Oma Ren memiliki anak empat anak yang sudah sukses di kota dan memiliki kehidupan nya masing masing ia hanya di jaga oleh cucu nya dari anak ke tiga yang sudah meninggal karena kecelakaan.
namun akhir-akhir ini Clara senang sekali bergaul dengan teman-teman nya, nenek nya pun hanya bisa tersenyum menghadapi Clara.
"Kamu nikmati saja masa muda kamu Clara," Clara yang mendengar hal ini tersenyum dan melangkah pergi untuk bermain bersama teman nya, ketika sampai di ambang pintu ia melambaikan tangan kepada Oma Ren, Oma Ren tersenyum membalas nya.
Clara dan teman teman nya berjalan-jalan ke mall bersama teman teman nya mall itu baru pertama buka Clara sangat bersemangat begitupun teman nya.
Teman Clara membeli baju yang sangat bagus namun Clara tak bisa mendapatkan nya karena uang nya tak cukup.
Ia ingin meminta nenek nya untuk membeli nya sampai rumah ia melihat nenek nya yang sudah sangat lemah, membuat kue untuk dagangan nya.
Clara yang biasa nya membantu nenek nya ia hanya memeluk nenek nya untuk meminta uang, seakan sudah tak perduli. Balasan yang di terima Clara hanya anggukan tanda setuju dan senyum dari nenek nya.
Clara akhirnya bisa membeli baju yang ia inginkan sepanjang malam ia terus saja menatap baju nya tanpa henti.
Sementara Oma Ren merasa kesakitan nafas nya sesak, dan memanggil nama Clara, Clara yang tengah sibuk dengan dunia nya sendiri agak terlambat ke kamar Oma.
Sudah beberapa menit Clara baru menyadari nya Oma memanggil nya. Sampai sana Clara berlinang air mata karena ia tak tau Oma nya sudah terjatuh di lantai dengan ke adaan pingsan.
Clara menghubungi rumah sakit, dengan panik Clara terus memanggil nama Oma nya dan memastikan nafas dan detak jantung nya masih berdegup.
Rumah Sakit
Oma Ren di periksa ia hanya kelelahan mengingat ia punya riwayat jantung perlu perawatan yang tepat.
Clara menangis meminta maaf karena akhir-akhir ini ia lalai menjadi seorang cucu.
Oma Ren sadar hal ini membuat Clara sangat senang dan menangis memeluk Oma dan meminta maaf.
Oma mencurahkan hati nya ia senang memiliki cucu Seperti Clara yang sangat perhatian, cantik dan sangat menyayangi Oma dan Oma ingin sekali anak nya berada di samping nya, dan memakai sweater kembaran hasil rajutan nya.
Keesokan hari nya Clara mencoba menghubungi keempat anak Oma Ren yang berada di kota hanya satu Rose yang rapat di hubungi.
"Tante, Oma masuk rumah sakit, Tante bisa datang kesini," ucap Clara sedih.
"Gak kedengaran Tante lagi di bandara Tante ada meeting di luar negri dan itu jadwal nya mepet, ini Tante matikan ya kamu telepon Paman Dill saja jika ada keperluan," ucap Rose.
Sudah sekitar dua puluh kali menghubungi paman dan bibi nya yang lain namun tak ada tanggapan.
Oma Ren selalu tersenyum dan memahami bahwa anak anak nya sibuk ia hanya berpesan agar Clara hidup sebaik-baik nya jangan lupa terus menjadi anak yang penuh kasih sayang.
Oma Ren pun menutup mata nya secara perlahan dan nafas nya pun perlahan sudah mulai tak bisa di rasakan.
"Omaaaaaa, jangan tinggalkan aku, Clara mohon maaf Clara tidak akan membuat nenek capek lagi,omaaaaa," Clara teriak karena ia tak sanggup melihat nenek dan menghadapi fakta bahwa nenek nya sudah tidak ada.
Setelah pemakaman keempat anak nya masih belum mendapatkan kabar duka tentang Oma Ren.
Dalam keterpurukan Clara melihat sweater yang sudah di buat dengan jumlah 10, dan masing masing ada nama nya.
Clara, Drew, Rose, Dill, Jojo, anak nya Jojo ( Revi dan Rina), anak dari Dill ( Resa dan Venus ) anak dari Rose ( Tera).
Clara bertekad untuk pergi ke kota dan mencari keberadaan Tante dan paman nya untuk memberikan sweater dari mendiang Oma Ren.
