12 tahun yang lalu..
" Hei amelie, ayo kemari ayo kejaar aku " ucap Katrina sambil berlari lari dan tertawa riang
" Katrina tunggu akuu!! " Ucap amelie yang sedikit kelelahan mengejar katrina
"Amelie amelie, coba lihat kelinci itu, sungguh cantik, ayo kita tangkap dia " ajakan Katrina
" ayo, siapa takut " Jawab amelie dengan semangat
" kalo kelinci itu bisa kita tangkap, nanti kita pelihara sama sama yaa " Ujar Katrina yang berlari sambil menoleh ke amelie
Amelie dan Katrina terus berlari mengejar kelinci tersebut.saking asyik nya mereka mengejar kelinci tersebut, tanpa mereka sadari mereka telah masuk kedalam hutan yang besar.
" yah kita kehilangan jejak kelinci itu, tapi lihat,disana ada rumah yang sangat besar " ujar Katrina
" hah katrina, hah hah kita hah haah hah sekarang ada dimana hah hah " tanya amelie ngos ngosan sambil celingak celinguk ke hutan sekitar.
" Pasti kita sedang berada dihutan yang didekat taman tadi " ujar Katrina dengan polos
" Katanya kan hutan ini sangat terlarang, katanya banyak hantunya " amelie panik
" Katrina ayo kita kembalii " ajak amelie yang merasa takut.
" tapi bagaimana dengan kelinci itu? dan aku penasaran dengan rumah ini" ujar Katrina
" Dasar kau ini, ayo kita kembali, aku takut ada hantu " cerocosan amelie sambil memandang alam sekitar
~Katrina kemarilah, katrina kemarilah~
" Amelie, apa kau dengar itu? " Tanya katrina
Katrina mendengar suara bisikan yang memintanya untuk mendekati rumah tua tersebut, yang benar saja, saar amelie sedang bergumam memarahi katrina, tanpa sadar katrina sudh berada di depan pintu rumah tua tersebut, amelie yang panik pun bingung mau berbuat apa dia
" Katrinaaa!! apa yang kau lakukan disana, ayo kembali " teriakan amelie
Amelie bergegas berlari untuk mengajak katrina kembali
Namun, saat amelie hendak memegang tangan katrina, tiba tiba pintu rumah terbuka dan ada sosok hitam dari balik pintu tersebut.
Wuuussshhhh wuuusshhh
Angin berhembus kencang
" Amelieeee tolooooong " Teriak katrina
" Katrinaaa tidaaaak kembalilaah " Teriakan amelie memanggil katrina
katrina terbawa oleh bayangan hitam tersebut
ketika katrina telah dibawa kedalam rumah tua tersebut, cuaca seketika berubah menjadi mendung, angin berhembus dengan kencang dan disertai dengan suara petir, amelie yang ketakutan hanya bisa berlari kearah jalan pulang
ketika dia sudah keluar dari hutan, cuacanya sangatlah cerah, seperti tidak terjadi apa apa. Amelie yang masih ketakutan hanya bisa menangis di kursi taman
" maafkan aku katrina, maafkan aku " ujar amelie yang sambil menangis
kemudian datang lah sosok hitam dibelakang amelie
" Aaarhhhhhhggg tidaaaak" teriak amelie
~Kriiiing Kriiing kriiiing~
" Hah hah, mimpi itu datang lagi " Amalie bangun dari tidurnya karena mendengar suara telpon masuk
" Ya halo? " Jawab amelie
" Hei, bagaimana? Kau sudah menemukan tempat tua yang akan kita review besok? " tanya siska
" ah iya, aku sedang mencari tempat itu, tapi sepertinya aku sudah menemukan tempat yang sesuai " jawab amelie
" oke lah, jangan lupa beri kabar yaa " ucap siska
" oke " jawab amelie
~ tut tut ~
Amelie segera bergegas untuk mandi,sarapan dan membereskan villa peninggalan orang tua nya.
ya, Amelie adalah gadis berusia 22 tahun yang tinggal sebatang kara di villa peninggalan orang tuanya, orang tuanya meninggal dunia 5 tahun yang lalu karena kecelakaan lalu lintas, dan sekarang Amelie bekerja sebagai wartawan.
tiba tiba
~Klunthing~
~9 pesan masuk ~
" ish, siapa sih pagi pagi buta gini ada yang spam " eluhan amelie
~ hei amelie, apakah kau masih ingat aku?~
~aku katrina, teman lama mu~
~ Amelie, kumohon tolong lah aku~
~ aku sangat takut disini~
~ suara itu selalu menghantuiku~
~amelie, kau tidak lupa tempat itu kan?~
~Amelie kumohon tolong aku~
~tolong aku Amelie~
~kumohon tolong akuu~
" a apa apaan ini, mana mungkin ini adalah kau " ujar amelie dengan tangan bergetar memegang ponsel nya.
