tasya mencari cari keberadaan handphonennya,padahal dia baru saja meletakkan handphone itu di atas meja ruang tamu tapi kenapa sudah tidak ada?
dirumahnya hanya ada dia seorang,tidak mungkin bukan hpnya bisa berjalan sendiri,tasya menengok kan kepalanya keseliling rumah. dia benar benar bingung sekarang,tasya bukanlah orang yang cenderung pelupa terutama untuk masalah seperti ini
dia merutuki kebodohannya sendiri,hingga sahutan dari seseorang menyadarkan tasya dari lamunannya. "heyy kenapa,lu pasti lagi nyari hp lu kan?hahaha nih ada sama gua,sorry ye tadi gua pake foto foto aja
"ishhh kenapa gabilang bilang dulu si hana,bikin khawatir aja 'balas tasya kesal
"maaf deh,udah dong gausah ngambek gitu,mending gua traktir lu makan di cafe Z.E
hana mengerti ekspresi apa yang ditunjukkan tasya lewat wajahnya sekarang,dia tau betul kisah hidup seorang tasya angelia sahabatnya tersebut,mulai dari kisah persahabatan percintaan dan lainnya tasya sudah membaginya bersama hana feronika
mereka berdua sudah bersahabat kurang lebih 6 tahun,terbilang waktu yang sangat lama. tidak heran banyak orang menyangka mereka bukan lagi sahabat,tapi saudara. hana sendiripun bingung kenapa sampai sekarang tasya belum bisa mencari kembali pengganti dari seorang zidan eldiansyah dihatinya
walaupun tasya berulang kali mengatakan jika dia tak menyukai zidan lagi tetap saja hana berfikiran sebaliknya,menurutnya tasya sampai sekarang masih berharap zidan dapat mengisi kekosongan hatinya lagi.
hari ini di cafe Z.E dia sudah berinisiatif mengajak rekan kerjanya bagas aditya bersama,dia ingin memperkenalkannya dengan tasya. bukan karna apa,hana sudah lelah melihat tasya begitu,wajahnya sangat cantik tapi tidak pernah digunakan untuk memikat para pria
*****
"hana siapa dia? "tanya tasya diikuti raut wajah kebingungan ketika melihat bagas tengah duduk menatapnya
"kenalkan dia temanku,namanya bagas,yuk kenalan dulu kalian
"bagas 'sahut bagas menjabatkan tangannya sambil tersenyum tulus
"tasya 'balas tasya membalas senyuman bagas walau sedikit canggung
'cih dasar hana ini,gada capek capeknya apa ngenalin gua sama teman cowoknya 'gumam tasya
hana perlahan menjalankan aksinya,dia diam diam beralasan ada keperluan mendadak lalu meninggalkan tasya dan bagas berduaan di dalam kafe,ntah kenapa feelingnya tasya akan senang hati menerima bagas,memang menerima sebagai teman,tapi itu sudah cukup.
langkah awal kan memang sebagai teman dulu,kalau sudah nyaman baru kejenjang lebih lanjut....
"hana kamu mau kemana sih?,ada perlu apa emang?
"duhh gua gabisa lama lama,bos gua marah besar,ntar gua kena batunya lagi. yaudah bay
"cih,bukannya kemarin malam dia bilang hari ini gada urusan pekerjaan,huftttt
"maaf yah,kamu ga nyaman ya sama saya 'tanya bagas yang merasa tasya kurang nyaman
"e..eh n..ngga,duh mana ada
"yaudah kalau gitu bisa saya bicara formal dengan kamu?
"bi..bisa,gapapa kok hehe
"aku panggil kamu,siya
deg
tasya dibuat terkejut oleh bagas yang memanggilnya siya,itu merupakan nama panggilan sayang dari zidan kepada dirinya sewaktu dulu. tanpa sadar matanya mulai berkaca kaca,kenapa sesulit ini menghilangkan perasaan itu?,tuhann bukalah hatiku untuk seseorang,jangan biarkan aku menyimpan rasa ini terus terusan
"tasya,kamu kenapa?kenapa kamu nangis?,kamu gasuka yah aku panggil siya?yaudah aku minta maaf aku gapanggil kamu gitu lagi
"nggapapa,maaf udah bikin kamu salah paham gini ga,panggil siya aja,'jawab tasya
"oke,kita pesan makanan dulu,biar aku yang bayar
sepulangnya dari cafe Z.E,tasya berjalan gontai menuju pintu masuk rumahnya. besok dia harus pergi melamar kerja,jika seperti ini terus mau makan apa dia nanti
^Flashback Zidan dan Tasya On^
zidan juga tasya sudah berpacaran selama 2 tahun,sudah banyak waktu yang mereka habiskan bersama. pertemuan mereka juga berawal dari ibunya yang bekerja dirumah nyonya emerald dan tuan zofan eldiansyah yang tak lain adalah orang tua zidan
saat itu karna begitu bosan dirumah,tasya mencoba ikut bersama ibunya bekerja dirumah zidan,usianya dulu sekitaran 17 tahun. dia tidak tau jika dirumah majikan ibunya ada seorang pria berdarah dingin dan juga rupawan
"nak kamu yakin mau ikut ibu? "tanya bu dian
"iya bu,siya mau. lagian kalo tinggal dirumah terus gaenak,udah sepi ga ngapa ngapain lagi,mending bantu ibu
"duh anak gadis ibu ini,maaf karna ibu juga sudah egois meminta cerai sama bapakmu.
