(Posesif)itulah satu kata yang di rasakan angkasa karena kekasihnya ini sangat posesif padanya, sungguh menyebalkan..
Selain posesif kekasihnya ini kadang fikirinnya mesum membuat angkasa ingin menampar nya .
"Angkasa cape ya udah latihan basket?"
"Angkasa mau ganti baju ya?boleh ikut gak?"
"DASAR CEWE MESUM" bentak angkasa pada kekasihnya itu
Angkasa tidak suka dengan kekasihnya itu NASYA NADIA AQUNZA selalu mengggunya ,benci sekali ia dengan perempuan itu,.
Kata orang "benci bisa jadi cinta "tapi tidak dengan angkasa ia tidak percaya dengan mitos itu,hari demi hari angkasa lewati dengan perempuan itu namun perasaannya sama tidak akan pernah suka...
Angkasa, haruskah dia mengorbankan perasaannya atau kah bagaimana??
Part 1
Seorang pria sedang bermain basket di tengah lapangan yang cukup luas ,keringat membasahi tubuhnya hingga semua perempuan yang sedang menonton terpesona melihatnya.
Dia adalah ANGKASA TAHTA ARGANTARA seorang pria yang sangat dingin,ketus,ganteng?tentu saja dia adalah orang yang paling anti dengan pacaran apalagi dengan gosip tentang "jangan benci nanti jatuh cinta" .(di dalam dirinya benci ya benci gak akan ngerubah jadi cinta)
Angkasa juga adalah ketua basket dan juga wakil ketua geng yang bernama ARGASA.12 IPA 3 adalah kelasnya bersama dengan ke 5 temannya .
Rafael Dirgantara,ketua geng ARGASA dan ketua di eskul karate. meskipun dia pintar namun angkasa jauh lebih pintar darinya.rafael adalah orang sangat tegas,berani,dingin ,cuek sebelas dua belas dengan sifat angkasa namun bedanya Rafael lebih banyak berbicara daripada angkasa.
Sebenarnya bisa saja angkasa menjadi ketua di geng ARGSA namun karena ia juga harus mengikuti eskul selain basket yaitu pancak silat -keinginan ibunya dulu ia berfikir dua kali untuk menjadi ketua geng ARGASA bukannya ia tidak mau tapi ia sangat Sulit membagi waktu karena hampir setiap hari dia harus eskul kecuali hari Selasa,kamis, dan Mingggu apalagi jika geng Venus mencari ribut pada geng ARGSA hampir setiap hari jadi ia memutuskan untuk menolak menjadi ketua ,toh Rafael jago bela diri ,kalo yang lain bisa ,kenapa harus gue?(itulah prinsipnya)
Satria Pramudya putra orang yang sangat baik,kaya raya ,namun fakboi ,satria akan banyak bicara pada keluarga,4 pacarnya dan teman-temannya saja.
Arjuna Valentino, Alvano Gilang Anggara dan
Bimo Brawijaya, mereka adalah paket kompilit , karena ketiganya sama -sama bobrok,dan fakboi kecuali Arjuna ia tidak fakboi bahkan seumur hidupnya Arjuna belum pernah merasakan yang namanya pacaran. Kata Arjuna "gue gak mau pacaran dulu ,jomblo juga bisa hidup kan tanpa pacar?"
--------
(Posesif)itulah satu kata yang di rasakan angkasa karena kekasihnya ini sangat posesif padanya, sungguh menyebalkan..
Selain posesif kekasihnya ini kadang fikirinnya mesum membuat angkasa ingin menampar nya .
"Angkasa cape ya udah latihan basket?"
"Angkasa mau ganti baju ya?boleh ikut gak?"
"DASAR CEWE MESUM" bentak angkasa pada kekasihnya itu
Angkasa tidak suka dengan kekasihnya itu NASYA NADIA AQUNZA selalu mengggunya ,benci sekali ia dengan perempuan itu,.
Kata orang "benci bisa jadi cinta "tapi tidak dengan angkasa ia tidak percaya dengan mitos itu,hari demi hari angkasa lewati dengan perempuan itu namun perasaannya sama tidak akan pernah suka...
Angkasa, haruskah dia mengorbankan perasaannya demi wasiat sang kakak?
Part 1
Seorang pria sedang bermain basket di tengah lapangan yang cukup luas ,keringat membasahi tubuhnya hingga semua perempuan yang sedang menonton terpesona melihatnya.
Dia adalah ANGKASA TAHTA ARGANTARA seorang pria yang sangat dingin,ketus,ganteng?tentu saja dia adalah orang yang paling anti dengan pacaran apalagi dengan gosip tentang "jangan benci nanti jatuh cinta" .(di dalam dirinya benci ya benci gak akan ngerubah jadi cinta)
Angkasa juga adalah ketua basket dan juga wakil ketua geng yang bernama ARGASA.12 IPA 3 adalah kelasnya bersama dengan ke 5 temannya .
Rafael Dirgantara,ketua geng ARGASA dan ketua di eskul karate. meskipun dia pintar namun angkasa jauh lebih pintar darinya.rafael adalah orang sangat tegas,berani,dingin ,cuek sebelas dua belas dengan sifat angkasa namun bedanya Rafael lebih banyak berbicara daripada angkasa.
Sebenarnya bisa saja angkasa menjadi ketua di geng ARGASA namun karena ia juga harus mengikuti eskul selain basket yaitu voli -keinginan ibunya dulu ia berfikir dua kali untuk menjadi ketua geng ARGASA.bukannya ia tidak mau tapi ia sangat Sulit membagi waktu karena hampir setiap hari dia harus eskil apalagi jika geng Venus mencari ribut pada geng ARGSA hampir setiap hari jadi ia memutuskan untuk menolak menjadi ketua ,toh Rafael jago bela diri ,kalo yang lain bisa ,kenapa harus gue?(itulah prinsipnya)
Satria Pramudya putra orang yang sangat baik,kaya raya ,namun fakboi ,satria akan banyak bicara pada keluarga,4 pacarnya dan teman-temannya saja.
