"Kak bangun!!! bangun kak dah siang!!!"teriak Seli dengan wajah jahilnya yang lucu.
"Berisik banget pagi-pagi gini dah ribut"ucap Samsul dengan wajah yang masih mengantuk.
"Seli kakak mu sudah bangun belum?!"tanya ibunya dari bawah.
"Belum Bu kakak susah banget di bangunin!!"jawab Seli.
Seli pun membangunkan nya dengan berbagai cara;disiram ✓,dipukul✓,diteriakin juga✓tetap saja tidak bangun.
"Sekarang udah jam 8 Kakak bisa telat sekolah loh"ucap Seli seraya menunjukan jam ke arah kakaknya.
"Kenapa baru bilang,kamu sengaja gak bangunin ya!!"teriak Samsul langsung menuju kamar mandi.
"Yee...dari tadi dibangunin gak bangun bangun, emangnya salah siapa"omel Seli kepada kakaknya.Tapi Samsul tidak mendengarkan omelan adiknya,dia langsung berlari ke kamar mandi.
Oh ya.. pembaca sekalian,Samsul ini orang nya pemalas,lambat dan tukang tidur,berbeda dari adiknya yang rajin,pinter dan disiplin. Pokoknya kebalikan sifat kakaknya.
Setelah mandi Samsul siap-siap berangkat sekolah.
Disekolah pintu gerbang sudah di tutup terpaksa dia harus manjat gerbang,tapi sayangnya dia ketahuan sama pak Budi. (penjaga sekolah)
"Hey!!! ngapain kamu, turun!!,kamu telat ya?"teriak pak Budi.
"Yee.. kaga pak mana mungkin saya telat,murid teladan kok telat,saya ini lagi latihan panjat tebing buat Minggu depan.."bohong Samsul.
"Kamu ini udah telat masih bisa bohong pula,memangnya awak tak tau yang dipilih ngikutin lomba panjat tebing itu bukan kamu"cerocos pak Budi dengan bahasanya yang amburadul.
Akhirnya Si samsul dihukum lari mengelilingi lapangan oleh pak Budi.Setelah ia selesai ia masuk kelas dan dia ketemu dengan temannya.
"Telat lagi Sam?" tanya Udin heran akan Samsul
"Telat bangun gua"jawab Samsul sambil menghapus keringatnya.
"Pasti lah telat kalau bukan Samsul namanya"timpal Arifin temannya yang satu lagi.
"Halah berisik lu ta* kuda"ledek Samsul ke Arifin.
"Malah ngelunjak nih si bo*l kuda"ucap Arifin.
"Din liat pr fisika kemarin dong"ucap Samsul tanpa rasa bersalah sambil terengah-engah.
"Lah,emang lu nggak ngerjain lagi?"tanya Udin.
"Belum,tadi malam soalnya gua sibuk."jelas Samsul.
"Sibuk ngegame gua percaya!"balas Arifin.
"Wkwkwk"ketawa Udin.
"Guru fisika guru killer loh Sam hati-hati"ucap Arifin menakuti Samsul.
Akhirnya guru fisika masuk dan menyuruh mereka untuk mengumpulkan tugasnya.
"Silahkan tugasnya dikumpulkan"suruh pak guru.
"Mati aku!" ucap Samsul.
"Din cepetan!!keburu dipanggil sama pak Eka"gelisah Samsul.
"Iya...iya."ucap Udin.
"Samsul,Udin,Arifin kumpulkan tugas kalian!"tegas pak Eka.
Arifin dengan tenangnya menyerahkan pr nya "nih pak"ucap Arifin dengan bangga.
"Waduh gua belum selesai nih..."bisik Samsul.
"Udah pasrah aja Sam sama takdir"ledek Arifin.
"Samsul,Udin cepat kumpulkan!"ucapnya yang kedua kalinya.
"Iy..iya pak, iya"respon Udin.
"Udah Sam kumpulin aja"bisik Udin kepada Samsul.
"Udin,Samsul kalian dengar tidak!!!"marah pak Eka.
Udin menyerahkan pr-nya bersama Samsul.
"Mati aku!mati aku,mati!!!"ucap Samsul dalam hati.
"Samsul ini pr kamu ya?"tanya pak Eka.
"Iya pak"jawab Samsul.
"Sekarang kamu keluar dan berdiri dilapangan sampai pelajaran saya selesai!!"marah pak Eka.
"Iya pak."ucap Samsul pada pak Eka.
"Nasib-nasib'' gerutu Samsul.
"Dan kamu Arifin sini maju"ucap pak Eka.
Arifin pun maju dengan rasa bangga,sedangkan Samsul belum keluar kelas.
"Ya ada apa pak?"tanyanya dengan nada sombong.
"Apa apaan ini kamu Arifin pr kamu salah semua"geram pak Eka.
"Lah kok bisa salah,perasaan tadi saya nyontek bener semua"heran Arifin.
"Apaa!!!!kamu nyontek"marah pak Eka.
"Eh maaf pak keceplosan"keringat dingin membasahi punggung Arifin dan wajahnya pun memerah.
"Sekarang kamu kerjakan soal dari hal 1-20 sekarang!!!,besok harus dikumpulkan"tegas pak Eka.
Samsul yang mendengar hal itu tertawa dari jendela, Arifin yang melihat Samsul tertawa kepadanya mengacungkan jari tengahnya.
"F**k kau Samsul."geram Arifin.