"apa?ibu ngomong apa tadi?,aku gamarah ko bu,aku ini belum sedewasa itu jadi tidak begitu mengerti soal pisah pisahan,tapi tasya yakin kalian berpisah karna ada masalah. itu sudah rencana tuhan,gabisa di bantah lagi "jawab tasya sembari memeluk ibunya erat
bu dian berpisah dengan pak bara 3 tahun lalu,menurut budian pernikahannya itu tidak sehat lagi. bara suaminya sering sekali pulang tengah malam tanpa alasan yang jelas,ditambah sikap bara yang semakin kasar membuat dian tidak betah berlama lama lagi
jika terus bersama bara habislah sudah hidupnya diinjak injak,tasya tidak keberatan soal itu.
dia adalah gadis kuat,gadis hebat yang selalu mendukung keputusan ibunya hingga akhir hayat di usianya yang menginjak 19 tahun bu dian mengehembuskan nafas terkahir
dirumah zidan tasya dibuat terkesimak,sangat besar dan mewah,itulah deskripsinya.
zidan memiliki 2 orang kakak laki laki dan perempuan,kakak pertamanya ialah zevano eldiansyah kedua zaratun eldiansyah. keduanya sudah menikah dan memiliki anak masing masing
zevano memiliki 2 orang anak perempuan juga laki laki bernama zilvana,zaskara. sementara zara memiliki satu orang anak laki laki bernama zico.
semuanya diberi nama dari huruf z,mereka berharap generasi z terus menjulang tinggi
zidan yang melihat kedatangan tasya merasa heran,apa benar dia pembantu baru dirumah ini.
setelah meneliti kurang lebih 2 jam an,dia tau status tasya ialah anak dari bi dian,sudah lama sekali rasanya dia tidak melihat gadis gadis yang berada didekatnya tersiksa
timbullah benak licik di kepala zidan untuk menjahili tasya,saat itu umur zidan 4 tahun lebih tua dari tasya. melihat tasya dengan tampang imut imut begitu makin terlihat menggemaskan saja.
"kauu 'panggil zidan kearah tasya
"saya tuan?
"ya kau,siapa lagi memang?
"baik tuan,saya kesana sekarang
"kau mau apa datang kerumahku?kurasa ibumu sudah cukup menjadi pelayan disini,kami tidak membutuhkan orang baru lagi
'apa sihh,siapa juga yang mau ngelayani lu,kalau bukan karna bosan mana mau gua kesini juga apalagi pas tau lu anak nya pak zofan dan nyonya emerald "batin tasya
"ambilkan aku jus jeruk
'haaa kenapa ga bilang waktu gua ada dibawah aja sih
"baik tuan saya ambilkan
3 menit kemudian
"apa ini,udah bikinnya lama,malah bawain saya sirup lagi
"teruss lu mau apa??udah deh cepat bilangnya gua capek 'tanpa sadar tasya mengucapkan hal barusan,spontan dia menutup mulut dengan kedua tangannya
"apa???kau berani bentak saya?
"maaf tuann,maafkan saya tuan,hukum saja saya,saya sangat bodoh dan saya menyesalinya
"zidan kamu apain lagi dia? "tanya zara marah,dia melihat tasya duduk memegangi kaki zidan,itu tidak menunjukkan sifat keluarga eldiansyah sama sekali
"oh kak zara disini,ngga kak ini dia tiba tiba kaya gitu
"dasar kamu ini,kamu pikir kaka percaya?,dik bangunlah jangan seperti itu
"eh iya nyonya,maaf nyonya tuan sekalian,saya permisi
setalah tasya pergi zara segera menasihati adiknya itu. dirinya dan seluruh keluarganya juga bingung kenapa zidan bisa bersikap sangat dingin ketika bersama seorang wanita,bahkan emerald saja kebingungan menghadapi zidan
dia sempat berpikir zidan belok,dalam artian dia menyukai sesama jenis. sudah dijodohkan dengan wanita cantikpun zidan tetap tidak melirik,emerald berharap suatu saat zidan dapat berubah...
makin hari zidan makin antusias mengusik tasya,kejadian mendebarkanpun lebih sering terjadi. contoh tasya yang hampir jantuh dan ditangkap oleh zidan,inilah yang membuahkan benih benih cinta
dari perasaan kesal berubah menjadi cinta,sesudah memendam rasa begitu lama,zidan memutuskan mengutarakan perasaannya. tidak perlu waktu lama membuat tasya menerima cintanya juga,ternyata tasya sama halnya dengan zidan
dia diam diam menyukai zidan juga,disitulah awal kisah mereka. menjalin cinta begitu romantis,2 tahun lebih mereka berpacaran setelah dirasa siap berlabu kejalur yang lebih serius,kejadian tragis menimpa keluarga zidan lebih tepatnya orangtua zidan
Zofan serta emerald dinyatakan meninggal dunia,akibat kecelakaan yang menimpa mereka. kecelakaan itu murni tanpa ada penyebab.
zidan dibuat terpukul mendengar hal itu,dia yang memiliki hati dulunya membeku sekarang telah menghangat akibat kehadiran tasya dalam hisupnya,tapi peristiwa orangtua membuat zidan kembali kesosoknya semula
bahkan lebih parah,dia menjadi kasar dan sering marah marah. dia sudah beberapa kali menyakiti tasya dan itu membuatnya bersedih saat sadar dari tindakannya,untuk menghindari ini semua zidan memutuskan pindah keluar negeri
dia bertujuan membangun perusahaannya sendiri,meninggalkan begitu banyak kenangan dinegara tempat kelahirannya.
begitupula hubungannya dengan tasya,menurutnya tasya adalah gadis istimewa dalam hidupnya
hingga sekarang dia tetap tidak bisa melupakan sosok tasya,berpisah dengan memendam kebencian bukanlah hal mudah,tasya mungkin sudah benci kepadanya berbeda oleh zidan,sampai kapanpun dia tidak pernah bisa melupakan tasya
kepergian zidan menjadi penyakit terdalam bagi tasya,apakah ada obatnya?,tentu tidak,tapi lambat laun tasya mulai mencoba melupakan kenangan pahit dan manis itu.
