pada siang hari aku sedang berjalan menuju kearah rumah aku selalu memikirkan pertanyaan pertanyaan teman-temanku
"kapan kau akan mempunyai seorang lelaki?" pertanyaan itu semua sangat memuakkan bagiku apalagi dengan muka pas-pasan begini memangnya siapa yang mau denganku?
lebih baik aku belajar untuk menemukan cita-cita ku yang lebih penting daripada seorang laki-laki .
sesampainya di rumah
aku belajar dan ya hobi ku membaca buku
setiap pulang sekolah aku membaca buku entah Novel komik maupun buku sekolah
aku hampir tertidur setelah membaca buku-buku itu tiba-tiba ada teriakan dari dapur yap dia adalah ibuku ibuku sekarang menyuruhku untuk membelikan garam aku berharap ada uang kembalian ahahahaha
sesudahnya diriku membeli sebuah garam
aku berpapasan dengan seorang laki-laki ciri-cirinya tinggi putih wajahnya sempura bagi kaum hawa aku hampir tertarik dengannya tetapi aku harus dasar diri karena diriku kentang.
selama aku melihat ketampanannya dia menoleh kepadaku dan tersenyum itu semua membuatku baper jarang-jarang begini ada orang gans tersenyum kepadaku:") ya maklum ya.....
pada saat itu aku segera bergegas berlari kerumah takutnya ibu marah
sesudahnya aku meletakkan garam
entah kenapa hawa ngantuk itu menyebar ke seluruh tubuhku
akhirnya aku memutuskan tidur di ruang tamu
dengan keadaan ruang yang berantakan karena adanya buku ku disekitar sana
selama di mimpi aku memimpikan laki-laki yang ku temui pada sore hari itu
dia menembak ku di taman pada saat itu itu itu hal yang luar biasa bagiku dia memberiku coklat dan bunga sekaligus dia membawakan ku sepasang gelang untuk pasangan setelah dari taman dia mengajakku ke cafe dia sedang mentraktirku sesudah itu dia menggandeng tanganku wuuu itu hal yang membuatku jantungan banyak dari teman-temanku mengatakan kepadaku kau sangat beruntung sekali berpacaran dengan dia hari mulai larut dia mengantarkan ku ke rumahku sebelum itu dia meminta izin kepadaku apakah boleh mampir ke kuburan
tiba-tiba diriku terbangun
aku segera mengelus dadaku karena kaget aku tidak percaya itu aku tidak percaya itu
keesokan harinya disekolah
banyak siswa yang membicarakan seseorang laki-laki aku bertanya kepada salah satu temanku
"kenapa ini rame-rame?apakah ada gosip terbaru?" tanyaku kepada temanku
"bukan kemarin sore ada anak laki-laki yang tertabrak lari didepan sekolah ini"
sontak aku terkejut karena omongan temanku yang sedang menjelaskannya
"berarti dia dia yang kemarin adalah korban'tabrak lari?"dengan pertanyaan yang terheran-heran