Cetek... Cetek.... Cetek...
Suara pensil yang akan digunakan,
Seorang penulis wanita yang bernama Rosette yang sedang bersiap menulis cerita.
Tapi kali ini dia ingin menulis cerita yang berbeda dari biasanya, maka dia pergi keluar rumah dan mulai mencari ide untuk ceritanya, tak lama setelah keluar dari rumahnya dia menemukan tempat yang pas untuk mencari ide.
Dia pergi ke taman dan duduk di bangku taman di pinggir danau, dia melihat banyak sekali pasangan yang menikmati pemandangan.
Dia mulai berkata dalam hati
"Cinta itu apa? Bagaimana rasanya jatuh cinta?".
Setelah dia berkata dalam hati tiba tiba seorang lelaki menyapanya.
"Hai kamu yang lagi duduk", sapa lelaki misterius.
*Rosette terdiam*
Laki laki itu semakin mendekat dan kembali menyapa.
"Hai kamu yang duduk sendirian".
Rosette mulai melirik kepada lelaki misterius tersebut.
Lelaki itu pun datang menghampirinya dan bertanya.
"Apakah aku boleh duduk disebelah mu?"
*Rosette menganggukan kepala*
Setelah lelaki misterius tersebut duduk disebelahnya, lelaki tersebut bertanya
"Siapa namamu?"
*Rosette tetap terdiam*
*Srekk.....*
Rosette mulai mengambil kertas dan menulis namanya di kertas tersebut.
Nama "Rosette" tertulis dalam kertas tersebut dan menunjukannya pada lelaki tersebut.
"Nama yang indah" ucap lelaki misterius tersebut.
*Rosette sedikit senang dan menundukan kepala*
Lalu Rosette kembali menulis pada kertas itu dan bertanya "siapa nama mu?"
Lelaki misterius itupun menjawab,
"Nama ku Rigel".
Setelah perkenalan singkat itu suasana menjadi hening, lalu Rigel mulai berbicara tentang kutipan sebuah buku yang ternyata ditulis oleh Rosette.
Rosettepun melihat ke Rigel dan bertanya langsung.
"Kamu tau buku tersebut? Kamu baca?"
"Ya aku tau, aku juga membacanya ,dan ternyata suaramu sangat imut ya" ucap Rigel sambil tersenyum.
*Rosette merasa sedikit malu dan bingung*
"Ini pertama kalinya orang mengatakan itu kepadaku" ucap Rosette
*Ahhaha Rigel tertawa*
Lalu Rosette merasakan sesuatu, Dia merasa hangat saat berada di dekatnya, dia tau bahwa mereka baru bertemu tetapi ada sesuatu yang berbeda dalam pertemuan ini.tapi......
"Tapi Apa? Apa yang berbeda? Aku tidak tau padahal kita baru bertemu, sebenarnya siapa dia?" Ucap Rosette dalam hati dengan bingung.
"Aku tau kamu memiliki berbagai pertanyaan tapi aku harus segera pergi, sampai jumpa" ucap Rigel sambil berlari.
Rosette tidak bisa memanggilnya dan hanya bisa melihat Rigel berlari menjauh.
dia sedih, dia ingin merasakan kehangatan yang seperti itu, lalu dia mulai mencari kehangatan yang sama.
Dia pergi kerumahnya dan bersama keluarganya tapi rasanya berbeda lalu dia juga pergi ke teman temannya tapi rasanya juga berbeda, dia tidak bisa menemukannya.
Lalu diapun kembali kerumah dan duduk di kursi tempat dia menulis berbagai cerita, tapi dia tidak bisa menulis, yang hanya dia ingat hanyalah kehangatan itu.
Tapi dia meyakinkan diri, jika dia bertemu kembali dengannya dia akan menanyakan rasa hangat ini.
Beberapa hari kemudian dia kembali mencari ide, dia pergi ke lereng gunung dan mulai melihat sekitarnya, tapi dia melihat lelaki yang sangat mirip dengan Rigel lalu.
Lalu dia mengejarnya dan menarik bajunya
*Lelaki itupun melirik*
*Maaf salah orang* ucap Rosette
*ternyata dia bukan Rigel* dalam hati Rosette
Tiba tiba Rosette di tarik dan Rigel berkata
"Kamu sedang mencari ku ya?"
Rosette yang terkejut lalu terdiam sambil melihat ke arah Rigel dan Mulai bertanya
"Rigel aku merasakan kehangatan yang berbeda dari biasanya, apa sebenarnya kehangatan ini?".
"Itu bisa saja cinta pada pandangan pertama, tapi kamu sendirilah yang harus mengetahui perasaan apa itu." Ucap Rigel
*Rosette memberanikan diri*
"Mungkin saja ini cinta rigel, aku tidak tau rasanya tapi ini berbeda aku sudah mencarinya tapi aku tidak bisa menemukannya apa benar aku jatuh cinta dengan mu?" Rigel dengan suara imutnya.
Rigel lalu membalas "jika kamu merasakan seperti itu berarti kita sama, kita merasakan perasaan yang sama.
Rosette yang tidak ingin di tinggal seperti sebelumnya kembali berkata"jangan tinggalkan aku seperti kemarin aku sedih aku tidak mau ditinggal oleh mu rigel"
"Baiklah maafkan aku," balas Rigel
*Rigel memeluk Rosette*
"aku mencintaimu Rosette" bisik Rigel
Rosette tersipu malu dan menundukan kepalanya
"Tenang saja jangan takut, kita akan selalu bersama" ucap Rigel
"Terima kasih Rigel, aku juga mencintaimu" balas Rosette
-Tamat-