Apakah dunia memang sudah seperti ini?
Langit yang biru sudah berubah putih. Cahaya matahari yang tak lagi terang. Air sungai yang tidak lagi jernih. Pohon yang hijau hanya sebuah ingatan saja. Hutan yang rimbun, gunung yang hijau sudah tergantikan oleh bangunan yang megah. Aku selalu berpikir dunia ini sudah tidak seindah masa lalu.
"Adakah tempat didunia ini yang langitnya masih berwarna biru, adakah tempat yang pohonnya masih berwarna hijau cerah." Itulah pertanyaan yang selalu terngiang dikepalaku.
Dunia ini memang sudah seperti ini. Kita hanya harus tetap menjalani hidup ini. Walau dunia ini tidak lagi indah, tetapi ini masih duniaku.
Aku terbangun dari tidurku, ku tatap pemandangan diluar. Dunia ini masih saja sama. Ku berdiri dari ranjangku untuk melanjutkan kegiatanku. Langkah demi langkah ku tempuh. Langit yang mendung menyambutku saat keluar dari pintu rumahku.
Entah kenapa terkadang ku merasakan kehidupan ini sangat membosankan. Dunia ini selalu ku pandang dari jendela kelasku. Pernah ku terlena dengan sebuah dunia disebuah film bernama "Kimi no Nawa". Dunia difilm itu memang hanyalah sebuah animasi, tetapi aku merasakan dunia film itu lebih indah dari dunia ini.
Ku tersadar dari lamunanku saat bel berbunyi. Ini adalah waktunya untukku pulang. Beberapa waktu berlalu, akhirnya aku sampai di rumahku. Ku baringkan tubuhku ke kasur, tidak terasa aku telah terlelap.
Ada setetes air yang menetes ke wajahku, seketika ku terbangun. Sebuah cahaya menyilaukan saat ku ingin membuka mata. Aku seakan tidak percaya saat melihat pemandangan sekitar. Pemandangan yang tidak pernah ku lihat. Tempat ini bukanlah kamarku. Tempat itu adalah sebuah hutan yang rimbun. Pohon - pohon disana berwarna hijau cerah seperti di angan - anganku. Air kembali menetes ke kepalaku. Tetesan air itu berasal dari embun air yang menetes dari daun. Aku berdiri sambil melihat sekeliling. Ku berjalan beberapa langkah kedepan. Sebuah sungai menghadangku. Aku berhenti disungai itu. Air sungai itu sangat jernih, hingga ikan terlihat. Perjalanan ku lanjutkan. Akhirnya aku keluar dari hutan itu.
Kakiku seperti melemah saat aku melihat pemandangan didepan mataku. Sebuah padang rumput, air terjun, dan sebuah gunung hijau menyambut mataku.
Apakah ini adalah surga?