^Flashback zidan dan tasya off^
pagi menggantikan malam yang lelap,tasya sudah bersiap dengan pakaian kerjanya,dibaluti blazer putih polos,baju kaos putih rok hitam dan heels tinggi sedang senada dengan warna baju membuatnya makin terlihat begitu elegan.
dia siap mencalonkan dirinya kesuatu perusahaan,berbekal ilmu yang dibawa.setelah sempat berjuang kesana kemari mendaftarkan diri,dirinya diterima juga di perusahaan terbesar kota j,perusahaan E.L,nama el itu tidak asing menurutnya,eldiansyah?,haha mana mungkin,perusahaan keluarga eldiansyah kan berstatus Z.E
tidak mau berlama lama dalam khayalannya tasya memilih kembali melanjutkan pekerjaannya,dia hingga sekarang belum bertemu sang ceo perusahaan ini. kenapa sulit sekali mencari info tentang dirinya,malah jabatan itu kini dipegang oleh asistennya dion,tanpa sepengatahuan orang orang zidan memang telah merubah namanya dengan panggilan eldi,jika dulu orang orang mengenalnya sebagai zidan maka sekarang tidak lagi
"eh kalian tau gak,2 hari lagi tuan eldin ceo perusahaan ini kembali ke indonesia loh
"ha serius?tau dari mana lu
"hehe aku juga denger denger sih gatau juga bener apa ngga,hahaha
"ishh,dasar ya lu,udah gausah ngerumpi ntar aja kalau jam istirahat,ntar kedapatan sama pak dion bisa jadi masalah besar lagi
tasya tidak menghiraukan pembicaraan dari karyawan karyawan disampingnya,dia tetap sibuk berkutat didepan layar komputer.bersyukur aku bisa diterima kerja disini
*****
australia
"sir,what's wrong? 'sahut derren sopan,dia asisten sementara zidan yang akan berganti menjadi asisten david sepupu zidan,zidan meyerahkan perusahaannya itu kepada david,dia harus pulang ke indonesia mengambil ahli perusahaan E.L secapatnya
"bahasa saja derren,aku hanya ingin mengatakan ubah jadwal keberangkatanku menjadi besok
"baik tuan,tapi kenapa anda berubah pikiran?
"apa aku perlu menjawab pertanyaanmu itu? 'jawab zidan masih dengan tatapan dinginnya
"tidak tuan,maaf sudah bertanya,kalau begitu saya permisi
hahh....
zidan menghembuskan nafasnya kasar
"tasya...,tidak bisakah kau hilang dari pikiranku?,aku merindukanmu,aku sangat merindukannmu,bagaimana keadaanmu sekarang?kau,apakah kau sudah makan?apa kau sudah punya kekasih
zidan terus menerus memikirkan tasya,di australia sangatlah banyak gadis cantik mendekati dirinya tapi tetap saja aku tidak bisa membalas perasaan mereka. aku ingin menghilangkan nama tasya dihatiku tapi kenapa????kenapa sesulit ini????
disamping itu,sekarang sudah jam istirahat,dion menghamipiri tasya dan mengajaknya makan bersama. tasya cukup kaget mendapatkan tawaran dari dion,pasalnya dion termaksud orang tertinggi di perusahaan ini,dia yang tidak ada apa apanya masa harus berpergian dengan orang seperti dia
"kamu mau makan apa sya? 'tanya dion
"terserah tuan saja,saya cuma mengikut
"panggil dion dong,gimana kalau soto ayam?
"ehh,i..iya di..dion,hmm boleh juga deh
dion dan tasya pergi kewarung terdekat yang berada di depan perusahaan ini,warung itu sangatlah bersih dan higenis. biasanya orang orang kaya pasti bakal pergi ke restoran dibandingkan warung warung kecil,tapi berbeda halnya dengan dion,dion kelihatannya rendah hati sekali
"kamu udah punya pacar?
"belum tuan eh maksud saya dion
"kenapa?kamu cantik loh
tasya tersipu malu,wajahnya bersemu merah,tasya kembali membalas penuturan dion
"makasih dion,tapi ya gitulah...,aku belum bisa buka hati
"kamu pernah pacaran ya sebelumnya?
"iya.... 'wajah tasya menjadi murung
i
"maaf,pertanyaan saya pasti salah ya tadi,maaf yah 'dion tulus meminta maaf dan memegang tangan tasya
"nggapapa dion,yuk kita lanjut makan 'balas tasya mencoba tersenyum
1 hari berlalu,hari ini merupakan kepulangan zidan ke indonesia. walaupun sempat pulang ke indonesia beberapa bulan yang lalu tapi itu tidak cukup mengobati rasa rindunya dengan negaranya tercinta
jika kalian berpikir zidan masih menutup dirinya untuk berdekatan dengan wanita lain kalian sudah salah,zidan beberapa kali mengencani banyak wanita tapi tak satupun ada yang berhasil membuatnya nyaman
perasaan ini ntah kenapa sulit sekali berganti,sekeras apapun usahanya untuk melupakan matang matang tasya tetap tidak bisa juga, "kenapa aku sebodohh inii,aku mencintainya kenapa aku meninggalkannya.
derren kasihan melihat tuannya itu,dia tau apa yang dialami zidan dan keluarganya. derren sudah hampir pasrah,tapi dia tetap bersikukuh mencarikan gadis pengganti tasya untuk zidan,jika begitu terus mau sampai kapan dia bersedih?
