Hanya pengenalan tokoh novel versi cerpen.
....
Araya Hashimoto, seorang gadis berusia 15 tahun, yang merupakan keturunan Jepang yang tinggal dan bersekolah di Indonesia. Dia hidup dalam keluarga ternama, ayahnya merupakan seorang CEO perusahaan aplikasi yang sedang naik daun.
Dia mempunyai dua orang kakak, yang pertama bernama Alisa Hashimoto, berusia 20 tahun yang saat ini masih kuliah. Sedangkan kakaknya yang kedua bernama Anaya Hashimoto, berusia 18 tahun, saat ini baru masuk kuliah. Itu berarti tinggal Araya yang belum kuliah.
Hobinya Araya adalah menulis dan melakukan pengamatan. Di saat waktu luang (biasanya di saat malam), dia sering duduk di balkon rumah bersama Alisa untuk melihat pemandangan langit malam. Anaya jarang ikut, disebabkan karena dia sering mabar game online bersama teman-temannya.
Alisa sering bertanya-tanya tentang keseharian adiknya di SMA. Terkadang, dia bertanya tentang perasaan. Hal itu mungkin disebabkan karena cita-cita adalah menjadi seorang psikolog.
Anaya, tidak dapat berpisah dari yang namanya gadget. Baik untuk belajar maupun untuk mengisi waktu luang. Dia lebih suka belajar menggunakan tab daripada membaca buku. Dia bilang, membaca buku itu membuatnya mengantuk. Dia sering mengisi waktu luangnya dengan bermain game online, atau membuat rancangan pembuatan robot di atas cetak biru.
....
Ervin Airlangga, seorang Ketos sekaligus pemain basket andalan di sekolahnya. Usianya 17 tahun. Dia satu sekolah dengan Araya. Ervin mempunyai sifat yang baik, sopan pada siapa saja, berhati hangat dan juga peduli. Selain itu, dia juga mempunyai wajah yang tampan, sehingga banyak yang menaksir nya. Tapi, hal itu tidak membuatnya sombong. Tujuannya sekolah adalah untuk belajar dan menggapai cita-cita, bukan untuk ini-itu.
Revan Saputra, teman sekelas Araya sekaligus menjadi siswa terpopuler setelah Ervin Airlangga. Dia merupakan ketua kelas dan juga wakil ketua OSIS. Mempunyai sifat yang dingin, dan dia juga mempunyai masa lalu yang kelam. Dia terpaksa berpacaran dengan seorang psikopat wanita yang berusia 18 tahun. Dia terpaksa melakukan itu, sebab ia tak ingin ada orang yang dia sayangi menjadi korban.
Kevin Evano, seorang laki-laki dingin yang menjadi teman sekelas Anaya. Sifatnya berbanding terbalik dengan Anaya. Jika Anaya itu bar-bar, Kevin itu dingin dan tidak banyak tingkah. Namun, dia mempunyai pemikiran yang lebih cerdas, sedikit lebih pintar daripada Anaya.
Daffin Rafael, teman Alisa yang satu jurusan dengan. Meskipun begitu, mereka jarang bertemu dan tidak terlalu akrab. Diam-diam, Daffin mempunyai perasaan terhadap Alisa sejak beberapa bulan yang lalu. Suatu saat, dia ingin menyatakan perasaannya, namun gagal. Alisa berbeda dari dugaannya. Dia sedikit tidak peka, meskipun dia ingin menjadi psikolog suatu saat nanti.
...
Nah.. itu aja prolog nya. Kalo mau baca selengkapnya, boleh cek novelku, judulnya "Mengejar Cinta Putri CEO". Kutunggu ya!