Pada tahun 1999 ada sebuah sekolah SMP yang terkenal. Sekolah itu dikenal dengan nama "SMP Siduarjo" dulunya hanya sekolah SMP biasa namun sekarang sudah berbeda, sekolah yang dulu nya penuh canda tawa sekarang berubah jadi suram. Semua siswa dan siswi tidak pernah lagi tertawa dan bermain bareng semenjak ada satu murid perempuan yang meninggal di salah satu lorong di sekolah SMP tersebut. Pada tahun 2000 merupakan tahun ajaran baru di sekolah itu yang dimana mereka mendapatkan satu teman baru yang bernama Alex, ia adalah murid baru di sekolah tersebut yang mempunyai indra ke 6 / indigo yang dapat melihat dan berbicara dengan arwah sebelum pindah ke sekolah itu Alex sudah mengetahui semua bahwa sekolah itu suram namun ia sama sekali tidak percaya atas rumor itu. Lorong sekolah itu pun menjadi salah satu tempat terseram di sekolah itu. Karena terkenal seram Alex pun ingin mengetahui kebenaran tentang rumor tersebut akhirnya pada jam 10:00 PM malam Alex bertekad untuk datang ke sekolah dan mencari tau kebenaran atas meninggal nya salah satu murid perempuan di sekolah tersebut. Alex pun mengelilingi sekolah tersebut dan tiba tiba ia mendengar suara yakni "ayo pergi ke lorong itu" ia pun kepo dengan suara itu dan ia pun pergi ke lorong itu dan di lorong itu ada tulisan "Mati !" Alex yang melihat itu pun ketakutan hingga terjatuh dan ia pun memutuskan pulang dan kembali ke sana besok siang.
Ke esokkan harinya pada siang hari Alex kembali kesana dan ia melihat tulisan yang kemarin malam menghilang karena ke kepoan nya ada salah satu murid bernama Cheryl yang melihatnya di lorong tersebut dan berkata ke dia "kamu ngapain di lorong seram ini ?" Alex yang mendengar itu menjawab "aku kepo dengan meninggalnya salah satu murid perempuan itu" mendengar itu Cheryl bingung dan ia bicara dalam hati "apa aku bantu anak ini ya atau aku pergi aja". Ia pun memutuskan untuk membantu Alex, di saat mereka mencari tau kebenaran nya tiba tiba saja mereka melihat seorang perempuan muda cantik yang menampakan dirinya ke mereka ternyata ia adalah salah satu murid perempuan yang meninggal tersebut namun mengapa ia menampakan dirinya kata Alex sambil kebingungan. "Mungkin ia ingin memberikan suatu petunjuk ? " jawab Cheryl, "tapi apa ?!" Jawab Alex dengan nada marah dan kesal , mereka pun melanjutkan mencari kebenarannya dan setelah keliling selama 1 jam mereka sampai di suatu kelas dan melihat ada sebuah buku yang bertulisan "aku dibunuh oleh adik kelas yang telah aku bully karena fisik nya" setelah membaca tulisan itu mereka langsung membawa buku itu dan membawa ke kepala sekolah pada ke esok kan harinya. Pada ke esokkan harinya mereka memberikan buku tersebut kepada kepala sekolah dan arwah perempuan itu akhirnya tenang dan kembali ke asalnya. Kepala sekolah pun langsung memanggil kedua orang tua murid yang meninggal tersebut , setelah kejadian itu sekolah SMP Siduarjo menjadi sekolah biasa lagi tanpa ada nya bully dan balas dendam kini semua murid - murid senang dan dapat beraktifitas seperti biasa lagi.
Namun jalan cerita dari sekolah tersebut belum selesai Alex yang selama ini ditemani oleh Cheryl untuk mencari kebenaran selama ini merasa kalau dia adalah orang baik dan dapat di percaya dan memutuskan untuk berkenalan , "Hai nama aku Alex" ( jawab Alex ) "Hai juga nama aku Cheryl salam kenal" dengan nada lembut sambil tersenyum semenjak itu mereka selalu bersama dan menjadi sahabat yang selalu akrab dan saling mempercayai satu sama lain namun Alex tidak mengetahui di balik senyum sahabat nya ada suatu kesedihan yang sangat dalam yang ia alami nya selama ini , bel istirahat pun berbunyi pada pukul 11:00 PM waktunya semua kelas istirahat dan bermain namun Cheryl tidak bermain dan ngobrol bareng teman - teman yang lain ia hanya meluangkan waktu istirahat nya untuk menangis atas masalahnya yang ia hadapi sampai Alex melihatnya dan bertanya "Mengapa kamu menangis ?" Mendengar pertanyaan Alex , Cheryl langsung pergi dan meninggal kan Alex tanpa berbicara sedikit pun kepada Alex.
