Sudah lama tidak bertemu, aku memendam rasa ini sampai akupun tidak tau apakah rasa ini masih ada dan sekarang akhirnya aku menemukanmu apakah ini pertemuan yang sudah direncanakan? Benang yang terputus kembali menyambung. Rasa yang aku tidak tau apakah masih ada atau tidakpun meronta.
Aku ingin memilikimu tapi aku takut aku akan kehilanganmu lagi.
apa yang harus aku lakukan? Aku tidak tau.
apa sebaiknya aku berhenti saja? Atau aku harus mengejarmu?
Jika aku tidak memulai sama saja aku juga akan kehilanganmu. Tapi jika aku melepaskanmu tanpa melakukan sedikitpun perjuang aku sangatlah tidak berguna.
Aku Ingin membuatmu jadi perempuan yang bebas dan setiap saat tersenyum. Aku ingin menjadi tempat rahasia mu dimana kamu akan menceritakan kesedihan dan kesenanganmu.
Dalam lubuk hati ku yang terdalam aku sangat mencintaimu.
"Aku benar benar sangat mencintaimu".
Sepertinya aku harus menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukannya padamu. tapi kapan?
Kapan waktu itu akan datang?
Aku akan terus menunggu sampai waktu itu datang.aku berharap waktu yang akan datang tidak terlalu lama. Aku tidak mau melepaskan kesempatan ini tanpa melakukan perlawanan.
Saat kita bertemu kembali, aku jadi ingat mimpi yang pernah aku mimpikan tapi aku tidak ingin mengatakannya. Belum saatnya untuk aku memberitahukannya pada mu.
Aku hanya berharap mimpi itu menjadi kenyataan.
Memang aneh mengharapkan mimpi menjadi nyata, tapi ya aku sangat berharap itu terjadi
Sekali lagi aku sangat mencintaimu.
Karena kamu adalah debaran pertama ku, disaat aku belum mengenal yang namanya cinta.
Debaran itu sangat berbekas dalam hati ini.
Aku masih bingung tapi aku akan mengikuti alurnya.