu melanjutkan langkahnya
semakin dekat dengan ruangan itu semakin tercium bau amis darah Tiara menundukan kepala dan melihat kebawah lantai terdapat cipratan darah itupun terlihat masih baru lalu seperti seseorang membunuh lalu menyeret korbannya ke ruangan itu.
sesampainya di depan ruangan itu dengan tangan gemetar perlahan membuka pintu nya ia melihat banyak mayat disana di siksaan dan luka yang berbeda-beda ada mayat yang tergantung, ada yang tidak memiliki kepala, ada juga mayat yang memegang bola mata ditanganya
tidak kuat melihat semua mangat itu dia langsung berlari menuju pintu keluar tapi itu tidak bisa dibuka Tiara berusaha teriak meminta tolong mungkin saja ada seseorang
suara tawa tiba-tiba saja terdengar dan mengatakan Played
Terima kasih sudah membaca
Pertanyaan 1.siapa yang membunuh mayat-mayat tersebut???
2.apakah Tiara selamat??? coba jelaskan???