malam itu aku bertemu seorang gadis yang sangat cantik, dia berambut silver dan bermata biru.
pagi hari,,,,,
di hari Minggu yang cerah ini aku bangun pagi, dan bersiap untuk joging, aku memakai jaket bewarna biru ku dan memakai celana jins pendek, aku keluar dari rumah dan mulai melakukan pemanasan sebelum joging pagi.
saat joging aku teringat kalau hari ini ada diskon besar besaran di supermarket, aku yang sebelumnya joging dengan belari pelan langsung berlari kencang karna teringat diskon, saat dijalan aku melihat seorang gadis yang cantik tapi tidak secantik diriku dia menatapku dengan tatapan mata yang tajam, tapi siapa yang peduli saat ini aku hanya peduli dengan diskon.
setelah selesai berbelanja aku jadi bingung bagaimana cara membawa dua kantung plastik besar dan penuh ini, karna tidak ada yang membawa belanjaan ini aku terpaksa membawanya sendiri, anggap saja aku sedang olahraga membakar lemak, tidak disangka saat aku sampai rumah sudah jam sembilan siang.
karna aku tadi belum sempat sarapan, jadi aku langsung masak deh untuk makan siang, setelah beberapa jam berlalu, beng beng beng,,,,, suara nada dering telefon berbunyi dan ternyata sahabat baikku yang mengganggu tidur cantikku, dia mengajakku mengerjakan skripsi, aku pergi ke rumah yume temanku selama dalam perjalanan aku merasa selalu di ikuti seseorang.
malam harinya,,,,,,,
saat aku pulang dari rumah yume ada seorang gadis yang tiba tiba datang kepadaku, dia adalah gadis yang mengawasi ku tadi pagi, gadis berambut silver itu benar benar gadis yang aneh, dia mengatakan sesuatu yang aneh dan tidak aku mengerti dia bilang titisan Dewi bulan telah datang menghapus kemalangan, lindungi titisan dewi bulan adalah titah sang Dewi.
ha titisan bulan titah sang Dewi apa maksudnya?, memang namaku berati titisan bulan (munbizu) tapi apa hubungannya dengan Dewi bulan, karna dulu aku pernah bertanya kepada ibu mengapa aku diberi nama munbizu, kata ibu nenek ku hanya asal memberi nama, dan saat aku sedang kebingungan dengan apa yang dikatakan gadis itu tiba tiba ada yang menyerang kami, gadis itu melindungi ku dengan pedang penjang yang ia gendong sendari tadi.
terjadi pertarungan di sana aku hanya melihat dengan kagum melihat gadis berambut silver bertudung merah membawa pedang itu bertarung, setelah beberapa saat pertarungan selesai gadis berambut silver itu menang, dan dengan polosnya aku bertanya apa pedang yang ia bawa itu tidak berat, dia bilang tidak tapi aku mencoba membawa nya dan itu bagai membawa barbel besi seberat 100kg.
gadis itu tertawa kecil di melihat tingkahku dan, aku menanyakan namanya eem siapa namamu, dia bilang namanya purotekuta tsuki, dia bilang aku bisa memanggilnya tsuki dan dia bilang, dia akan menjadi pelindung ku mulai sekarang.
jangan lupa like dan komen ya#