..................
semua terasa berbeda sekarang,bahkan sebuah keceriaan yg ada telah sirna entah kemana
Aku duduk di sudut kamar,merenungi meratapi dan menyesali perbuatan ku.Aku ingat hanya dengan sebuah kata-kata aku bisa menghancurkan hidupku, menghilangkan sebuah semangat dan menyisakan rasa bersalah....
Aku merindukannya,tawanya suaranya serta tangisannya,aku kejam iy sangat kejam dan tak memiliki perasaan.Andai waktu bisa diulang kembali aku tidak akan mengatakan hal itu
sungguh aku menyesal......
Rasa bersalah itu kembali menghantuiku,rasa rindu kembali datang aku hanya bisa diam dan menangis
dan mengulang kembali untuk hari esok, itulah kegiatan yg rutin kulakukan.
...........................................
...........
Flashback
"Aku sudah tidak mencintaimu" sebuah kata yg begitu kejamnya keluar dari mulutku
"Tidakh kau berbohong"ucapnya dengan suara bergetar menahan tangis
dan tanpa perasaan aku menjawab"aku tidaklah berbohong,,aku memang sudah tidak mencintaimu"ucapku tanpa dosa dan tidak memikirkan kedepannya
"Terserah padamu, Aku hanya mengingatkan jika aku sudah pergi dan pantang bagiku untuk kembali"ucapnya sambil berjalan pergi meninggalkanku...
Flasback off
Tuhan,
Aku merindukannya kembalikan dia lagi aku akan menebus semua kesalahanku tuhan...
Setiap malam aku terus menangis berharap ia kembali sungguh,sekarang aku sangat merindukannya namun aku malu untuk mengucapkan kepadanya....
Hening... hanya terdengar suara tangisan yg tak kunjung berhenti dariku...
Hingga suara dering hp memecah keheningan tadi, segera ku ambil hpku dan melihat siapa yg menelpon tengah malam begini...
Mataku terbuka lebar,jantung berdetak cepat,nafasku mulai tidak beraturan
terkejut... Jelas aku sungguh terkejut melihat sebuah nama yg tercetak jelas "Rickk" nama itu miliknya...
Apa tujuannya,, aku segera menekan tombol hijau
"Ra" panggilnya dengan suara merdu khas dirinya
pertahananku runtuh, air mata mengalir deras,dadaku sesak aku diam tidak menjawab
"Ra"ulangnya "apa aku mengangumu"ucapnya kembali
"tidak" jawabku cepat dengan suara serak berusaha menyembunyikan tangisku...
"temani aku tidur,jangan matikan teleponnya hingga pagi"ucapnyaa
"tentu"jawabku kembali
..............................
sekarang pagi yg indah menurutku,aku tidak sedang bermimpi itu nyata teleponnya masih berlangsung hingga dia bangun dan mematikan teleponnya
aku mengira jika ini akan berlangsung lama, akan menjadi awal baik tapi semua sirna.....
malam kembali datang dimana aku setiap harinya melakukan aktivitas menangis hingga larut,malam ini aku tidak menangis aku menunggu telepon darinya hingga tertidur...
pagi datang kembali namun harapanku sirna semangatku tiba" hilang, tak ada notif darinya apalagi telepon...
hancur sudah semuanya,ini kesalahannku semua salahku ucapku aku berhak mendapatkan ini
OOOO
6 bulan berlalu namun aku tetap sama tidak ada perubahan,malah semakin memburuk yg awalnya malam bertambah pagi tiada hari tanpa sebuah tangisan,tanpa sebuah sakit...
Yah, dia sudah tidak kembali lagi ia lenyap entah kemana tidak ada kabar darinya, setiap malam aku memohon kepada tuhan agar dipertemukan kembali,aku merindukan suaranya semua yg ada pada dirinya.
Namun, aku hanya bisa diam dan menangis hanya berharap semoga dimasa depan dia jodohku...........
mengambil keputusan berpikirlah dengan matang jangan sampai kau menyesal,,,
kisah nyata?!,, tentu
Seorang gadis remaja Rara Evelyn yg bodoh,,,