sekitar 7jam an perjalanan tibalah mereka ditanah kelahiran,zidan menarik nafasnya dalam dalam,dipandangi lingkungan sekeliling,sedikit berbeda waktu kedatangannya dulu.
zidan beranjakkan kaki memasuki mobil dan menuju mansion miliknya,dia akan kembali keperusahaan besok pagi,karna hari ini adalah hari yang begitu melelahkan tidak heran zidan yang baru tiba di jakarta langsung berhamburan kekasur empuknya
diperusahaan semua orang tampak histeris,mereka baru saja mendapatkan kabar jika tuan zidan sudah pulang di indonesia. ada yang penasaran dan ada yang terlihat gugup,mereka berharap saat datang nanti tuan zidan akan menampilkan wajahnya,karna selama ini zidan selalu menggunakan masker kemanapun dia pergi
tasya hanya diam saja tidak menggubris sedikitpun,baginya tidak ada gunanya juga dia mencari tau. kalaupun tau tetap sama saja,tidak ada yang berbeda 'pikir tasya tersenyum geli melihat teman karyawan lainnya
saat jam pulang pun tiba dion terus saja mendekati tasya,bahkan menawarkannya tumpangan. dia jujur ingin sekali menolak tawaran dion karna para pekerja diperusahaan menatapnya dingin,tapi rasa tidak enak selalu meliputi tubuhnya,dia tidak sanggup menolak permintaan atasannya
"kamu ga risih kan saya antar pulang 'tanya dion
"aduh mana mungkin aku risih,yang ada tuh kamu yang pengen saya tanyain,kamu kan atasanku masa anterin pulang anak baru gada apa apanya kaya aku sih hahaha
"siapa bilang kamu gada apa apanya?
"maksud kamu?
"maksud aku kamu tuh karyawan hebat
"ma..makasih
dirumah tasya yang baru selesai dari mandinya duduk dikursi sofa menyalakan tv,dia mendapati banyak sekali berita kepulangan tuan eldin,tasya mencari cari siaran bagus lainnya hingga tanpa sadar dirinya tertidur dikursi sofa dengan tv menyala
hana yang baru pulang dari kerja mendapati tasya tertidur didepan tv,dia tersenyum lembut lalu membangunkan tasya pelan pelan.
"syaa bangun,kita makan dulu
"enghhh
"udah ntar aja tidurnya,gua tau lu belum makan kan dari tadi
"hana?,hmmm yaudah aku ikut makan aja
hana menuangkan pangsit dan bakso goreng yang ditaburi bumbu pedas di piring,mereka menikmati santapan itu lahap. "sudah lama sekali ngga makan ini,sya gimana kerjaan lu?
"baik baik aja,atasanku juga orangnya baik
"ciee,eh ngomong ngomong gimana sama bagas?
"aku gabisa buka hati buat bagas na,gua gamau nyakitin dia,soalnya gua tau dia suka sama gua
"iya sih,tapi apapun keputusan lu gua ngedukung aja,eh lu udah taukan ceo diperusahaan lu kerja udah pulang?
"iya...,kenapasih kalo dia udah pulang?ko semua orang pada antusias gitu yah
"wajarlah antusias,orang dia ceo paling berpengaruh didunia perbisnisan,lu sih kudet banget,alias kurang update,makanya cari tau tuh soal eldin,gua aja yang ga kerja sekantoran ama lu bisa tau soal dia 'ejek hana
"idih,serahh
karna adanya hana dirumah ini suasana jadi begitu rame,hana yang pandai berbaur membuat tasya geleng geleng kepala,dia bersyukur memiliki hana didekatnya,yang selalu ada disaat dia senang maupun susah "aku menyayangimu hana 'batin tasya
*****
hari yang ditunggu tunggu semua orangpun datang,mereka pagi pagi sekali hingga pukul 8 menunggu kedatangan tuannya,semua karyawan berkumpul diluar dan didalam ruangan dengan rapi,tasya yang berada di divisi keuangan di perintahkan berdiri disamping pintu masuk bersama rekan kerjanya yang lain
dia ditempatkan disitu karna wajah dan perawakannya yang sangat ayu anggun dan memesona,begitu juga dengan teman lelaki disampingnya,mereka memiliki visual sangat menonjol dibandingkan yang lainnya
tasya hanya mengikut saja,dia terlihat acuh tapi memang sedikit berdebar,semoga dia tidak berbuat kesalahan nanti....
sebuah mobil mercedes maybach berwarna hitam berhenti tepat didepan mereka,rasa gugup yang didapat semakin kuat saja,tasya masih terus acuh,dia tidak merasa ada yang istimewa dari ini semua, "cuma lihat ceo doang kan?aneh banget kenapa mereka kaya kedatangan presiden negara lain sih? 'batin tasya
bodyguard berpakaian jas hitam turun dari depan mobil dan membukakan pintu pada bagian belakang mobil itu,semua orang tambah dibuat deg degan,ada yang memperbaiki makeup bahkan ada yang memeriksa pakaiannya kembali
ketika mobil dibuka.....