" Ini tidak mungkin, ini pasti hanya orang iseng saja, ya pasti ini orang iseng " lanjut amelie
" hah oke, waktu nya fokus " ujar Amelie
Amelie terpacu dengan laptopnya, namun fikirannya terganggu oleh pesan yang ia dapat tadi .
bukannya mencari tempat untuk di review tapi dia malah mencari tempat dimana ia dan Katrina bermain saat 12 tahun yang lalu.
" ah, ini dia " Ujar amelie
amelie bergegas mengambil ponsel nya dan mengabari teman teman kerja nya
" Halo siska, aku sudah menemukan tempat nya " Ujar amelie
" benarkah? kira kira berapa jam kita akan bisa ketempat itu? " tanya siska
"Mungkin sekitar 4 jam " jawab amelie
" baiklah kalau begitu besok kita akan berangkat pagi pagi sekali " ujar siska
" oke, sampai jumpa besok " tutup amelie
~ tut tut ~
" oke, aku akan mencarimu, katrina " ujar amelie.
Keesokan hari nya
" Amelie, apa kau sudah menyiapkan semua yang kita butuh kan? " Tanya lucas
" tentu saja sudah, ja jadi ayo kita berangkat sekarang " jawab amelie sedikit kikuk
" kalau begitu ayooo!! kita berangkaat!! " ucap siska
Amelie bersama ketiga temannya, yaitu siska, lucas dan rodic.
selama perjalanan, siska selalu bertanya dengan keadaan hutan yang akan mereka tuju.
" amelie, sebenarnya hutan apa yang akan kita tuju " tanya siska
" hutan clizity. konon katanya hutan tersebut adalah hutan yang sering dipakai orang pintar ataupun yang biasa disebut dukun untuk bersemedi bahkan melakukan ritual ritual kesucian, namun ada kejadian yang membuat hutan tersebut semakin ditakuti oleh orang, yaitu ada seorang dukun yang sedang melakukan ritual di rumah tua untuk membuat dirinya bisa hidup abadi, tapi entah apa yang terjadi, tiba tiba ia telah ditemukan mati dengan keadaan yang mengenaskan, badannya ditemukan telah hancur lebur dan tulangnya berserakan di dalam rumah tua tersebut " Ujar amelie
" woaaah tempat yang bagus, jadi apa kita akan menganalisis rumah tua tersebut? sepertinya akan bagus untuk tugas riview kita " ujar rodic
" ee yaa, ki kita akan menuju ke rumah itu " jawab amelie gugup
" ja jadi ku harap kalian bisa jaga sikap, jangan melakukan hal hal yang bisa mengganggu penunggu disana " lanjut amelie
" aaah iya iya, kita bakal jaga sikap kok " jawab rodic
Sesampainya di taman jalan menuju hutan
" eh, kenapa cuaca nya tiba tiba menjadi mendung begini " Tanya siska
" e entah lah " jawab amelie
" bagaimana kalau kita kembali saja besok? " Lanjut siska
" mana bisa, aku sudah sangat penasaran, dan deadlinenya kan besok, bagaimana bisa kita kembali lagi besok, yang ada kita bisa keteteran menulis rangkuman penjelasannya " ujar lucas
" benar kata lucas, ayo lah, nanti kalau datang hujan lebat, kita berteduh saja dirumah tua itu " lanjut rodic
" em baiklah, ayo kita masuk, dan amelie kau pimpin jalannya ya " ucap siska
" oke " jawab amelie
Sesampainya di rumah tua
~ Jledeeeerrrr ~
" Astaga, untung saja kita sudah sampai dirumah tua ini " Ucap siska
" Hah, hai rumah tua, kita berjumpa lagi " ucap amelie lirih sambil tersenyum menghadap ke rumah tua
" hei amelie, kau ini kenapa? apa kau sudah tidak waras? " tanya rodic sambil bercanda ke amelie
" ah tidak tidak " jawab amelie
tiba tiba
~ Kriyeeeet ~
Pintu rumah tua terbuka sendiri, amelie dan ketiga temannya saling bertatap mata, mereka merasa sedikit takut, dan akhirnya mereka masuk secara bersamaan
~ Blaaam ~
pintu tertutup dengan sendiri nya setelah mereka memasuki rumah tua itu
" o okee,kita mulai riview nya " ucap Rodic sambil menghidupkan kameranya
tapi semua kamera dan juga ponsel tidak dapat di gunakan dirumah tua itu.
