namaku kirue, tapi aku biasa dipanggil rue aku adalah seorang petualang.
petualangan ku dimulai sejak hari itu, aku tidak memiliki keluarga aku sejak kecil dibesarkan oleh para perampok, namanya saja perampok tapi hati mereka baik dan mereka tulus merawat dan membesarkan ku tanpa meminta imbalan, aku tidak tau siapa orang tuaku dan siapa keluarga ku yang aku tau adalah bisa tetap hidup saja sudah sebuah berkah bagiku.
walau aku dibesarkan oleh sekelompok perampok tapi mereka melarang ku untuk mencuri mereka bilang mencuri dan merampok itu dilarang, hari itu ada seseorang datang ke markas perampok kami dan dia melukai semua kakak perampok aku yang kecil ini bisa apa, mereka membawaku pergi dari kakak perampok dari sinilah perjalanan ku dimulai, orang yang membawa ku pergi memakai jubah berwarna biru dia berambut silver dan berwajah tampan.
apa dia menculik ku untuk memerkosa ku ya, aku mulai ketakutan, tapi dia bilang dia adalah seorang guru besar dan apa tujuannya menculik ku dia tidak memberitahuku hal itu, aku belajar banyak hal darinya dia mengajariku sihir mengajariku membaca menulis bertarung dan bersikap layaknya seorang gadis, aku tidak mengerti mengapa ia melakukan hal itu.
yang pasti dia bilang akan membawaku ke istana, padahal jarak istana dan markas sangat jauh jangankan istana untuk ke ibukota saja membutuhkan waktu satu Minggu untuk sampai di sana, dan kami, kami baru saja berjalan masuk beberapa saat di dalam hutan, saat masuk agak dalam ke hutan kami sudah disambut oleh monster tingkat lima.
bentuknya seperti garaga, guru besar akan membunuh ular itu dalam sekali serangan tapi aku menghalangi nya, aku memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan hewan aku coba membujuk ular itu untuk pergi lagi pula aku sudah agak akrap dengan ular itu wajar saja karena aku hampir setiap hari ditinggal di markas sendiri membuat ku kesepian dan aku mencoba mencari teman ke hutan, ular itu mau menuruti ku dan tidak lagi menghalangi jalan kami, saat aku bicara dengan ular itu aku mendengar guru besar mengatakan sesuatu dia bilang aku mirip dengan ibuku.
tapi aku kan tidak memiliki keluarga apa guru besar tau tentang identitas keluarga ku, perjalanan kami menuju istana terus berlanjut"BERSAMBUNG".
jangan lupa like dan komen ya#