Setiap ada orang yang datang dan bertanya padaku, selalu tidak mudah percaya begitu saja dengan apa yang telah aku katakan pada mereka. Tiap ucapan harus diulang agar bisa meyakinkan si lawan bicara.
Lelaki bernama Tedi. Nama yang unik dan terkesan lucu ini menjadi objek ketidak percayaan orang-orang sekitarnya. Banyak yang mengira nama yang dimilikinya memiliki makna candaan, walau sebenarnya itu asli dari sananya.
Duarius, sebuah kata yang muncul ketika si penanya atau lawan bicara dari Tedi, merasa tidak yakin dengan apa yang dikatakan olehnya. Bisa jadi kesannya hanya menguji kesabaran atau candaan belaka. Namun, Tedi tetap merasa kurang suka bila orang-orang tidak mempercayainya dan harus mengulang jawaban berkali-kali.
Hal aneh itu terjadi hanya karena sebuah nama. Sehingga kata duarius menjadi titik untuk meyakinkan orang yang berbicara dengannya.
"Namamu lucu, mungkin saja kamu suka bercanda. Makanya aku tidak mudah percaya denganmu."
Begitulah sekiranya tanggapan salah seorang dari banyaknya lawan bicara yang pernah datang pada seorang Tedi.
"Nama boleh Tedi, tapi wajahmu tidak seimut boneka beruang pada umumnya haha."
Perkataan lain yang menusuk dari seorang adik kelas Tedi terdahulu.
Cukup menjengkelkan dan membuat Tedi merasa tidak nyaman dengan olokan mereka-mereka, serta ketidak percayaaan mereka.
"Kamu serius?"
"Duarius"
Itulah cara yang selalu Tedi lakukan hampir di setiap waktu.
-----SELESAI-----