deg
semua orang langsung terpanah terhadap sosok pria berwajah tampan,berbadan atletis dengan jas yang terbalut rapi ditubuhnya,sentuhan kaca mata hitam semakin membuat pria itu menampilkan aura luar biasa
tidak ada dari mereka yang menoleh sedikitpun,bahkan mengedipkan mata enggan mereka lakukan,sosok yang selama ini tidak mereka ketahui kini sudah berdiri dengan wajah yang diperlihatkan membuat seluruh gadis meleleh olehnya
tasya merasa sosok didepannya itu tidak begitu asing,dan ketika zidan membuka kacamatanya
jderrr
seperti sebuah kilatan kecil baru menyambar dirinya,dia adalah zidan,zidanlah ceo diperusahaan ini,kaki tasya terasa lemas melihat kekasihnya dulu yang sudah lama tak bersamanya
tasya mencoba menegapkan badannya walau sekarang dia hampir jatuh tersungkur,segala upaya dia kerahkan agar bibirnya mau bekerja sama tuk memberikan senyuman terindah,biar bagaimanapun zidan dan dirinya tinggal kenangan sekarang
tidak ada lagi yang bisa diubah,tasya juga yakin zidan sudah punya kekasih sekarang,bahkan mungkin.... 'istri
saat zidan turun dari mobil,zidan tetap pada ekspresi datar dan dinginnya,dia sudah menduga akan banyak orang yang menyambut dirinya,padahal zidan tidak suka dengan perkumpulan bodoh begitu
dia melihat wajah wajah baru diperusahaannya,sedikit ada kelegaan juga mempercayakan perusahaan miliknya itu kepada dion,dion berdiri membungkukkan badan dihadapan zidan,ketika membuka kacamatanya dia belum menyadari kalau ada wanita yang dulu pernah mengisi hari harinya
wanita yang sangat dirindukannya hingga sekarang dan....
pandangan mata zidan langsung tertuju kepada tasya,tasya melihat canggung kearah zidan.
mereka saling berhadapan dan memakan waktu beberapa saat sampai orang orangpun merasa aneh dengan sikap keduanya
zidan ingin sekali memeluk tasya kuat kuat,dia tidak ingin melepaskan tasya lagi....,sudah cukup penderitaan ini kutahan sendirian
tasya memalingkan wajahnya sedikit,dia tidak sanggup menatap wajah zidan,rindu memang tapi hatinya masih terasa sakit,
kenapa tuhan mempertemukan kami lagi?,apakah tuhan benar benar ingin membuat rasa sakit ini semakin perih? "tanya sia dalam hatinya,dia menggigit kecil bibir bawahnya
dion yang memperhatikan zidan menepuk pelan pundak zidan,zidan tersadar dari situasinya sekarang,buru buru dia beranjak dari situ menuju keruang kerjanya
semua karyawanpun diperintahkan bubar,kembali kepekerjaan masing masing. mereka langsung menghampiri tasya dan menanyainya dengan berbagai macam pertanyaan terkait zidan tadi,derren yang melihat itu langsung mendekati tasya dan menghadang para orang orang untuk mengkerumuninya
"kalian kembalilah kepekerjaan kalian,atau keluar dari sini sekarang juga 'ujar derren yang membuat semuanya berhamburan masuk kedalam ruangan masing masing
tasya tertunduk lemas,badannya menjadi kaku
"permisi nona?anda benar yang namanya tasya?
tasya menolehkan kepalanya,lalu berkata iya sambil tersenyum
derren membalas senyuman tasya yang manis itu, "pantas saja zidan tidak bisa melupakan tasya dalam hidupnya,tasya cantik dan manis sekali,kalau bukan karna zidan juga aku pasti langsung mengejarnya 'batin derren
"perkenalkan saya derren asisten sementara tuan zidan,senang bertemu denganmu
"iya senang bertemu dengan anda juga,kalau begitu saya permisi melakukan pekerjaan
derren mengangguk setuju
didalam ruangan kerja,zidan melemparkan barang yang ada dimejanya,dion heran kenapa bisa tuannya itu marah seperti ini?,dia memberanikan diri bertanya ke zidan
"tu..tuan,ada apa?
zidan tidak menggubris,dia mengarahkan kepalanya keatas dan memejamkan mata
"kenapa kau muncul lagi,kenapa tasya?,karna kau sudah muncul aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi 'batin zidan
"dion,suruh karyawan baru itu menghadapku sekarang
"ta..tapi siapa tuan,belakangan ini ada banyak karyawan baru?
"gadis yang tadi berdiri didepan pintu,suruh dia menghadapku sekarang,jangan beritahu aku yang memanggilnya
dion mengikuti perintah tuannya,diotaknya sudah ada beribu ribu pertanyaan,hingga jawaban dari pertanyaannya itu mulai terjawab
"apa dia orang yang zidan maksud?tasya?apa dia mantan kekasih tuan zidan?...
dion melihat tasya didepan komputernya dan seakan pandangannya tidak fokus,dion menghampiri tasya dan berkata jika dirinya dipanggil menghadap tuan derren
tasya tidak bergeming,dia hanya mengikuti langkah dion dibelakangnya,membawanya keruangan yang berada dilantai paling atas. pandangannya tetap tidak fokus,dia masih memikirkan soal kejadian tadi,bagaimana dia harus bekerja diperusahaan ini jika zidan berada ditempat yang sama dengannya
dion mempersilahkan tasya masuk keruangan itu,sementara dion kembali turun meninggalkan mereka berdua didalam
tasya yang tidak menyadari itu,masuk kedalam ruangan dengan wajah ditundukkan,dia tidak tau jika zidan sudah duduk didepan menatap dirinya lekat lekat
"lama tidak bertemu,siya....
tasya spontan mengangkat kepalanya,melihat kearah orang yang baru saja menyapanya itu.
deg
deg
deg
"kemarilah duduk dihadapanku 'zidan menjentikkan tangannya dan menunjuk kursi didepan mejanya
"ba..baik tuan
zidan tidak berbicara sedikitpun,dia terus saja melihat kearah gadis yang semakin lama ditinggal semakin menunjukkan kecantikan dewinya.
tasya yang merasa ditatap berdebar kencang,rasanya jantungnya sudah hampir lompat dari tempatnya sekarang
"tu..tuan,maaf ada perlu apa?