keadaan menjadi sedikit seram ketika lampu rumah tersebut tiba tiba mati hidup mati hidup seperti ada yang sedang memainkan saklar lampu.
hujan turun dengan deras, suara petir yang mengiringi perjalanan mereka menyusuri rumah tersebut membuat suasana semkin mencekam. dan semua penerangan mulai mati.
" Rodic, hidupkan senter yang aku taruh ditas mu tadi " perintah lucas
" oke " rodic menyalakan lampunya
Ketika lampu dihidupkan, tanpa sadar senter tersebut menyorot ke arah tengokrak kepala yang tergeletak dilantai.mereka berempat begitu terkejut, amelie dan siska saling berpegangan tangan, dan hanya bisa mengikuti para pria yang ada didepannya.
~ Amelie tolong akuuu ~
Suara bisikan terdengar ditelinga amelie
" ah katrina " ucap amelie
" si siapa katrina?" tanya siska
tanpa sempat menjawab pertanyaan siska, amelie tiba tiba langsung berlari ke arah kanan teman temannya berdiri.
temannya yang panik berteriak memanggil amelie, namun tidak ada jawaban apapun.
petir menggelegar semakin kencang, hujan yang semakin deras, dan juga munculnya suara suara yang mengerikan membuat bulu kuduk mereka bertiga berdiri.
mereka masih bertanya tanya kenapa amelie tiba tiba berlari meninggalkan mereka bertiga, dan mereka bertiga akhirnya memutuskan untuk mencari amelie.
Mereka bertiga sampai didepan tangga, tangga yang terlihat rapuh dan berlumut pun mereka lewati dengan perlahan.
suara suara yang seram terdengar semakin jelas, hingga mereka mendekati sebuah pintu dekat tangga. dan mereka melihat sosok bayangan hitam besar yang sedang bergumam entah mengatakan apa.
siska panik, ia ingin menangis namun ditahan oleh rodic. rodic memeluk dan sedikit membungkam mulut siska, mereka turun dengan perlahan ke tangga.
~ Kreek ~
Tangga yang mereka pijak patah, siska dan rodic terguling ke bawah,
" Rodic, siska " teriak lucas
~Wusssshhhhhhhh~
" Aaaaargghhhh " teriak lucas
" tidaak lucaaas!! " teriak siska
bayangan hitam besar tersebut menyeret lucas ke atas.
siska panik dan menangis dirangkulan rodic.
dan mereka berdua pun melanjutkan perjalanan tanpa lucas.
~ kretek kretek kretek ~
" Ahahahahaha ahahahaahaha aihihihihiiii " suara tertawa wanita
" rodic, kau dengar itu " tanya siska ketakutan
" glek, iyaa aku dengar " jawab rodik sambil menelan ludah
mereka tau kalau suara tersebut ada diruangan dekat mereka berdiri.rodic membuka pintu dengan perlahan, dan dia melihat amelie yang sedang duduk dikasur dan tertawa serta menangis bagaikan psikopat.
Mereka berdua semakin terkejut ketika melihat amelie sedang membawa pisau yang sudah berlumuran darah.
" Heei amelie, apa yang kau lakukan, kau sudah tidak waras yaa?! " siska membentak amelie dan menyingkirkan pisau yang ada ditangan amelie
" huwaa, maafkan aku teman teman, aku tidak bermaksud membawa kalian dalam permasalahan ini. aku telah bersalah, aku harus matii,aku haruus matiiii, ahahahahahaha " ujar amelie seperti orang yang kehilangan akal.
