Di suatu malam Sebut sama Mak ijah😅 .
iya Mak Ijah baru pulang dari luar negri khusus nya thaiwan (bener gak sih nulis nya gitu)
Mak ijah baru selesai membangun rumah dan usaha nya .. (usaha bengkel karna mantu Mak Ijah kerja nya bengkel mobil gaes)
suatu hari anak Mak Ijah sedang mengandung anak pertama nya dan mantu pertama Mak Ijah . semua keluarga sangat senang ya karna anak Mak ijah sudah menikah selama 2 tahun baru di karunia bisa mengandung
suatu malam keluarga Mak Ijah sedang makan malam bersama . . .
sebut saja namanya Cici
suasana tenang semua sedang makan tiba" Cici merasa kan sesuatu "aduh kenapa ini rasanya seperti aku datang bulan bukan nya org hamil gak datang bulan lagi?" /batin Cici . muka Cici gelisah ya
"kamu kenapa bund"kata suami Cici sebut saja namanya Rendi
"bentar ya aku mau ke kamar mandi" kata Cici
Cici pun ke kamar mandi untuk mengecek
Dan Cici pun mengecek ./kaget "kenapa aku mengeluarkan darah😳" kata Cici
Cici pun kembali ke ruang makan
"kamu kenapa bund?"tanya Rendi
"mah apa org hamil mengeluarkan darah itu baik" saja?" tanya nya Cici ke Mak Ijah
"kamu ngluarin darah ci?" tanya balik Mak ijah.
"iya Mah aku jadi takut🥺" kata Cici dengan sedih
"jangan takut mungkin itu ngebersihin sisa" haid mu kemaren"kata Mak Ijah
"Cici tetep takut mah !!. yah besok kita priksa ya?"tanya Cici ke suami nya
"iya bund besok kita priksa" jawab Rendi
skip ke esokan hari nya . Cici dan Rendi pun pergi ke dokter spesialis kandungan
mereka ber 2 menunggu giliran di panggil
"nona cici" panggil suster nya
"mas mau ikut atau di sini?"tanya Cici ke Rendi
" ikut lah" jawab Rendi.
"ya udah ayok"kata Cici lgi
Cici dan Rendi pun masuk ke ruangan
"silah kan berbaring apa keluhan anda nona?"tanya dokter
"mengeluarkan darah dok"jawab Cici
"anak keberapa ini?apa kah pernah ke guguran?" tanya dokter lgi
"tidak dok ini anak pertama kami"jawab Cici
"kita tes di lab ya non kalo masih positif saya akan memberikan obat penguat kandungan"kata dokter
"baik dok" jawab Cici
skip selesai tes
" ini hasilnya sudah kluar dan masih positif jadi nona harus istirahat total ya"kata dokter
"baik dok"jawab Cici
"silhkan tebus ke apotek depan non"kata dokter
"trima kasih dok kami permisi"kata Cici
"tuh denger bund kmu GK boleh kecapean"kata Rendi
"iya yah"jawab Cici
skip selesai menebus obat. mereka pun pulang sampe rumah
"gimana hasilnya nak?"tanya Mak Ijah
"Cici di suruh istirahat total Mah kandungannya lemah"jawab Rendi .
"ya udah kmu harus istirahat total ya"kata Mak Ijah
"baik mah"jawab Cici
skip sudah 1 bulan semua pun berjalan normal
sampe suatu malem keluarga Mak ijak gelisah tak karuan
"kenapa perasaan ku gak enak ya pah"kata Mak Ijah ke suaminya
"hanya perasaan mah lupakan" jawab suami Mak Ijah
"iya mungkin"kata Mak Ijah lagi
Mak Ijah pun ke kamar Cici
"ci mamah sama papah mau ke rumah nenek ya kamu hati" jangan kemana*" kata Mak Ijah
"iya mah"jawab Cici
skip semua org sedang pergi dan Cici pun di rumah sendirian suami nya sedang kerja
"aku laper ambil makan lah"
Cici pun mengambil makan dan balik ke kamar . selesai makan Cici tiduran lagi
suami Cici pun pulang
"bund pada kemana kok sepi"tanya Rendi
"ke rumah nenek yah"jawab Cici sambil main hp
tiba" Cici merasakan mules
"arght😖 mules"kata Cici. Cici pun ke kamar mandi
di kamar mandi Cici merasa hawa panas . padahal di kamar mandi seharus nya adem kan. gaes . oke lanjut
"ini kenapa panas banget"guman Cici . Cici pun selesai dengan aktifitas nya di kamar mandi lalu balik ke kamar nya
Cici dan suami nya pun tiduran ber 2
"yah perut ku kok sakit gak hilang" knpa ini"kata Cici
"udh makan belum?udh minum obat belum bund?"tanya Rendi
" udah semua yah"jawab Cici.
