Dia selalu mengikutiku?
kemana pun aku pergi?
apa aku punya salah sama dia?
atau ada sesuatu yng ingin dia sampai kan?
dia diam, tidak berbicara pdhl aku sdh bertanya padanya... ah... menjengkelkan apa kau penasaran dengan ku, mknya kau trus mengikuti ku.!!!
dia trus diam... wajahnya yang pucat, dengan rambut hitam panjang sepaha.
matanya yang berwarna hitam pekat.
wajahnya memang tidak hancur, atau ada amis darah dan bau bangkai. tetapi melihat wajahnya yang pucat dengan mata hitam, membuatku sedikit merinding.
dia selalu mengikutiku saat malam hari... kemana pun aku pergi, dirumah maupun luar rumah.
aku selalu bertanya padanya... " kenapa kau mengikuti ku? apa ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?... dan masih banyak lagi pertanyaan yng aku lontarkan. tetapi dia tetap diam.. seakan bibirnya terjait dan itu membuat ia tidak bisa berbicara... entahlah aku jg tdk tau.
malam ini aku sedang berjalan sendirian ah larat duaan dengan sihantu bisu itu.. aku memanggilnya bisu, seterah mau dia marah ke apa ke aku gk peduli.
perut ku lapar, dan tidak ada bahan makanan dikulkas, aku memang sedikit malas untuk mengisi kulkas di apertemen ku.
aku memilih berjalan kaki, yah karna aku cuma ingin membeli pop mie saja.. astaga mirisnya.
aku memberhentikan langkahku, dan mendengus kesal. lalu aku berbalik menatap sang hatu bisu itu, yang juga berhenti dibelakangku.
sungguh aku sedikit takut dngnya, klu dia baru saja mengikutiku mungkin aku sudah lari terberit².
dan syukurlah, aku sdh terbiasa dngnya.
" KAU... aku sdh bilang jangan ikuti aku!! " teriakku sambil menunjuk hantu itu.
Diam, dia masih terdiam.. aku kesal dibuatnya.
" kamu... arghkkk... sudahlah aku lelah berbicara dengan mu!! " ucpku dan kembali melanjutkan jalanku.
DAN DIA KEMBALI MENGIKUTIKU.... SIALAN DASAR HANTU BISU!!! "
aku mengganti pakaian ku dengan baju tidur, dan si hantu bisu itu... tetap setia berdiri di dekat pintu kamarku... apa dia gk ada kerjaan? enthlh.
" sebaiknya kau keluar, aku ingin tidur.. " dia tetap diam.. dan tetap berada diposisinya. aku benar-benar jengkel dibuatnya.
aku menghela nafas kasar, aku tekatkan keberanianku untuk mendekati hantu itu.
hantu itu menatapku dengan pupil matanya, yang berwarna hitam. rambutnya yang sedikit menutupi wajah pucatnya.. begitu menakutkan.
aku menelan salivar ku susah.. dengan tangan gemetaran aku berusaha menyentuh hantu itu.
tembus... gimana aku mendorong nya keluar. " batinku.
" sialan kau hantu... awas kalau berani-beraninya besok malam kau kembali mengikuti ku. aku akan mengguyurmu dengan air garam dan bawah putih-bawang merah.. " aku yakin hantu itu pasti sangat takut.
hantu itu melotot tajam.. pupil matanya berubah berwarna merah.. glek.. lagi-lagi aku menelan salivar susah payah.
dan seketika, hantu itu hilang begitu saja.
setelah kejadian malam itu, hantu itu tidak pernah lagi muncul.. satu sisi aku senang tetapi disatu sisi aku merasa kesepian, apa mungkin gara-gara tuh hantu selalu menemani aku yah.
akhirnya aku menjalankan rutin nitas ku seperti biasa.