Dengan bekal seadanya dan uang tabungan nya ia sampai ke ke kota ia mengunjungi rumah Tante Jojo.
Di sana Clara hanya diam bahkan ketika di tanya oleh Tante Jojo banyak pertanyaan satu kata yang ia ucapkan aku ingin bertemu Tante dan om ku yang lain. Tante Jojo menghubungi saudara nya namun tak bisa, Jojo mengunjungi saudara nya dirumah nya namun yang hanya ia dapat temui Rose.
Rose yang tahu nomor baru Dill dan memberitahu kalau Clara datang dan dia bersikap aneh,Dill sempat ingin marah kepada Clara bukan menjaga nenek nya malah datang ke kota namun ia menahan amarah nya sampai besok pertemuan yang sudah di rencanakan.
Dill malam malam mendatangi rumah sakit tempat Drew dokter bedah yang terkenal ambisius bekerja.
Drew sempat menolak karena ia ada jadwal operasi namun Dill memaksa nya dan akhirnya Drew terpaksa ikut.
Di rumah Jojo, Jojo berupaya untuk membujuk Clara makan namun ia tak bergeming dan tetap diam dan tidur begitu saja.
Anak nya Jojo Revi yang tengah remaja hampir sama umur nya dengan Clara hanya lebih muda satu tahun, ia ingin marah namun di tahan oleh Jojo.
Sampai lah pertemuan di jam 10 pagi. Dill meluapkan amarah nya kepada Clara karena meninggalkan Oma Ren disana, Clara hanya terdiam dan Rose pun kembali lagi menyulut api.
"Apa kamu datang ke sini untuk hidup lebih baik," ucap Rose.
Clara berdiri dari kursi nya dan menuju ke raung tamu tempat nya menginap, membawa tas ransel dan mengeluarkan 10 sweater yang semua nya sudah di beri nama,memberikan bingkai foto Oma, dengan iringan kalung bunga dan sebuah buku tabungan.
Semua anak-anak nya bertanya apa maksud semua ini Clara mulai bercerita tentang Oma Ren yang sudah tidak ada.
Ia hanya ingin anak nya berkumpul di hari terakhir nya namun tak ada satupun yang datang ia hanya ingin melihat cucu nya namun tak ada yang perduli dengan keinginan nya, ini sweater terakhir yang ia rajut untuk anak dan cucu nya ini tabungan dimana isi nya ada uang bulanan dari Tante om yang tak pernah di gunakan oleh nya.
Ia sudah sering sekali mengungkapkan kekecewaannya dengan kalian yang hanya mengirim uang tanpa menjenguk nya.
"Aku sudah mengirim uang ya Bu aku harap bisa di pergunakan dengan baik," ucap Rose.
"hanya uang saja, baiklah kamu sibuk yah, gak apa- apa kok sayang," Ucap Oma Ren ( telepon).
"Ibu aku memberikan sejumlah ------ ibu bisa membeli baju kalau ibu mau sawah nanti aku belikan, " ucap Drew ( telepon).
"Anak ibu sudah sukses ya, ibu senang kamu hari Kamis ada waktu luang ?,"
"Aku ada jadwal Bu, oprasi yang besar di percayakan pada ku,"
"Emang ada apa Bu ?," Ucap Drew.
"Tidak sayang, kamu hebat sekarang kamu jadi kepercayaan orang," Oma Ren menghembuskan nafas kekecewaan di balik ungkapan rasa bangga nya.
Anak-Anak Oma Ren sedih mendengar cerita Clara bahwa Oma sudah tak ada, mereka sepakat akan berkunjung ke makam Oma secara bersama sama besok.
Membahas hal serius, mereka memikirkan nasib Clara Rose mengajak Clara ke kota semua keperluan nya akan di urus.
Namun Clara menolak dan bersikeras ingin tetap tinggal di desa, dia ingin dekat dengan nenek nya Drew akhirya Membuat keputusan bahwa ia akan tinggal dekat ibu nya dan mengabdi di desa sebagi dokter dan menjaga Clara, saudaranya awal nya menyayangkan keputusan Drew.
"Aku terlalu sibuk dengan karir ku sehingga aku kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupku, aku tak mau diriku seperti itu aku sangat senang bisa dekat dengan ibu ku dan merawat anak dari Kaka ku yang sudah berkumpul bersama ibu di surga."
Tamat ❤️❤️❤️❤️❤️❤️