Mereka adalah sekelompok orang-orang yang menjalankan tugas secara senyap.Siang malam mereka selalu bertugas melindungi keamanan masyarakat dan negara.Siapa mereka?sejak kapan mereka ada?tidak ada yang mengetahuinya.Mereka adalah agent diatas agent.Setetes darah yang keluar dari tubuh mereka adalah ribuan nyawa yang sudah mereka lindungi.
Malam hari adalah saat dimana mereka harus benar-benar waspada dan tetap terjaga.
Dengan pakaian hitam ditambah sedikit warna merah,kacamata yang dapat membantu mereka melihat dalam kegelapan,senjata yang selalu siap untuk di tembakan kepada musuh,kemampuan dan keahlian hebat yang harus mereka miliki.Mereka bertanggung jawab untuk menjaga keamanan seluruh rakyat.
Bertarung bersama Tentara adalah hal yang biasa mereka lakukan,meskipun Tentara itu sendiri tidak mengetahui bahwa mereka bersama-sama berada di garda depan.
PPM (Pasukan Penjaga Malam) adalah cara mereka menyebut pasukannya.
Tugas-tugas yang tidak bisa dilakukan oleh Tentara,mereka harus bisa menjalankan tugas-tugas itu.
1.tidak boleh mati sebelum menang
2.terus bertarung sampai nafas terakhir
3.tidak boleh berkhianat
4.keamanan rakyat dan negara adalah nomor satu
5.tidak boleh melukai anak-anak dan orang tua ketika bertarung
6.Tidak memberi ampun untuk orang yang mengganggu kesejahteraan dan keamanan negara
semua itu adalah kata-kata yang harus mereka pegang.
Tempat mereka berkumpul berada tepat di bawah istana negara,karena tempat itu adalah tempat yang aman untuk menyembunyikan keberadaan mereka.Dan Presiden menjadi lebih mudah untuk memberi tugas kepada PPM.
Kali ini beberapa dari mereka di tugaskan untuk menangkap pelaku pembunuhan berantai yang terjadi di salah satu daerah terpencil di pulau Sumatera.
Mereka berpura-pura menjadi detektif yang berasal dari ibukota dan bekerja sama dengan polisi setempat di daerah itu.
Pada tugas mereka kali ini,banyak orang tidak bersalah yang menjadi korban.Anak-anak,remaja bahkan sampai orang tua yang menjadi target pembunuhan itu.
Pembunuhan yang dilakukan sangat brutal,seperti memotong setiap jari-jemari korban,menyayat seluruh tubuh korban,dan bahkan beberapa organ mereka di jual.Dan parahnya lagi,itu dilakukan saat korban masih hidup,tentu saja mereka pasti merasakan sakit yang luar biasa.
Mereka terus mencari pelaku pembunuhan itu,sampai akhirnya mereka bisa menangkap pembunuh yang mereka cari.Dan ternyata pelakunya adalah seorang pengacara yang berasal dari kota Banjar.
PPM dibagi menjadi beberapa kelompok:
1.ditugaskan untuk berada di medan perang
2.memberantas teroris
3.membantu polisi untuk menyelesaikan kasus
4.Membantu orang tua dan anak-anak jalanan
5.berpatroli setiap malam di seluruh tempat
6.Menghukum anak-anak remaja yang salah pergaulan
Anggota PPM hampir berjumlah 2.000 orang.Hampir 80% anggota mereka adalah remaja yang berusia 19-21 tahun.Dan 38% adalah perempuan.
Tugas mereka akan terus berlanjut dan tidak akan pernah berhenti.Mereka adalah orang-orang pilihan yang harus bertarung bersama Tentara dan Polisi.
Kekegalapan malam adalah ciri bagaimana mereka menjalankan tugas dan PPM adalah nama pasukannya.