"panggil zidan saja
"ta..tapi kau atasanku,aku tidak mungkin memanggil anda seperti itu
"aku yang menyuruhmu
kembali suasan menjadi hening
"sekarang kau sekretaris perusahaan ini
"ha?'tasya melongo tak percaya
"kenapa?apa kurang?apa kau menginginkan yang lebih?
"ti..tidak tuan ma..maksud saya zidan,saya berterimakasih banyak kepada anda
tasya yang beranjak dari tempat duduk dan hendak keluar meninggalkan ruangan ditahan oleh suara zidan
"kenapa kau pergi?aku belum menyuruhmu pergi,temani aku sebentar
"tasya kembali menarik kursinya tapi lagi lagi zidan menghalangi tasya
"duduk disini,'zidan menunjukkan tempat tasya duduk,anehnya dia menunjukkan dengan menggerakkan kepalanya dan diarahkan kepahanya
tasya menelan salivanya,dia bingung dengan perkataan zidan dan gerakan kepalanya itu,tidak mungkin dia harus duduk dipangkuan zidan
sekarang dia hanya memakai rok ketat pendek diatas paha,memamerkan pahanya yang putih mulus,baju yang dikenakan berawarna putih dengan bahan tipis,lekukan tubuhnya terbentuk sempurna,dan diluarnya tasya memakai blazzer berwarna peanut
"ma..maksud anda? 'tanya tasya gugup
zidan menepuk nepuk pahanya,tasya menolak permintaan zidan,karna itu sudah berlebihan menurutnya
"ma..maaf tuan,ti..tidakkah i..ini berlebihan? 'tanya tasya terbata bata
"kesini atau kau kukeluarkan dari perusahaan sekarang juga?kau taukan resiko dari keluar dari perusahaan ini?kau akan dicap hitam dan tak dapat memasuki perusahaan manapun lagi
glek,tasya terpaksa mengikuti permintaan zidan,dia kembali mengingat ingat kejadian masa lalu,masa masa dimana mereka menjalin kasih yang begitu bahagia
tasya sekarang sudah berada dipangkuan zidan,zidan menatap tasya intens,begitupun sebaliknya. zidan mendekatkan wajahnya dan mencium tasya lembut
tasya yang tidak menyangka jika zidan akan melakukan hal itu langsung memberontak,zidan tidak peduli dengan pemberontakan tasya,dia sudah sangat rindu,kerinduannya tidak bisa dinetralisirkan lagi
darahnya berdesir hebat,wangi dari tasya meliarkan pikirannya,sekarang juniornya sudah menegang,sudah lama sekali dia tidak merasakan bibir manis dari tasya
tasya menutup bibirnya rapat rapat,tapi pertahanannya lumpuh,zidan berhasil mencuri celah ketika tasya membuka bibirnya sedikit,dia langsung menelusuri rongga mulut tasya,tasya tidak bisa berbuat apa apa,tubuhnya ditahan oleh zidan,dia sudah terperangkap sekarang
*Adegan 21+,mohon kebijakannya*
ciuman yang tadinya lembut berubah menjadi panas,tasya merasakan ada tonjolan keras di bagian bawah vag*na nya,dia semakin meronta ronta ingin segera melarikan diri
hawa nafsu telah dikuasai zidan sekarang,dia tidak bisa berpikiran jernih lagi,sebagai seorang pria zidan sudah terangsang dengan tubuh tasya,gadis yang sangat dicintainya dari dulu sekarang sampai nanti
zidan memberikan celah untuk tasya bernafas,zidan menggoyang goyangkan pahanya membuat juniornya semakin memberontak,tasya merasakan sensasi aneh dari kepemilikannya,terasa nyeri sedikit
zidan yang sudah tak kuasa menahan diri langsung menaikkan rok milik tasya membuka dalamannya dan memasukkan jarinya kedalam kepemilikan tasya
tasya menahan desahannya kuat kuat,dia memukul mukul belakang zidan kuat kuat tapi tidak ada balasan dari zidan,zidan megambil remot kontrol dan segera mengunci pintu ruangan tempat mereka berada
zidan tidak bisa menahannya lagi,dia langsung melepaskan celananya sementara tangannya sibuk membuka buka pengait bra milik tasya,tersembullah buah dada besar dari tasya
zidan menatap pemandangan indah itu dengan nalar,dia mencium me**mat pegunungan kembar milik tasya dengan lembut,meninggalkan tanda merah kepemilikannya sekarang
tanpa aba aba zidan langsung mendorong tubuh tasya ke sofa,meletakkan kakinya kesela sela kaki tasya mau tidak mau kaki tasya yang ditutup rapat kini terbuka lebar
tasya meminta belas kasihan zidan,tapi zidan tidak mengindahkan perkataan tasya,dia tetap melanjutkan aksinya. juniornya sudah sangat menegang membutuhkan pelandasan
jlebb
kepemilikannya akhirya bersatu dengan tubuh tasya,tasya yang sudah mencoba tidak mengeluarkan suara tapi karna rasa sakit yang dirasakan akhirnya membuka suara juga
"ahhh,desahan yang dikeluarkan tasya dan zidan menggelama didalam ruangan
tasya hanya bisa menangis sesenggukan,habis sudah keperawanannya direnggut oleh sang mantan kekasih dimasa lalu,setelah mendengar desahan tasya zidan semakin bersemangat melancarkan aksinya
dia menuntun tasya lembut untuk mengikuti arahannya,berbagai macam posisi zidan lakukan dengan tasya,dia begitu menikmati percintaan ini,walaupun karna paksaannya tetap saja zidan sudah lama menanti natikan saat itu
punya tasya yang masih sempit menambahkan gairah kepriaannya,dia bersyukur karna hingga sekarang tasya dapat menjaga harta miliknya dengan sangat baik
