Cerita ini mengisahkan dua orang anak bayi laki-laki dan perempuan yang di tinggalkan oleh kedua orang tuanya di pinggir Hutan belantara, entah mengapa ibunya begitu tega meninggalkannya, sebut saja yang laki-laki bernama Jaka Hurip berarti hidup, yang perempuan bernama NyiMas Kamboja, karena dia dan kakaknya ditemukan di tengah hutan yang ada pohon kamboja nya.
Singkat cerita kedua orang anak laki-laki dan perempuan itu dipelihara oleh seorang Kakek dan Nenek yang sangat pandai bermain silat dan beladiri.
Kakek dan Nenek, sangat senang merawat sepasang bayi, sekaligus, karena mereka berdua sudah sekian tahun tidak dikaruniai seorang bayi, dengan sabarnya mereka berdua akhirnya telah memiliki sepasang bayi, walaupun hanya bayi angkat, itu adalah suatu tanda karunia dan sebuah berkah kepada hambanya yang selalu bersabar dan tawakal.
Kasih sayang Kakek dan Nenek, melebihi dari kasih sayang seorang anak kandung, walaupun keduanya jalan agak tertatih, namun semangat hidupnya melebih dari pada usianya yang sudah lanjut, berkat kasih sayang dan pelukan hangat, anak itu lambat laun menjadi bocah laki-laki yang tampan sedangkan yang gadis kecil, cantik rupawan, sehingga dari tetangga Desa seberang pinggir hutan larangan mengetahuinya dan menjadi buah bibir warga sekitarnya, anak siapkah yang dipinggir hutan tersebut, sampai terdengar Sang Adipati Desa Hutan Larangan.
Walaupun mereka berdua masih anak-anak namun mereka rajin mencari kayu bakar di hutan untuk membantu Ayah dan Ibu angkatnya, dalam pekerjaan apalagi mereka sudah tua, karena di masa mudanya dahulu waktunya dihabiskan berkelana dan mengembara, naik Gunung turun Gunung dari daerah yang satu sampai daerah lainnya, hingga akhirnya sampai di tempat ini, di pinggir hutan larangan untuk sisa hidupnya beristirahat di kala usia tua, walaupun mereka berdua sudah cukup tua namun sisa-sisa pendekar pilih tanding masih ada, dan sudah menyatu dengan dirinya, apalagi dengan adanya sepasang bocah yang menemani dan membantunya mereka berdua, membuat semangat hidupnya berkobar-kobar seperti dahulu.
Bersambung
Episode 2