Tes... Tes... Tes....
Suara itu seperti suara air yg menetes namun itu semua salah karena suara itu berasal dari seongok tubuh manusia yang digantung terbalik dengan kepala yang sudah hilang kemana.
Suara tetesan itu terus terdengar di sekitar tempat bergantung nya mayat itu sehingga menarik perhatian seorang pemuda yang melewati tempat itu. Karena rasa keinginan tahuan yg besar pemuda itu melangkahkan kakinya menuju tempat itu , ketika sampai disana dia terkejut dengan mata membola dan mulut menganga melihat penampakan mayat tersebut, namun naas ketika pemuda itu akan kabur ada seseorang yang memukul kepala pemuda itu hingga pemuda terjatuh pingsan sebelum kehilangan kesadaran ya pemuda itu dapat melihat smirk yg menandakan akhir hidupnya.
Di sebuah tempat yang gelap seorang pemuda tampak mengerjakan matanya dan tersentak ketika menyadari dirinya terikat di sebuah meja bedah dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Belum selesai keterkejutan nya dia mendengar suara langkah kaki yang semakin mendekat kearahnya, tampaklah seorang pria yang memakai masker dan sarung tangan. Firasat pemuda itu mengatakan bahwa ini akhir dari hidupnya. Dia ingin bicara namun seolah-olah dia bisu dia tdk dpt mengeluarkan kata-katanya sebab dia lebih dulu ketakutan melihat pria itu memegang sebuah pisau bedah.
Pria itu tanpa belas kasihan membedah tubuh pemuda itu tak menghiraukan erangan kesakitan yang dikeluarkan pemuda itu. Pemuda yang melihat tubuhnya dibedah hanya dapat berteriak kesakitan namun itu belum seberapa ketika pria itu mulai memasukan tangannya kedalam perut pemuda itu dan mengambil ususnya. Pria kembali menyeringai lalu memasukan usus" itu kedalam mulut pemuda itu, tentu saja pemuda itu menolak namun ketika dagunya di buka paksa oleh pria itu mw tidak mw dia menelan ususnya sendiri. Ini belum berakhir ketika pria itu kembali mengambil pisau bedah dan mulai menyadari tangan serta kaki pemuda itu hingga hanya tulang yang terlihat darah terus bercucuran dan jeritan kesakitan semakin terdengar keras, pria itu malah tertawa dengan gila dia lalu mengambil salah satu ginjal pemuda itu dan mengambil jantungnya dan mengahancurkannya. Pria itu juga mengeluarkan seluruh organ dalam pemuda itu dia lalu menjahit kembali tubuh pemuda itu lalu dia menaruhnya di sebuah pohon dan menuliskan sebuah pesan
"Let's play the game"