An hidup dengan ibu nya Xiang dalam keadaan kemiskinan karena sawah nya tak kunjung memanen, bukan hanya An saja yang hidup dalam kelaparan, warga desa Anming banyak yang menerimanya kerugian nya juga.
An sangat suka membaca, suatu hari saat ia membaca kisah Dewi Xian Qian yang memberikan dunia dalam kekeringan dan kepanasan hanya, udara dingin dari benda besar ajaib yang akan menyelamatkan desa tersebut.
Mencari benda besar ajaib yang ada di atas awan terdengar sangat sulit untuk di capai namun dengan tekad nya An terus melanjutkan perjalanan nya.
An sampai di jurang ( di tengah Padang pasir) dan bertemu dengan raksasa kalajengking yang sangat mengerikan kalajengking itu terus berlari mengejar An dan mengamuk. An menaiki bagian kiri jurang dan melompati langsung ke tubuh kalajengking.
An yang tubuh nya masih kecil hampir saja jatuh tak bisa mengendalikan kekuatan besar ini. Namun ia segera menemui titik lemah nya yaitu permata merah yang bersinar di bagian tengah tubuh kalajengking 🦂.
Tubuh kalajengking pun perlahan hilang dan dari tubuh nya terdapat sebuah kantung berisi biji tanaman yang kecil, diletakkan di tanah oleh An dan timbul guncangan besar, akar akar mulai tumbuh tanah mulai retak dan terbagi 2 tanaman itu terus tumbuh namun tumbuh melengkung ke bawah, tanaman ini yang membawa An dalam perjalanan bawah tanah, perjalanan yang tak henti membuat nya lapar ia ingin mengambil ubi yang ada di tas nya namun karena guncangan tas nya pun harus terjatuh.Sirnah lah harapan nya.
Ia harus menahan lapar dan memakan daun tanaman yang ternyata rasa nya enak, tak pahit dan membuat An kenyang, memang tak bisa mendeskripsikan rasa nya seperti apa namun ia tetap bersyukur dengan makanan yang ada.
Minuman dari uap uang yang ada di atas daun yang ukuran nya sebesar diri nya, ia ambil untuk minum sedikit.
Akar itu lama kelamaan menembus tanah dan mecapai awan, sampai sana tak berhenti ujian nya ia harus melawan raksasa awan yang tak bisa tersentuh saat An mencoba memanjat nya ia malah jatuh karena ia menghilangkan badan nya.
Semua teka-teki terjawab dengan permata berwarna biru di kening raksasa, ia memanjat pohon yang menjuntai tadi dan menaiki kepala raksasa awan, raksasa awan tentu tidak tinggal diam ia menggunakan tangan nya untuk mencari An.
An berhasil menyentuh permata biru, tak disangka hanya dengan disentuh saja bisa menahlukan raksasa awan ini.
Pintu yang tak terlihat, muncul dengan sangat besar dan terbuka perlahan, An menelusuri jalan tempat pintu itu, terlihat lah sebuah benda ajaib itu yaitu kulkas penyimpan udara segar, bentuk nya sangat besar An saja bagaikan seekor semut.
An di berikan kantung kain yang di fungsikan untuk mengambil udara dingin dari kulkas An mendekati kulkas tersebut dan mengambil udara dingin.
An pulang dengan membawa sekantung udara, setelah di buka kantung udara tersebut udara di desa nya menjadi lebih sejuk, bukan hanya itu ia juga mendapatkan bonus hujan untuk pertanian desa nya.
Dewi Xian Qi menyukai dunia modern sebab itu ia sering bulak balik dari dunia saat ini ke dunia moderen, dan membuat alat yang sangat mirip dengan di dunia modern.
Tamat 🖤🖤🖤
Semua hanya fiksi belakang ya 🙏🏻🥰