Dingin. Aku ingat ketika cuaca buruk, putri itu sedang tidak baik-baik saja. Ini bukanlah cerita tentang seorang putri yang kaya dan dimanjakan. Ini adalah kisah tentang seorang putri yang bahkan tidak tahu tentang ayahnya sendiri, sang raja, Roland. Namanya Derieri, hanya Derieri.
Ketika Derieri berusia enam tahun, dia dipanggil untuk makan malam dengan raja. Dia merasa sangat senang saat itu. Putri Derieri mengira bahwa ayahnya akhirnya menunjukkan dirinya kepadanya. Namun itu salah. Dia dipanggil untuk belajar untuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin.
Sejak hari itu, hari-harinya hanya diisi dengan belajar, belajar dan belajar. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan Derieri selain belajar, minum, makan, mandi, dan tidur. Bahkan masa depannya telah ditentukan. Dereri juga belajar ilmu pedang, memanah, dan kung fu. Derieri bahkan dikirim ke Jepang untuk mengikuti pelatihan sebagai ninja. Dia tidak bisa menikmati waktunya sebagai gadis biasa.
Saat Derieri berusia tiga belas tahun, Derieri bertemu dengan seorang bocah nakal yang tiba-tiba masuk melalui balkon kamarnya. Anak laki-laki itu seumuran dengannya. Dia mengaku bahwa dia belajar di bawah seorang pemimpin perang sebagai seorang tentara. Namanya Monspeet. Mereka mulai dekat sejak itu.
Derieri selalu bertanya-tanya mengenai dunia luar kepada Monspeet. Apa yang terjadi di luar sana? Apa yang dilakukan di luar? Monspeet tidak menjawabnya. Ia malah menjadi bingung mengapa Derieri tidak mengetahui tentang dunia luar.
Derieri menjelaskan bahwa dia tidak pernah keluar dari rumahnya. Dia baru bisa keluar saat berumur delapan tahun, saat dia belajar sebagai ninja di Jepang. Itu pun dia hanya melihat awan sekitar, saat sampai di Jepang, dia hanya belajar di dalam ruangan. Monspeet menceritakan pengalamannya di luar sana. Ia belajar berpedang, memanah, dan bela diri.
Sejak saat itu, setiap hari Monspeet selalu mengunjungi Derieri yang selalu berada di dalam ruangan. Monspeet merekam segala kegiatannya di luar dan memperlihatkannya pada Derieri. Sedangkan Derieri mengajarkan Monspeet apa yang dia selalu pelajari di perpustakaan. Mereka melakukan itu karena mereka saling melengkapi. Derieri tidak bisa keluar tetapi belajar teori, sedangkan Monspeet belajar praktek tetapi tidak diajarkan teori.
Mereka saling melengkapi. Sampai satu hari sebelum ulang tahun Derieri, Monspeet mengajaknya pergi dari kamarnya dan berkeliling dunia agar tahu dunia luar. Derieri takut, tetapi dia juga ingin melihat dunia luar. Derieri setuju dan pergi lewat balkon bersama Monspeet. Itu adalah pertama kalinya Derieri menapakan kakinya di rumput, menginjak batu dan bermain di hujan.
Monspeet mengajaknya untuk pergi lebih jauh dan Derieri yang sudah terlarut dalam keindahan alam menyetujuinya. Mereka masuk ke dalam gubuk kecil dan tinggal disana. Beberapa hari kemudian, mereka mengetahui bahwa gubuk kecil itu adalah tempat tinggal seorang wanita dewasa yang sederhana. Gubuk itu terpencil dan wanita itu bingung, bagaimana mereka berdua bisa mengetahui tempat ini. Wanita itu pun menyambut mereka berdua dengan senang dan menganggap Monspeet dan Derieri adalah anaknya.
Derieri dan Monspeet tinggal di dalam gubuk itu dan berjalan-jalan di sekitar gubuk itu. Wanita dewasa itu pergi bekerja dan selalu pulang membawa makanan untuk mereka bertiga makan. Mereka bertiga hidup bahagia untuk waktu yang singkat. Sampai seorang prajurit datang ke gubuk itu untuk menangkap dan mengembalikan Monspeet serta Derieri. Wanita dewasa itu tidak ingin menyerahkan Derieri dan Monspeet karena mereka tidak mau.
Wanita dewasa itu di bunuh karena menghalangi prajurit itu dalam menangkap dan mengembalikan Monspeet serta Derieri. Monspeet dan Derieri kaget, orang yang telah berbaik hati merawat mereka tewas di depan mereka karena mereka sendiri. Monspeet bertarung dengan prajurit itu dan meminta Derieri untuk pergi. Derieri pergi sambil berteriak meminta tolong kepada orang sekitar. Tidak akan ada yang mendengar karena gubuk wanita itu ada di tempat terpencil.
Prajurit itu mengejar Derieri. Derieri bertanya-tanya pada dirinya sendiri, apakah Monspeet sudah mati? Derieri takut, tetapi dia ingat bahwa dia belajar kung fu. Dia bisa membela diri meskipun tanpa senjata. Derieri memberanikan diri dengan melawan prajurit itu dengan mengingat bahwa Monspeet telah meninggal.
Derieri berhasil mengalahkan, bahkan membunuh prajurit itu dengan air mata yang tidak mau berhenti keluar. Bagaimana mungkin? Dua orang yang telah merawatnya bahkan meninggal karena dirinya sendiri. Sejak saat itu, Derieri tidak pernah kembali. Ia dikenal sebagai putri pengkhianat.
Siapapun yang melihatnya kembali, harus melapor atau membunuhnya. Derieri pasti akan kembali. Dia akan kembali untuk membalas kematian dua orang yang rela meninggal demi dirinya. Derieri yang malang, dia bahkan tidak mengecek apakah Monspeet masih hidup atau tidak, karena Derieri pun belum melihat mayat Monspeet bukan.
Penulis : Luzsluvv
IB : Nanatsu no taizai atau Seven deadly sins, Barbie princess and the secret door, Rapunzel.