Arjuna Valentino, Alvano Gilang Anggara dan
Bimo Brawijaya, mereka adalah paket kompilit , karena ketiganya sama -sama bobrok,dan fakboi kecuali Arjuna ia tidak fakboi bahkan seumur hidupnya Arjuna belum pernah merasakan yang namanya pacaran. Kata Arjuna "gue gak mau pacaran dulu ,jomblo juga bisa hidup kan tanpa pacar?"
-----
Setelah bermain basket angkasa pergi ke ruang guru untuk menyelesaikan soal tambahan dari gurunya ,Bu rima adalah guru terkiler ia sangat menyukai Angkasa itulah sebabnya Bu rima sering memberikan tugas tambahan , Angkasa tidak pernah mengeluh . Angkasa sedang sibuk dengan laptopnya ia masih berada di sekolah karena Bu rima amenyuruh nya menyelesaikan tugas tambahan.
Drittt...
Nada dering ponsel angkasa berbunyi matanya menoleh pada layar handphone yang menelepon nya adalah Arsan -kakaknya .dengan cepat Angkasa mengeser tombol hijau ke bawah dan menaruh benda pipih itu ke telinganya.
"Hallo kenapa kak?" Tanya angkasa
"Apakah benar ini dengan angkasa adiknya pasien yang bernama Arsan?" Ucap seseorang di sebrang telepon
"Iya bener,saya adiknya" ucap angkasa
"Kami dari pihak rumah sakit pelita, ingin mengabarkan Pasien yang bernama Arsan kecelakaan , kondisi Arsan parah kami harus segera mengambil tindakan saya harap anda datang kesini secepatnya" jelas orang di sebrang sana mungkin adalah suster
Tanpa berfikir panjang lagi ia langsung mengambil tasnya dan pergi begitu saja, sekarang ia sangat khawatir dengan kakak kandung satu-satunya itu,ia langsung menjalankan motornya tapi sebelum itu ia sudah menelepon ayahnya untuk menyusul.
----
Angkasa berjalan begitu cepat menyusuri koridor rumah sakit yang ada di fikirinnya cuma satu keadaan sang kakak ,ia sangat menyayangi kakaknya itu setelah ibu kandung mereka meninggal dan ayahnya menikah lagi itu yang membuat angkasa benci kepada papahnya sendiri ia tidak mau mempunyai kakak tiri apalagi ibu tiri.
Setelah menemukan ruangannya ,angkasa melihat ada argantara-papahnya, deana-ibu tirinya , bintang-kakak tirinya dan juga NASYA-pacar kakaknya
Setelah sampai ia langsung duduk tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada 4 orang yang ada di depannya . Setelah menunggu cukup lama akhirnya dokter pun keluar.
"Dok gimana keadaan anak saya?" Tanya argantara
"DOKTER JAWAB!!" Bentak angkasa menarik kerah sang dokter
"Pasien ingin bertemu dengan keluarganya , silahkan masuk" ucap dokter itu
Tanpa berfikir lama-lama mereka semua langsung menerobos masuk, kakaknya terbaring lemas dengan infus yang menempel pada tangannya,darah yang ada di sekujur tubuhnya dan selang oksigen yang berada pada lubang hidungnya.
Angkasa dan Nasya mendekati pria yang sedang terbaring lemas di sebelah kiri brankar ada Nasya dan sebelah kanan ada Angkasa.
"Arsan maafin aku,gak seharusnya kamu Dateng buat jemput aku,kalo aja tadi kamu gak jemput aku pasti kamu baik-baik aja sekarang gak kayak gini, maafin aku ar-san" Nasya menangis tersedu-sedu menatap sang kekasih
"JADI INI SALAH LO?" Pekik angkasa
"Ang-kasa u-dah in-i sem-ua takdir" ucap arsan terbata-bata
"Lo ha-rus jan-ji sa-ma gu-e Lo ha-rus ja-ga in di-a" lanjutnya lagi
"GAK AKAN,GUE BENCI LO REL" sarkas angkasa
"Gu-e moh-on ini permi-ntaan terakhir g-gue" balas arsan
"Kak Lo mau ninggalin gue?kalo Lo pergi gue sama siapa kak!!gue gak punya siapa-siapa selain Lo" angkasa tidak bisa menahan air matanya ia tidak mau kehilangan arsan hanya dia yang peduli padanya
"G-gue kang-en bun-da" gumam arsan
"Lo gak boleh pergi kak!!" Angkasa memeluk sang kakak yang langsung di balas oleh kakaknya
Arsan menghiraukan ucapan angkasa ia menoleh pada bintang yang berada di belakang angkasa "rev-an ja-gain ad-ik gu-e ,saya-ngin adi-k gu-e" ucap arsan hampir menutup matanya namun ia berusaha sekuat tenaga untuk membuka matanya ia tau sebentar lagi ia akan meninggalkan dunia ini
"GUE JANJI BAKAL JAGA ADIK LO" balas langit
"nas-ya Lo suk-a kan sama angk-asa ,bua-t dia jat-uh cin-ta ya?jang-an lup-a maka-n jan-ji?" Arsan mengelus pipi kekasihnya itu
"I-iya ars-an" jawab Nasya
Arsan menutup matanya , membuat semua orang yang ada di ruangan panik berusaha membangun kan arsan namun hasilnya nihil arsan sudah tiada.