sudah sejam lebih mereka melakukan percintaan itu,tapi tidak ada tanda tanda dari zidan akan mengeluarkan juniornya dari milik tasya,tasya akhirnya berbicara,tenaganya sudah lemas sementara zidan masih bermain main disana
"zi..zidan,a..aku
"sabar sayang,sedikit lagi
zidan mengencangkan dorongannya membuat tasya mendesah kuat,junior zidan yang berukuran panjang dan besar begitu menyakitkan,dia merasakan sensasi luar biasa tiada tanding,dan akhh
tubuh zidan dan tasya bergetar hebat,cairannya kini sudah tersalurkan ditubuh tasya,lava putih menyembur didaerah tasya dan sekitaran paha,zidan mencium dan mengecup bibir tasya perlahan
"keluarkan zidan 'perintah tasya ketika junior zidan dirasa belum keluar juga
"baiklah
zidan melepaskan kepemilikannya dari milik tasya,dia tersenyum dan merebahkan tubuhnya disamping tasya
tasya terus menangis,kenapa harus dengan cara seperti ini zidann,bagaimana kalau kau hanya mencari keuntungan denganku 'batin tasya
"terimakasih sayang 'bisik zidan ditelinga tasya
tasya merasakan nyeri hebat pada bagian intimnya,sekarang sudah habis harta berharga miliknya....,'bagaimana nasibku sekarang
tasya langsung berdiri dari posisinya,tapi rasa nyeri begitu terasa di area kewanitaannya,zidan yang melihat itu tersenyum puas,dia sebenarnya masih belum puas melakukan itu,tapi jika dilanjutkan bisa bisa tasya sudah pingsan
"kau sudah menjadi milikku seutuhnya sekarang,aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi,jangan coba coba lari dariku 'gumam zidan ketika melihat tasya melangkahkan kakinya menuju kamar mandi
tasya menatap dirinya yang menyedihkan dikaca besar kamar mandi itu,dia menangis tersedu sedu disana,bagaimana bisa pria yang dibenci sekaligus dirindukannya itu malah melakukan hal seperti ini kepadanya
dia kembali merapikan pakaiannya berusaha berjalan sebaik mungkin,"zidan menghampiri tasya dikamar mandi yang sudah berpakaian didalam,juniornya kembali menegang,tasya langsung menampar pipi zidan dengan kuat
"kauu,kau sebenarnya kenapa sih zidan? hahh??,kau sudah merenggut kesucianku sekarang,sekarang apa lagi... hiks hiks tasya tak dapat menahan tangisnya dia tidak melanjutkan perkataannya tadi
"maaf sayang,aku merindukanmu aku men..
perkataan zidan dipotong oleh tasya
"ini terakhir kalinya kita bertemu,aku keluar dari perusahaan ini,mau bagaimanapun rasa kesalnya terhadap zidan tidak dapat berkurang
"siya,maafkan aku,aku tidak akan membiarkanmu keluar,kau taukan kalau kau keluar dari perusahaan ini maka kau harus membayar denda besar,aku tidak membiarkanmu pergi lagi
"sudahlah,percuma bicara denganmu,aku mohon jangan pernah cari aku lagi,aku sudah tidak mencintaimu
"tasyaa,aku mencintaimu,aku takkan melepaskanmu lagi
tasya tidak mengindahkan perkataan zidan,dia berlalu keluar dari ruangan zidan namun zidan kembali menahannya
"zidan lepasin aku,aku mohon beri aku kesempatan untuk berpikir,jangan paksa aku lagi,dan sudahlah kita tidak usah bertemu lagi,aku membencimu...
zidan merasa terpukul mendengar penuturan dari tasya,dia mematung menatap kepergian tasya.
zidan terduduk lemas,dia merutuki kebodohannya karna tidak dapat mengontrol nafsunya itu,"bodoh kau zidan bodoh,dasar bodoh
zidan mulai belajar melepaskan kepergian tasya,walau hari harinya dilanda kemurungan tapi dia bisa apa,dia selalu mendapat kabar dari anak buahnya bahwa tasya baik baik saja dan sekarang dia mendirikan restoran kecil sendiri didepan kampus
2 bulan pun berlalu
tasya merasakan gejolak aneh ditubuhnya,sejak kemarin dia terus saja mual mual tanpa alasan yang jelas,tasya mulai menghitung kapan terakhir kali dia menstruasi,dan....
degh
tasya kehilangan keseimbangannya,kakinya seakan lumpuh,dia bersandar ditembok memegangi perutnya yang masih rata,kini dirahimnya telah dititipkan roh manusia,dia benar benar bingung harus melakukan apa
karna merasa kurang percaya jika hanya menebak nebak saja,tasya memutuskan pergi berkunjung kedokter spesialis kandungan,sama seperti perkiraannya dokter itu mengucapkan selamat pada tasya karna sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ibu
tanpa sepengetahuan tasya dibelakang diam diam ada orang suruhan zidan yang ditugaskan selalu menjaganya,zidan tidak bisa tenang memikirkan tasya,ditambah jika mengingat ngingat kejadian dimana dia telah merembut kesucian tasya
zidan dikabari oleh anak suruhannya jika tasya baru saja keluar dari rumah sakit,sontak kabar itu membuat zidan panik sendiri,"kenapa tasya kerumah sakit?apa dia sakit?sakit apa?,arghhh bodoh kau zidan,bodoh!! teriak zidan diruangannya
sementara tasya dilema akan pilihannya,jika dia menggugurkan kandungannya maka sama saja dia membunuh seseorang,apalagi itu adalah anaknya,calon buah hatinya sendiri.
tasya kemudian menelphone hana untuk memintanya segera pulang,tidak berlangsung lama hanapun pulang dengan beroleh olehkan salad buah dan kentang balado
"ada apa sya?,tumben nyuruh aku cepat pulang?
