Perjalanan ini takkan berakhir hingga takdir selimuti jiwa kita. Cahaya cinta itu terpancar dari hati yang penuh asmara. Kini kau terlelap dalam kelopak mataku, menyinari pekatnya hati dan pikiranku. Menenangkan segala hiruk-pikuk sukmaku. Menabur benih-benih cinta kasihmu.
Engkau adalah tinta yang menari-nari indah. Melukis kisah kasih di seluruh ragaku. Darahku mengalir dengan damai, seluruh ku tlah terisi oleh namamu. Waktu pun tak pernah menyangka, bahwa dirinya terkejut akan kita bersama. Kerinduan pun perlahan bergejolak, mengoyak-ngoyak hasrat untuk berjumpa.
Cinta adalah percikan api yang membakar tubuh ini. Melahap setiap cela, membangkitkan kesadaran. Kehadiran mu adalah harapan yang selama ini kucari, dari perjalanan panjang kesunyian ini.