Pada saat malam, seorang pria dan wanita sedang mabuk. Dia pun pergi ke sebuah hotel, mereka memesan 1 kamar,Saat itu pun mereka tak sengaja melakukan hal yang tak senonoh karena mereka sedang berada dalam keadaan mabuk.
matahari pun terbit dan pagi pun artinya sudah datang, seorang wanita bernama kiran pun bangun dan ia kaget di karenakan ia tidak memakai sehelai kain pun untuk menutupi seluruh tubuhnya itu, Sontak ia menangis histeris dan ia tidak tahu harus bagaimana kedepannya.
Akhirnya ia pun mandi dan memakai bajunya, dan ia masih menangis dan sambil mengingat ngingat siapa pria yang bersama dirinya semalam. Karna ia tidak tahu dia siapa dan mukanya juga begitu samar samar untuk diingat, karna ia sangat pusing karna harus memikirkan kedepannya harus bagaimana. Ia pun pulang kerumahnya,dan menutupi dari semua keluarga nya.
*****
# 1 bulan kemudian.
Kiran merasa akhir akhir ini ia sering mula dan pusing, kakinya pun membengkak. Dan ia teringat akan kejadian yang tak sengaja ia perbuat waktu malam itu, ia pun segera ke apotik untuk membeli barang yaitu tespek. setelah ia pulang lalu ia pun menggunakan benda itu, dan hasilnya pun positif bahwa Kiran hamil. Lalu ia menangis dan tidak tahu harus bagaimana, ia bingung apa ia harus menggugurkan kandungan nya itu atau ia harus melahirkan nya.
Akhirnya ia pamit kepada keluarga nya untuk pergi keluar kota, dengan alasan ada suruhan dari bos nya untuk keluar kota,Akhirnya ia pun pergi ke luar kota dan berhenti dari pekerjaannya itu.
3 Bulan kemudian, perut Kiran makin besar dan ia tak tahu harus bagaimana. Ia sekarang bekerja di Perusahaan yang gajinya lebih dari cukup untuk kehidupan nya, Kiran pun mempunyai pacar yang bernama Reza. Reza tidak tahu bahwa Kiran sedang hamil, karena Kiran menutupi semuanya dan Reza pun tamunya Kiran masih perawan.
Pada malam Minggu,Reza dan Kiran sedang bermalam mingguan. Dan Reza pun membawa Kiran untuk makan di restoran bintang lima, tetapi saat itu Reza keheranan di karenakan Kiran terus bolak balik ke kamar mandi setelah menyuap makanannya, Reza pun curiga pada Kiran tetapi ia tetap positif thinking.
" Apa kamu bener benar tidak papa " Tanya Reza pada Kiran.
" Iyh, aku tidak papa. Munngkin aku hanya kelehlahan " Ucap Kiran.
" Apa kamu mau aku antar ke rumah sakit " Tanya Reza.
" Ga usah zaa, aku gapapa mungkin cuman masuk angin " Ucap Kiran.
" Ya udh ayok kita pulang " Ucap Reza. Kiran hanya mengiyakan saja,karena ia juga udah sangat capek bulak balik ke toilet.
9 Bulan kemudian, untungnya Reza tidak ada. Ia pergi ke luar negri selama 6 bulan. Dan pertemuan terakhir itu waktu malam Minggu bersama, walaupun Reza pergi ia tidak bekerja karena Reza yang membiayai hidup Kiran. Karena Kiran mengaku bahwa ia anak yatim dan piatu, padahal ibu dan bapaknya di desa masih ada.
pukul 09.00 WIB Kiran pun merasa perutnya tak enak, iapun terjatuh dan pingsan. lalu saat ia bangun ia berada di rumah sakit dan ia melihat ke arah perut nya yang langsing semula. Kiran merasa senang karena perut yang indahnya itu kembali, dan ia pun tak menghiraukan anaknya itu. Tak lama kemudian anaknya pun di berikan kepada Kiran, dan Kiran tidak mau memegangnya sama sekali. Ia malah menanyakan siapa yang sudah membawanya ke rumah sakit bukannya menanyakan keadaan bayinya itu.
" sus, siapa yang sudah baya saya kemari " Tanya Kiran.
" Warga yang menelpon ambulans Bu " Ucap suster itu.
" oohh, ya sudah " Ucap Kiran yang sambil menganggukkan kepalanya.
" Bu ini bayinya " Ucap suster itu.
" Bayi apanya, Ambil aja sana bayinya atau kalo kau yidak mau buang saja bayi itu. Dan ini uang buat kmu tutup mulut " Ucap Kiran.
" Maaf Bu saya tidak mau uang ini dan juga bayi ini " Ucap suster itu.
" Ga tau diri ya kamu, menolak uang saya " Ucap Kiran.
" Tapi maaf Bu saya tak bisa ambil bayi dan juga uang ini. Nanti saya yang jadi omongan warga dan kalo saya buang bayi ini, nanti saya bisa masuk penjara Bu " Ucap suster.
" Ya udh sini bayinya " Ucap Kiran yang kasar dan juga mengambil bayinya tidak hati hati. Bahkan bayi itu pun menangis ia tidak mau menyusuinya sama sekali, malah memarahi bayi itu dan menyuruh bayi itu diam.
Pada pukul 01.00 Malam Kiran pergi dari rumah sakit dan ia pun memilih pulang dengan arah yang jauh lalu ia melihat tempat yang gelap dan menyimpan bayi itu lalu ia pulang. Sesampainya di rumah ia langsung tidur,dan tak lama kemudian Reza yaitu sang pacar baru saja pulang dari luar negeri ia pulang sambil membawa seorang bayi. Sampai sampai Kiran pun kaget melihat bayi itu,sontak ia bertanya pada sang pacar yaitu Reza.
