Jangan pernah mengasihani aku.
Selemah, serapuh, dan tampak semenyedihkan apapun keadaanku jangan lakukan itu karena aku membenci tatapan kasihan kalian padaku. Karena rasa kasihan kalian padaku-lah yang telah membuataku kini mundur untuk melangkah hingga sejauh ini.
Tak apa jika kalian ingin menatapiku atau berbicara dan melakukan hal buruk apa pun padaku aku sudah biasa. Tapi, jangan menatap dan berucap podaku bahwa kaliam ingin mengasihani aku bahkan sekedar memikirkanya.
Simpan saja itu dihati kalian, karna ada banyak yang lebih kasihan dariku diluar sana.
Karena bagiku dengan kalian mengasihani aku itu adalah penghinaan terbesar bagiku sebagai manusia yang dilahirkan kedunia ini yang terkadang merasa tak berguna walau berusaha berjuang dalam kehidupanku ini.
Bahkanakubertanya-tanyamengapa aku lahir? Hidup? Bernafas? Kenapadengankehidupan ini? Kenapa hanya aku? Apa yang salah dengan kehidupanku terdahulu sehingga aku mendapatkan ini? Walau aku terus bertanya dan akhirnya mendapat jawaban.
Aku masih terus bimbang, tak yakin, cemas, takut. Aku benci ditatap lemah dan dianggap tak bisa apa-apa hanya karna kalian tak mengenalku dan hanya melihat kekuranganku saja.
Aku masih didalam badaiku yang datang silih waktu berganti
Dan,
Aku hanya menerima pengasihanan Tuhanku saja.
By Author B Joy