namaku ame, aku adalah gadis berusia 17th gadis yatim piatu yang sejak kecil dibesarkan di panti asuhan, lalu mereka mengadopsi ku, dan mulai melatihku beladiri dan ilmu medis, juga memberikan pendidikan kapadaku.
mereka tidak membatasi ku mau berteman dengan siapa saja itu terserah padaku tapi, selain menyekolahkan ku mereka juga menjadikanku mesin pembunuh yang kejam, mereka menjadikanku senjata paling kuat, dan mereka yang mengadopsi ku adalah orang orang dari organisasi pembunuh malam.
disiang hari mereka beraktivitas dengan normal belajar bekerja dan lainnya di malam hari mereka menjadi mesin pembunuh Tampa hati, di usiaku sekarang aku sudah menjadi mahasiswi teladan, aku dikenal dengan sikap ramah dan baik walau ada yang iri dengan hal itu tapi aku tidak peduli, dimalam hari aku melaksanakan misi-misi yang diberikan atasan.
beberapa hari yang lalu aku terluka dalam misi, tiga tulang rusuk ku patah seluruh tubuhku mengalami luka ringan dan beberapa jari tanganku luka hingga sulit digerakkan, tapi walau terluka parah aku tetap bisa masuk kuliah dan melakukan aktifitas seperti biasa hanya bedanya aku tidak mendapat misi berat.
karna jariku terluka aku jadi sulit melakukan pekerjaan sandingan ku yaitu menjadi komikus dan novelis, aku harus menggunakan sebuah alat dari besi yang dipasang di pergelangan tangan hingga jari-jari, alat itu membuatku bisa menggerakkan jariku, hari ini aku mulai mendapat misi tingkat A padahal biasanya aku melaksanakan misi tingkat S .
saat aku kembali ke rumah atau bisa dibilang sebagai markas utama, kakak langsung memanggilku kakak yang aku sebut adalah anggota yang lebih senior dariku aku menganggap mereka sebagai kakak ku, hari ini aku dikenalkan dengan anggota baru namanya kanze Mito dia anggota yang baru masuk beberapa hari yang lalu.
atasan bilang aku akan menjalankan misi bersamanya entah apa misi yang diberikan atasan, atasan bilang aku mendapat misi membunuh seorang pejabat kota dan diinfokan dia sering menculik gadis gadis muda untuk disiksa dan di perkosa, rasanya jijik dan aneh setelah melihat info itu.
malam itu juga, aku pergi menuju tempat pejabat kota itu dan kami membagi tugas, biasanya aku bekerja dengan senior ku tapi kali ini aku pergi dengan junior baru tadi, aku bertugas masuk kedalam rumah sedangkan dia bertugas membantuku membunuh anak sang pejabat yang dikatakan juga ikut menyiksa para gadis muda itu.
aku masuk ke kediaman dengan dandanan ala gadis rumah bordil, rasanya aku risih mengenakan baju ini, tidak hanya ketat tapi terlalu seksi, aku dikirim ke kamar pejabat kota itu dan saat aku masuk aku melihat seorang gadis dengan keadaan sangat sadis, "yo apa ini daging segar" katanya sambil memegang minuman.
pelayan yang mengantarku tadi pergi dan pejabat kota itu mulai menghampiri ku saat dia akan menyentuh tubuhku yang seksi, aku langsung mencekik leher nya dan aku meniru kata kata seniorku waktu itu kau harus membayar apa yang telah kau perbuat, saat aku meniru ucapannya aku hampir tertawa.
pejabat kota itu bilang sebelum mati aku boleh membunuhnya tapi jangan bunuh anak perempuan nya, aku bilang aku juga akan membunuhnya dan dia bilang tolong kasihanilah dia, aku menjawab apa kau kasian saat menyiksa para sadis ini, saat itulah pejabat kota itu mati, aku bergegas ketempat mito saat aku tempatnya dan sudah siap menyerang gadis itu, dia menghalangi serangan ku.
dia bilang anak perempuan itu tidak berdosa, aku menjawab dan bertanya apa dia sudah melihat isi gudang di belakangnya itu, aku berjalan menuju gudang dan membuka pintu nya , seketika partnerku tercengang dan berlari masuk menuju gudang rupanya kekasih nya juga mati disana dengan tragis.
dan dengan teganya anak pejabat kota itu bilang bahwa kekasih Mito itu memiliki tubuh yang sangat bagus sehingga gadis itu iri dan menyiksa nya hingga mati, Mito dengan perasaan marah langsung menebas mulut gadis itu dan dia bilang jika iri bukan berarti kau harus menyiksa nya hingga mati , Mito kembali menebasnya kali ini dia langsung mati.
aku hanya menyatukan kedua tanganku dan berdoa semoga nasipnya tidak sekejam ini di kehidupan selanjutnya, aku lalu menghubungi markas utama dan melapor bahwa misi telah selesai dengan baik.
jangan lupa like dan komen ya#