Sebenarnya Cheryl ingin memberi tau masalah nya namun ia ngk mau Alex terlibat hanya karena masalah pribadinya oleh sebab itu Cheryl memutuskan untuk hadapi semua sendiri tanpa bantuan siapa pun , tapi di balik nya Alex juga kebingungan dengan sikap Cheryl yang beberapa hari ini beda. Namun Alex terus berusaha ngobrol sama Cheryl namun ia selalu pergi meninggalkan Alex dan Alex pun memutuskan untuk menanyakan hal itu kepada teman sekelas nya namun semuanya tidak mengetahui apa yang terjadi pada sahabatnya tersebut , Alex pun yakin bahwa ada yang disembunyikan Cheryl dari dia pas pulang sekolah di taman Alex tidak sengaja mendengar omongan Cheryl sambil bersedih yakni "kenapa semuanya harus terjadi aku hanya ingin hidup bahagia layaknya manusia biasa!". Setelah mendengar semuanya Alex pun paham atas masalah yang di hadapi sahabat nya selama ini ia pun memutuskan untuk menghibur sahabatnya tapi tidak semudah yang ia bayangkan , lama kelamaan Cheryl menjadi orang yang sangat pendiam yang selalu melamun di kelas sampai saat ditanya tidak dapat menjawab pertanyaan itu.
Dan pada akhirnya Cheryl memutuskan untuk jujur apa yang terjadi padanya selama ini kepada Alex ia meminta untuk ketemuan di taman biasa di belakang sekolah selepas pulang sekolah, selepas pulang sekolah mereka ketemuan dan ia pun memberi tau semuanya bahwa ia tidak pernah bahagia karena ia tidak mempunyai orang tua yang dapat merawat dan menyayangi seperti manusia lain yang mempunyai orang tua dan selalu di sayangi. Alex pun merasa kasian dan memberi tau bahwa "kamu bisa tinggal di rumah aku anggap orang tua ku adalah orang tua mu juga" mendengar kata - kata Alex, Cheryl merasa sangat senang dan mengucapkan terima kasih banyak kepada Alex karena sudah bolehkan ia tinggal di rumah nya. Cheryl pun senang dan bahagia dengan kedua orang tua barunya.
Chapter 2 : Kakak kelas
Sesampainya di rumah Alex , Alex meminta izin kepada orang tua nya agar Cheryl di perbolehkan tinggal dirumahnya , orang tuanya pun memperbolehkan nya tinggal disana selamanya , Alex pun senang karena bisa tinggal bareng dengan sahabat nya selamanya walau bukan saudara kandung. Setiap hari pun mereka main bareng , bersenang senang bareng , makan bareng dan bercanda bareng. Dan pada hari libur mereka berdua mendapatkan kabar bahwa bulan depan bakal ada UAS untuk naik ke kelas SMP 3.
1 bulan kemudian....
Cheryl... bangun hari ini UAS loh nanti telat “Alex , oh iya hari ini UAS ya yaudah aku mandi dulu ya “ Cheryl. Sesamapainya di sekolah mereka langsung ke kelas dan memulai Ujian nya, pada jam 12:00 PM mereka pun selesai ujian dan langsung istirahat tanpa sepengatahuan mereka ternyata orang tua Alex telah membawa bekal yang sama isinya buat Cheryl dan Alex , mereka pun menikmati makanan yang dibawa. Tiba – tiba saja ada kakak kelas yang membuang makanan Alex ternyata ia adalah musuh Alex sebelum ia pindah ke sekolah itu. Cheryl yang melihat itu langsung berkata “ kak saya mohon jangan sakiti saudara saya” Alex langsung kaget karena ia menganggap Cheryl hanya sebuah sahabat , oh... jadi ini saudara kamu ya lex, cantik juga suadara mu Hahahaha” kakak kelas itu pun langsung pergi dan meninggalkan mereka berdua , Cheryl : lex makanan mu jatuh , kamu makan aku punya aja aku bisa beli makanan di kantin. Alex : Makan sama sama aja ya. Cheryl : yaudah deh terserah kamu aja dengan senyuman lembutnya. Oh iya kenapa kamu bilang aku saudara kamu padahal kan kita sahabat aja ( Alex ) , Cheryl mendengar itu langsung tersedak dan batuk batuk pas sedang makan. Aku melakukan ini biar kamu ngk di sakiti kamu itu orang baik ( Cheryl ) mereka pun lanjut makan bel pulang sekolah pun berbunyi mereka pun pulang menggunakan taksi online, namun Alex sudah menyiapkan suatu kejutan buat Cheryl , Alex : Cheryl aku punya kejutan buat kamu. Cheryl : apa ?. Alex : liat aja.
Chapter 3 : Ulang Tahun Cheryl
Sampai di taman bunga Alex menutup mata Cheryl , Cheryl : kita dimana sih lex. Alex : Tada... Happy Birthday Cheryl..... sambil bawa kue ulang tahun. Cheryl : astaga... makasih banyak Alex! Alex : sama – sama Cheryl , tiup dong lilin nya.
Mereka pun merayakan ulang tahun Cheryl.....
Cheryl : kamu tau tidak ini adalah perayaan ulang tahun pertama aku (nangis)
Alex : jangan sedih kan hari ini ulang tahun kamu (usap air mata Cheryl)
Jam yang udah menunjukan pukul 10.00 PM malam , mereka pun pulang dan langsung beristirahat.
Sampai rumah.....
Mama Alex : akhirnya kalian pulang mama kawathir tau
Alex : maaf ya mama
Cheryl : maaf tante
Mama Alex : kok tante sih panggil aja mama ya tante sudah anggep kamu anak tante sendiri
Cheryl : iya m-mama makasih