"jadi pesanannya capucino saja ya kak"
"Iya mbak"
Kata seseorang itu kepada pelayan kafe.
Orang itu adalah Zaki.
Zaki hanyalah seorang manusia biasa yang selalu nongkrong di kafe favoritnya.
Namun yang beda adalah dia tidak bersama pacarnya.
Pacarnya bernama dara.
Dara adalah seorang yang ceria dan selalu menghibur Zaki.
Namun, dara sekarang tidak ada.
Pesawat yang di naiki dara dari Surabaya ke Bali, menghilang.
Dan kejadian itu terjadi 5 bulan yang lalu.
Sekarang Zaki tidak memiliki pasangan dan menolak untuk mencari pasangan yang baru.
Karena dia masih belum bisa move on dengan dara.
Dia masih memiliki harapan kalau suatu hari nanti, dara akan mengetuk pintu dan bilang kalau semua itu hanyalah prank.
Kalau itu memang benar berarti prank itu benar benar hebat, tapi juga keterlaluan.
Zaki mengigat kembali saat dia pertama kali bertemu dengan dara.
"Maaf kak boleh minta waktunya bentar"
Kata dara
"Boleh"
"Saya siswi baru disini kak boleh tunjukkin tempat tempat yang ada disini kak?"
Kata dara
"Oh siswi baru ya boleh kok, nama kakak Zaki, nama kamu siapa?"
Kata Zaki
"Nama saya dara kak"
Mereka jadi dekat setelah itu dan mulai memutuskan untuk pacaran, dan hubungan mereka berakhir saat pesawat yang dinaiki dara menghilang.
Zaki sudah selesai menghabiskan pesanannya dan pergi dari kafe itu dan pulang.
Keesokan harinya dia jalan jalan dan dia menemui kakaknya dara, dan kakak nya dara memangil Zaki.
Zaki sebenarnya tidak ingin menemui keluarganya dara karena dia malu dan takut untuk menunjukkan mukanya ke mereka lagi, namun kakaknya dara bilang untuk berbicara dengannya kali ini saja.
Zaki tiba di rumah dara dan mengigat kenangannya denga dara.
Kakaknya dara meminta Zaki untuk duduk dan keheningan terjadi dan yang mengisi keheningan itu hanyalah bunyi jam.
Kakaknya dara akhirnya buka suara dan menanyakan kabar Zaki.
Kakaknya dara mengatakan alasannya meminta Zaki kerumah dara karena dia ingin Zaki membaca kan surat yang ditulis dara untuk Zaki.
Surat itu berisi seperti ini
"Halo Ki, kalau kamu membaca surat ini berarti aku sudah tidak ada lagi, tapi tenang saja aku akan tetap berada di hati kamu, dan hal yang ingin aku sampai kan adalah jika aku menghilang atau tidak berada di sisi kamu lagi, aku ingin kamu merelakan kepergian ku dan kamu harus menemukan seseorang yang baru lagi untuk kamu, dan tenang saja aku gak akan marah jika kamu pacaran lagi, malahan aku bahagia kalau hidup kamu itu berwarna lagi, dan Zaki aku gak akan membenci mu dan selalu mencintaimu."
Zaki menetes kan air mata nya dan kakaknya dara memeluk Zaki dan meminta Zaki untuk menemukan orang yang baru lagi.
Zaki berterimakasih ke kakaknya dara karena telah memberikan surat terakhirnya dara ke Zaki dan Zaki meminta ke kakaknya dara untuk membawa surat itu.
Kakak dara memboleh kan Zaki untuk menyimpan surat itu
Zaki mulai keluar dan pulang dengan pesan terakhir dari dara.
Zaki mulai merelakan dara dan menghilangkan harapan itu dan mulai menerima kenyataan.
10 bulan berlalu sejak saat itu dan sekarang dia sedang mengantarkan kalanya dara ke pasar karena dia melihatnya saat sedang jalan jalan.
Setelah dia mengantarkan kakak dara ke pasar dia pergi ke taman.
Dan duduk di taman dengan tenang.
Dan tiba tiba datang seorang cewe meminta tolong ke Zaki."
"Kak boleh minta waktunya bentar"
Kata cewek itu
Zaki tersenyum tipis dan bilang
"Boleh"