Setelah berjam-jam berdiri dilapangan kaki Samsul hampir kaku persis seperti tiang bendera disebelanya tadi.Karena ia sangat lelah ia pun kembali kekelas untuk tidur,Tapi keinginannya tidak tercapai dikarenakan temannya yang terkanal ngoceh dikelas mengganggu nya.Arifin.
"Capek gak,capek gak,ya jelas capeklah!!"ledek Arifin tertawa terbahak- bahak.
"Berisik lu Bango(b*b* ngoceh)"marah Samsul karena niat tidurnya terganggu.
"Apa lu bilang,lu ngejek gua Bango(B*b* ngoceh)?"tanya Arifin.
"Iya...napa,gak seneng"pancing Samsul.
"Maju sini lu bulu kumpr*t!"geram Arifin.
"Ayo...ayo.. gua dah siap"tantang Samsul.
"Din pegangin gua Din gua mau marah,takutnya sekolah nya ancur!!"ucap Arifin ke Udin.
Udin yang dari tadi menyimak ocehan mereka berdua mulai ikut mengoceh"Kalian sangat serasi untuk dijadikan sebagai pasangan suami istri"ledek Udin karena bosan melihat kedua temannya berantem.
"Enak aja lu topeng m*nyet"ucap Arifin tidak terima.
"Najis,gua masih waras woi!!!"timpal Samsul"Mana mungkin gua suka sama laki-laki, apalagi sama si kampr*t ini"lanjutnya.
"Heh kutu kumpr*t gua juga najis sama lu"balas Arifin.
"Udah-udah kalian ini, gitu aja hebohnya minta ampun"kesal Udin.
Kelas yang tadinya hening mulai heboh dikarenakan 2 bocah pengganggu.
Iya...kelas IPA terkenal muridnya yang pintar dan teladan,tapi entah kenapa siSamsul bisa keterima dikelas IPA. Sangat mengherankan bukan,ya..itulah Samsul bocah goblok yang ada di kelas IPA.
Setelah bel kelas selesai akhirnya mereka pulang berjalan kaki bersama.
"Sam,nanti kepasar malam yuk!"ajak Arifin.
"Tumben ngajak gua dah insap lu"ucap Samsul.
"Ya elah lu mau kagak?"tanya Arifin."soalnya malam ini gua sendirian di rumah"lanjutnya.
"Ooo ok gua juga mau kesana"ucap Samsul.
"Din lu ikutan juga kagak?"tanya Arifin kepada Udin.
"Ok siap"semangat Udin.
"Ya udah gua mau pulang dulu ganti baju, duluan ya"pamit Arifin.
"Ya udah gua juga mau pulang Sam,gua duluan ya"pamit Udin.
"Ok siap Mamang"
Ucap Samsul
Di perempatan desa mereka berpisah,dan Samsul pun pulang disambut oleh adiknya yang kecil.
"Ibu sama bapak belum pulang"tanya Samsul.
"Belum..katanya pulangnya agak maleman"jawab Seli.
"Nanti mau ikut gak ke pasar malam?"tanya Samsul.
"Emang kakak mau kesana" ucap Seli.
"Iya...daripada bosen dirumah mending kepasar malam,yuk ikut!"ajak Samsul.
"Yuk..cepat kak..."ucap Seli.
Dipasar malam mereka bertemu dengan Udin dan Arifin sesuai dengan tempat yang disepakati.
"Lu bawa adik Sam?"tanya Udin.
"Iya...dari pada bosen dirumah mending gua ajak sekalian si Seli."jelas Samsul.
"Iiiihhh adik kecil yang imut tutututu"goda Arifin sambil mendekatkan jari telunjuknya ke kepalanya Seli.
Seli yang geram akhirnya menggigit jari telunjuknya Arifin.Arifin berteriak kesakitan dengan berusaha melepaskan gigitan Seli.
Samsul dan Udin tertawa terbahak-bahak melihat Arifin yang berteriak seperti orang kesurupan.
Setelah itu mereka pun bersenang senang;menaiki berbagai wahana,jajan ini itu sampai permainan rumah hantu pun mereka masuki.
Setelah cukup mereka bersenang senang mereka pun duduk disalah satu bangku panjang yang ada ditaman.
"Waaahhh capek kali hari ini"ucap Arifin sambil masih memegang jari telunjuknya yang sakit.
"Iya benar hari ini sangat menyenangkan"tambah Udin.
"Kak Seli udah ngantuk"ucap Seli kelelahan.
"Ok...yuk kita pulang! mungkin bapak sama ibu dah pulang"ucap Samsul sambil menggendong adiknya."gua duluan ya sampai jumpa."lanjutnya.
"Ok Sam petualangan hari ini berakhir,dah...anak nakal"ucap Arifin pada Seli.
_"Kalian semua!!! terimakasih telah membaca cerpen ini dari awal sampai akhir,selamat jalan!!"ucap Udin_ .
_"Yoi terimakasih telah membaca nya jangan lupa like dan komen nya!!!"teriak mereka_.
_Seli yang tertidur pun terbangun"cerpennya sudah selesai kak"tanyanya_ .
_" Iya sudah...sana beri salam dulu"ucap Samsul_ .
_"Terimakasih ya pembaca semoga cerpen ini dapat menghibur kalian,dadah...."_ ;-)