"ya udh bunda tidur aja ya yuk tidur"kata Rendi
Cici pun memejam kan mata
"aduh yah gak bisa tidur ini semakin sakit dan badan ku panas semua rasanya😖" kata Cici
"terus gimana di luar hujan deras mobil di pakek mamah sama papah"kata Rendi..
(rumah nenek kakek Cici di daerah Jogja ya jauh dri kota Cici)
"ya udh aku usahain tidur yah" kata Cici
mereka pun tidur skip jam 12 malam Cici terbangun
"hiks ayah ini semakin sakit yah telvon mamah sampe mana pulang nya😭😭"kata Cici
"iya" bentar"kata Rendy
(jadi tadi Rendi dah ngabarin mertuanya buat suruh cepet pulang ya gaes)
"hiks gak kuat yah😭😭😭" kata Cici
"terus aku harus gimana bund" kata rendi dengan panik
"aku mau ke kamar mandi"kata Cici
"biar ayah antar" kata Rendi
Cici pun ke kamar mandi
" aaa 😳 ini kenapa aku ngluarin darah banyak banget hiks😭" guman Cici
"bunda udah belum" tanya Rendi dari luar
"ayah ini kenapa darah di mana"😭😭" kata Cici sambil menangis
"ya udh ayok tidur lagi ya" kata Rendi
mereka pun balik ke kamar
" aaa sakit yah perut ku aku gak kuat😭😭"kata cici
"sabar sayang yg kuat ayok kita ke puskesmas yg Deket"kata Rendi .
mereka pun sampai di puskesmas .
"buk bidan tolong priksa istri saya"kata Rendi dengan panik
"ada masalah apa buk"tanya bidan
"saya mengeluarkan darah sangat banyak dan gumpalan darah juga buk"jawab Cici
"kami tidak berani pak silah kan di bawa ke RS yg ada dokter spesialis nya . mudah"an tidak ada apa" ya" kata bidan
"ya udh ayok bund cepet ayah gendong bunda" kata Rendi langsung menggendong istrinya.
sampai nya ke RS .. RS jarak nya 2 jam dari puskesmas tadi
"dokter tolong priksa istri saya" kata Rendi
"mari buk pak"jawab dokter nya
Cici pun di priksa dokter
"mohon maaf pak buk anak bapak dan ibuk gak bisa di slamat kan . dia sudah keluar di perjalanan tadi ini anak ibuk" kata dokter sambil menyerab kan botol kecil yg berisi gumpalan darah+daging
"hiks kenapa ya Tuhan kenapa engkau ambil anak yg kami nanti kan ini😭😭"kata Cici
"ayah maaf kan bunda yah😭😭😭
" sabar Bun 🥺 gpp ini semua sudah takdir"kata Rendi
" pak silahkan tanda tangan untuk oprasi kiret istrinya"kata suster yg membawa berkas"
"baik sus"jawab Rendi sambil menanda tangani surat"
keadaan Cici waktu itu sangat terpukul
"yg sabar semua sudah takdir mamah yakin kalian pasti di kasih pengganti nya kok🥺"kata Mak Ijah
(Rendi pun meng angguk")
skip selesai oprasi
"kamu gak tidur dulu nak Cici sadar nya besok dia masih di pengaruhi obat bius"kata Mak Ijah
"iya mah saya tidur di sofa sana ya"kata Rendi dengan menunjuk sofa di sudut ruangan
"iya mamah sama papah pulang dulu ya . tadi administrasi sudah di selesai kan papah"kata Mak Ijah
"iya mah Trima kasih" kata Rendi
"gak perlu terimakasih Cici anak mamah"kata Mak Ijah
"tapi kan Cici tanggung jawab saya mah" kata Rendi lagi .
"sudh lah sana tidur" kata Mak Ijah
''baik mah"kta Rendi lalu Rendi pun ber baring di sofa
skip ke esokan hari nya
"hiks😭😭"Cici yg menangis dalam diam
"sayang sudah jangan sedih aku gak mau kamu semakin sakit"kata Rendi
"tapi yah aku gak bisa jaga anak kita😭😭" kata Cici
"hust Jan bilang gitu ini sudah takdir"kata Rendi
waktu pun berjalan Cici wanita yg ceria jadi sering melamun setelah ke jadian itu
ya kali ke hilangan anak yg di nanti" slama 1 tahun gak sedih ya gaes 😅
TRIMA KASIH SUDAH MAU MEMBACA CERITA INI
INI CERITA REAL KARANGAN / ENGGAK NYA CUMAN SAYA YG TAU😅😅🙏
nantikan cerita saya selanjutnya😉