"Lari jangan berhenti,jangan menoleh kebelakang.Teruslah berlari.......
.......lari
..........lari
.........lari
sampai kau mati.....
_________________
Hah....hah.... hahh..
Gadis itu terbangun dari tidurnya.Dengan nafas memburu dia menoleh kekanan dan kekiri.Cahaya dikamarnya hanya berasal dari lampu tidur yang tak begitu terang.
Dia menutup wajahnya dengan kedua tanganya,kakinya beranjak dari ranjang tidur.Melangkahkan kakinya perlahan kedapur.Rambutnya panjang terlihat sangat berantakan.
Dituangakn air daari botol kedalam gelas.Dia meminum air itu perlahan.
Vera.....
Gadis itu menghentikan kegiatan minumnya.Bulu kuduknya tiba-tiba merinding.Hanya dia dirumah ini,tidak ada orang lain.Tapi......
Krang....
Vera berlari kekamarnya.Saat ini tpat paling aman adalah kamar.Vera mengunci pintu kamarnya,yang tanpa dia sadari kamar adalah tempat terburuk untuk bersembunyi.
Serwaayyhh.
Hah....hah.... hahh. ..
Vera menoleh kebelakang,dilihatnya selimutnya itu membesar seperti ada seseorang disana.Dengan panik vera mencoba membuka pintunya namun tak bisa.
Lari veraa.....
Brak.... Brakkk..... Tolongggg....Aaaaa...
Vera berteriak histeris,dia berusaha membuka pintu itu namun tak dapat.
Vera mematung.Sebuah tangan hitam menyentuh bahunya.vera menoleh kekiri dan.
Arghhhhhhhhhhh.