Hai-!!! Baca cerpen ku yukk
Menceritakan seorang gadis yang bernama azka, dia adalah gadis yg baik, pintar dan perhatian.
Pada suatu hari, azka pergi ke tempat toko buku untuk mencari bahan referensi tugas kuliahnya.
Tak terasa malam pun tiba toko buku itu sudah hampir tutup, azka pun meninggalkan toko buku tersebut karena hujan yang begitu deras, akhirnya azka pun mampir ke cafe sebelah toko buku.
"Dari pada nggak ngapa-ngapain mending nyelesain tugas kuliah yg tadi kurang aja lah" Gumamnya
2 jam kemudian
"Huhhh,..!!! Akhirnya selesai juga tugas kuliahnya, btw sekarang jm berapa ya" Ucap azka sambil melihat jam yang sudah lusuh ditangannya
"Waduh udah larut malem harus cepat-cepat pulang nih" ucap Azka, Jam pun menujuk pukul 23.34
Azka pun keluar dari cafe karena cafe mau tutup, ia berjalan menuju halte bis, menunggu taksi atau bis yang lewat.
Sesekali azka mengusap kedua lengannya yang terasa ngilu karena hembusan angin malam. Hawa dingin seolah menusuk ke tulangnya. Rambutnya yang setengah bahu terlihat sangat lepek terkena cipratan air hujan.
Aska juga mencoba untuk memesan taksi menggunakan aplikasi taksi online, namun sama sekali tidak ada yang mau menerimanya karena saat itu masih hujan disertai petir dan malam yang sudah begitu larut.
Azka teringat untuk menghubungi beberapa temannya
~ CHAT ~
Azka :
"Zi,..!! Tolong jemput gua di halte samping toko buku bisa kan!?"
Zidan :
"Bisa pulang sendiri kan, panggil taksi kek"
Azka :
"Tapi kan zi,... "
Zidan :
"Gua lagi sibuk!"
~ CHAT ~
Azka :
"Gas,.! Bisa jemput gua di halte bus samping toko buku gak??, hujannya deres banget gak bisa pulang gua!!"
Bagas :
"Maaf ka, gua lagi di tongkrongan sama temen-temen gak enak kalau di tinggal"
Azka :
"Yaudah gak papa"
~ CHAT ~
Azka :
"Hasan??, bisa jemput gua nggak?, di halte samping toko buku!"
Hasan :
"Gak bisa ka, gua lagi jalan sama hana!!"
Azka :
"Oh, it's okay, have fun san."
"Huhhh,.. udah 3 orang gak ada yang bisa jemput gua, gimana nih hujannya malah tambah deras lagi keburu malam jadinya kan" Gerutunya
Sepuluh menit pun berlalu dengan cepatnya, lagi-lagi Azka belum menemukan transportasi yang bisa ia gunakan untuk pulang ke rumah.
Tiba-tiba Azka melihat ada taksi datang dari kejauhan tepatnya di seberang jalan. Dengan segera ia begerak keluar dari halte dan mengangkat tangan setinggi-tingginya sebagai kode ingin menaiki taksi itu. Azka menghela nafas lega ketika taksi itu berhenti di seberang jalan.
"Yah,...!! Harus menyebarang jalan lagi, yaudah deh gak papa dari pada gak pulang." Ucap Azka sambil berlari ke arah taksi
Malam itu, grup chat universitas geon kara yang berisikan kurang lebih 1000 anggota gempar akan sebuah berita.
~ GRUP CHAT ~
meli :
"Gila,..! Ada kecelakaan!!!"
anes :
"Ada korban nggak!?"
Aldo :
"Malem-malem begini?"
Zidan :
"Di mana?"
Hasan :
2
Bagas :
3
Meli :
"Pertigaan, yang ada halte bus itu lo, masa nggak tau"
Zidan :
"Samping toko buku ada cafe itu bukan tempatnya?"
Meli :
"Iyaa"
Hasan :
"Serius lu njing??"
Bagas :
"Beneran Mel?? Korbannya cewe atau cowo?
Agnes :
"Terus korbannya gimana mel?"
Meli :
"Gua nggak tau kronologisnya gimana, setau gua, korbannya cewe, rambutnya setengah bahu, kayaknya sepentaran kita dah umurnya, tewas di tempat karena dilindas truk,.!!!"
Mendengar hal tersebut zidan, bagas,dan hasan pun panik, mereka langsung menelpon azka tapi tidak ada hasil, lantas mereka pun bergegas ke tempat terjadinya kecelakaan.
Bagas yang dari tongkrongan langsung tancap gas menuju ke tempat kecelakaan, zidan pun begitu berlari keluar rumah dengan segera, tak membawa apa-apa selain ponsel dan handphone nya, sedangkan hasan masih harus mengantar hana ke rumah, setelah itu baru bisa ke tempat terjadinya kecelakaan.
Dan yang mereka duga pun kenyataan, ternyata yang di maksud meli itu Azka. zidan, bagas,dan hasan masih tidak percaya, mereka menyesal telah mengabaikan Azka temannya dari SMA.
Sejak saat itu mereka mendapat pelajaran yang sangat berharga
~ ~~ TAMAT ~~~
maaf ya gays ceritanya agak gaje huhu