" amelie, kau ini kenapa hah?! jangan buat kita ketakutan begini, lucas juga sudah hilang, kau jangan memperburuk keadaan " Ucap rodic marah marah
" ahahahahaa ituuu diaa lucaaas ihihihii " Ucap amelie sambil menunjuk ke arah lucas yang telah mati dengan kaki digantung dan kepala nya putus serta isi perut nya sudah keluar dari badannya
" ah lucas, " ucap rodic terkejut dan duduk terjatuh
siska hanya bisa menangis melihat lucas yang telah mati ditangan temannya sendiri,
" tidak ku sangka, jadi kau mengajak kami kesini hanya untuk membunuh kita hah?!! dasar pembunuh " ujar siska
" hah apa kau bilang?! ihihihi, kau bilang aku pembunuh? aahahaha lucu sekali " jawab amelie sambil tertawa terbahak bahak
" hei hei, aku ini bukan ameliee, tapi aku ini adalah katrinaa, dan amelie inii adalah sahabatku yang paling baiiiik seduniaaa, ahahahahaa " ucap amelie yang tiba tiba berubah wujud menjadi katrina sambil kembali memegang pisau dan menyayat sayatkan ke tangannya
" apa maksudmu?! siapa kau? dan dimana amelie sekarang !! " Tanya rodic sambil membentak
" hmm aku kan sudah bilang, aku ini katrina dan amelie adalah sahabatkuu , aihihi, diaa sekarang bersamakuu, diakan teman kuu yang sangat baik, tapi tapi nyatanya dia adalah orang yang sangaaaat lah jahaat, ihihihi " ujar katrina
" apa maksudmu, amelie itu orang baik, tidak seperti kau pembunuh " Bantah siska
" ssssttt ssssttt, kau ini tidak tauu, duluu waktu aku datang kemari dan aku dibawa tuan bayangan hitam, dia malah meninggalkan aku sendiri disini, aku disini sangaaat ketakutan, setiap hari aku menangis sendirian, dan tuan bayangan hitam selalu menyiksaku hingga aku tewas aihihihii, jadii aku memanggil amelie untuk datang kesini supaya dia merasakan apa yang aku rasa, hiks hiks, kasian juga ya nasib amelie akan berakhir mengenaskan sepertiku, dan juga kaliaan akan ku buat tersiksa sepertiku ahahahahaha " Ucap katrina sambil berlagak bagaikan psikopat yang hendak membunuh orang
" heh jangan banyak lagak kau " Rodic melemparkan kayu yang ada dibawah kakinya ke katrina,
dan mereka berdua pergi meninggalkan katrina yang sedang tersungkur.
Rodic merasa heran, kenapa ketika ia melemparkan kayu ke katrina, dia nampak kesakitan. bukannya hantu tidak bisa dilukai dengan cara cara seperti itu.
tanpa pikir panjang rodic pun membuat ide untuk menghajar katrina dengan memukulinya, dia mengajak siska untuk melakukan hal tersebut.
yang benar saja, setelah 30 menit, mereka menemui katrina, dan memancing amarah katrina.
ketika katrina mendekat ke arah siska, rodic datang dan langsung memukul kepala katrina hingga bercucuran darah sangat banyak.
~ Bruk ~
Katrina terjatuh dan tewas , tapi betapa terkejutnya rodic dan siska bahwa yang mereka pukul hingga tewas bukanlah katrina namun amelie.
Rodic dan siska panik, ternyata arwah katrina masuk ketubuh amelie dan menggunakan tubuh amelie untuk menyamar.
~Aihihihii dasar bodoh, aku mana bisa dilukai ~
Mereka berdua mendengar suara lirih katrina. rodic dan siska sangatlah merasa bersalah.
mereka berdua memangku badan amelie dan menangis.
~Kring Kriiing Kriiing~
" hah? kau dengar? itu suara ponselmu, cepat angkat " Ujar siska spontan
.
" Hei rodic, bagaimana analisismu? apakah lancar " Tanya gibran
" hah lancar apanya, yang ada disini kita diteror sama hantunya katrina!! " spontan jawab rodic
" apa? kau diteror? apa maksudmu? " tanya gibran dengan nada serius
" ceritanya panjang, lebih baik kau kesini, ke hutan Clizity, dirumah tua, cepaat " Ujar rodic panik
" ah iya iya tapi….(Tut)" ucap Gibran tapi belum selesai bicara telponnya terputus
" cih, telponnya terputus " Kesah rodic
namun tiba tiba dibelakang mereka berdua
" Aaaa arrrggghhh " teriakan mereka berdua
6 jam kemudian..
" Berita terbaru, Ditemukan 5 orang tewas dirumah tua yang berada dihutan Clizity,mereka ditemukan mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan, disalah satunya ada yang ditemukan tewas sengan keadaan hancur lebur, berikut keterangan korban " Pembawa berita di tv
~ Siska fransiska 21 tahun
~ rodic ronald frendik 22 tahun
~ Lucas letnan Edward 22 tahun
~ Amelie Edeva 22 tahun
~ Katrina Gaenor 22 tahun
Tamat