" Bayi siapa ini mas " Tanya Karin.
" Ga tau, tadi saya melihatnya di tempat yang sepi. Karna dia masih bayi jadi saya bawa pulang, kasian mana badannya masih kecil, sepertinya ia baru di lahirkan " Ucap Reza yang membuat Kiran berguyuran keringat dingin.
" kenapa bengong, ga bakal anak mas masuk '' Ucap Reza, sambil melambaikan tangan di depan wajah Kiran.
" Eh,iyh mas. masuk ayo masuk mas,biar aku bikinin kopi. Eh,mau mandi dulu atau mau minum kopi dulu " Tanya Kiran dengan cepatnya karena ketakutan.
" mandi dulu saja, kau pegang bayi ini " Ucapan Reza.
" Baik mas " Ucap Kiran.
Reza pun mandi,dan Kiran menunggu di ranjang. Lalu ia melihat, sepertinya bayi itu anaknya yang baru di lahirkan. Lalu Kiran memarahi bayi itu sampai menangis,dan bayi Kiran pun merasa lapar ia butuh susu tapi Kiran memarahi bayi itu menyuruh diam.
" eaaa,eaaaa " bayangin aja itu suara bayi nangis.
" Berisik, kau membuat telinga saya sakit. Kalau kau tidak mau diam mau aku sumpal pake bantal " Ucap Kiran. Tapi bayi itu tidak berhenti menangis,dan akhirnya Kiran pun mengambil bantal dan mau membekal bayi itu. Tetapi Reza datang dan Kiran pura pura menidurkan bayi itu pada bantal.
5 tahun kemudian, Kiran dan Reza belum menikah dikarenakan Reza sangat sibuk. Dan Reza pun mengurus bayi itu dengan persetujuan ibu dan ayahnya, walaupun awalnya kedua orang tua Reza tidak memperbolehkannya. Dan Reza mengurus anak itu dengan bantuan Kiran, walaupun kadang-kadang Kiran ingin mencoba membunuh Raisa yang tak lain anaknya sendiri namun gagal. Terkadang Reza datang, orang tua Reza datang dan di selamatkan oleh pembantu rumah barunya Reza.
Pada bulan ini, Reza ke luar kota untuk mengurus bisnis. Dan ia memberikan tanggung jawab Raisa pada Kiran yang tak lain ibunya sendiri tanpa Reza ketahui, setelah ia pergi Kiran mulai memarahi bayi itu habis habisan dan membiarkan dia kelaparan seharian dan tidak memberikan minum. Raisa yang berumur 5 tahun itu, ia tidak di beri makanan dan minuman sama sekali sekaligus Raisa menangis terus menerus dan menjadi lemah. Bi Minah yang mendengar nya ia pun naik ke kamar Kiran,dan masuk karena ia mengetok pintu tak ada sautan pun karena Kiran sedang tidur pulas tanpa menghiraukan Kiran, Bi Minah pun membawa Kiran ke dapur dan memberikan makan dan minum lalu menidurkan nya.
Malam pun tiba Kiran baru saja bangun tidur,dan ingin mengambil minum ke dapur tak sengaja lewat kamar Raisa ia sedang menangis lalu Kiran hanya melewatinya begitu saja dan tak menghiraukan nya. Ia pun pergi ke dapur dan makan setelah makan dan mandi lalu pergi berbelanja, itu yang di lakukan Kiran saat Reza pergi ke luar kota.
Sudah 1 bulan tapi Reza belum pulang dan Kiran sudah muak dengan tangisan Raisa, dan telpon Kiran pun berdering. Yaitu panggilan dari Reza,lalu Kiran pun mengangkat panggilan tersebut
" Iyh mas " Ucap Kiran.
" Maaf Kiran, mas tidak akan pulang kurang lebih 2 tahun. Mas ahru pergi keluar negri karna banyak masalah di perusahaan di sana " Ucap Reza.
" Iyh mas tidak papa mas " Ucap Kiran.
" Bagaimana keadaan Raisa " Ucap Reza yang membuat Kiran kesal karna Reza malah menanyakan Raisa bukan dirinya.
" Baik ko mas " Ucap kiran yang di imut imutkan.
" aku pengen liat dia " Ucap Reza.
" Ia sedang tidur mas " Ucap Kiran.
" oh, baiklah aku lanjut kerja dulu. tolong jaga Raisa " Ucap Reza dan Kiran semakin kesal.
3 Tahun kemudian, Raisa sekarang sudah berumur 8 tahunm Reza belum kembali tak ada kabar darinya sama sekali. Dan hal ini membuat Kiran leluasa menghabiskan uang yang dikirim Reza dan menyiksa anaknya sendiri. Selama 3 tahun Raisa memberikan obat yang membuat Raisa tidak bisa seperti anak lain yaitu Raisa tak bisa jalan, terkadang Raisa iri pada teman bahkan orang orang. Ia berfikir aku punya uang tapi aku tak bisa jalan, aku iri dengan mereka yang biasa saja tapi mereka bisa jalan.
Saat malam tiba, ada yang mengirimkan foto Reza bersama seorang perempuan padahal itu adalah rekan kerja Reza. Tetapi Kiran salah paham akan hal itu,karna ia emosi ia lampiaskan meracuni Raisa lalu mendorong ia dari lantai 2 ke lantai bawah di tangga. Saat itu Kiran yang sangat percaya pada Reza lalu ia mengambil semua harta yang ada di rumah Reza dan pergi begitu saja. Tapi saat Kiran depresi dan ia berlari ia pun tertabrak oleh mobil bensin dan Kiran pun terbakar berserta mobilnya.