"hana....
"hmmm
"aku.....
"ishh kamu bicaranya jangan potong potong gitu dong
"aku hamil han
uhuk...uhukk..uhuk,hana menyemburkan minumannya kearah samping
"a..apa?ka..kamu hamil?kamu udah buka gawang ternyata,sejak kapan?kenapa gapernah cerita sama aku
"aku malu han
"kenapa harus malu?aku ini sahabat kamu,aku berhak tau apa yang terjadi sama kamu,kamu boleh cerita apaaaa aja ke aku,paham?
"iya han,jadi gimana sekarang?apa aku gugurin aja?
"whatt,duh tasya plislah jangan bikin gua emosi,gua gabakal biarin kalo lu sampai ngegugurin kandungan lu itu,aku bakal bantu kamu ngalamin masa masa sulit itu,kamu tenang aja
"kamu yakin han?
"yakin lah,percaya deh anak itu pemberian terbaik dari tuhan untuk kita,banyak orang diluar sana yang belum bisa hamil jadi sekarang kamu harus bersyukur
"lagian siapa sih pria brengsek itu,udah nyoblosin anak orang tapi ga bertanggung jawab lagi,dasar laki laki murahan
"ntahlah,maafkan aku han,aku belum bisa ngasih tau kamu kalau itu adalah zidan 'batin tasya
seminggu berlalu,ketika dirinya pergi berbelanja kebutuhan rumah dia merasa seseorang mengikuti nya dari tadi,dan ketika berbalik benar saja,orang dengan perawakan tinggi dan rambut gundul itu terus terusan mengintainya sejak kemarin
awalnya tasya berpikir mungkin hanya perasaannya saja tapi ternyata tidak,orang itu memang benar benar mengikutinya sejak kemarin bahkan tanpa disadari sejak saat dia menolak zidan
"permisi,anda kenapa mengikuti saya terus?
orang yang ditanya malah diam tidak berkutip dan memutuskan langkahnya berbalik dan menuju mobil
"hey anda mau kemana,anda belum jawab pertanyaan saya loh
".....
"kamu orang suruhan zidan kan?
".....
"tidak perlu ditutup tutupi lagi,aku sudah tahu,bilang padanya tidak usah mengintaiku lagi,tidak usah!!dan jangan pernah lagi
tasya berbalik dengan raut wajah kecewa,dia menangis dibalik pintu. "zidan kenapa kau selalu memberiku luka,dulu kau pergi meninggalkanku dengan begitu banyak penderitaan,sekarang kau datang menyambutku seperti ini?kenapa zidan?kau tega memperk*saku padahal kita belum sah menjadi suami istri
zidan yang mendapat laporan dari anak buahnya merasa marah,dia tidak tau harus berbuat apalagi untuk membuat tasya kembali bersamanya....
lama tasya menghadapi hari harinya,kini perutnya sudah membesar,usia kandungannya 8 bulan stengah yang artinya sebentar lagi sebentar lagi anaknya akan lahir kedunia,berat memang hamil tidak didampingi orang terkasih,terlebih ayah dari anak dikandungnya
tapi apalah sudah,keegoisan diri tasya membuatnya justru harus menanggung beban sendiri untung saja masih ada hana disampingnya jika tidak mungkin janinnya akan dia gugurkan kala itu
hari yang ditunggu tunggu kini sudah tiba,tasya dilarikan kerumah sakit untuk melakukan proses persalinan
"tarik napas,yah keluarkan,dorong bu
"akhhh
"dorong terus bu,ayo bu,ibu pasti bisa
"akhhh
hana yang berdiri diluar semakin menegang,dia sebenarnya ingin masuk kedalam tapi dirinya merasa takut,akhirnya hana memilih menunggu diluar saja tanpa mendampingi tasya didalam
oekk....oekk....oekk
tangisan bayi memecahkan ketegangan yang melanda,tasya menangis haru,dia bisa melihat wajah anaknya yang putih bersih
"alhamdulillah anaknya sehat kelaminnya laki laki,sekarang siapa yang akan mengazani anak ini? 'tanya bidan itu
"tasya terdiam,begitupun dengan hana,mereka bingung harus menjawab apa
tiba tiba suara pria terdengar diluar
degh
alangkah terkejutnya tasya ketika melihat zidan dengan peluh didahinya kini tengah berdiri menatap kearah tasya dan bayinya bergantian
"saya yang akan megazandni nya
tasya berusaha menahan airmatanya,beribu ribu pertanyaan mulai muncul dipikirannya
setelah selesai,bayi tasya dibawa keruangan khusus.kini tersisa tasya dan zidan didalam ruangan,hana memilih pergi karna hatinya mengatakan zidanlah ayah dari anak tasya,dia awalnya begitu terkejut tapi benar inilah yang dinamakan jodoh
zidan menatap wajah sia dengan lembut,tatapannya mengisyaratkan banyak ucapan terimakasih disana.
tasya membuang wajahnya,dirinya tidak mampu membalas tatapan zidan
"kamu paati penasarankan kenapa aku bisa ada disini?itu karna aku mengkhawatirkanmu,ntah kenapa perasaanku tiba tiba saja gelisah,tanpa memikirkan perkataanmu dulu yang melarangku mengintaimu lagi,aku secepatnya menghubungi salah satu anak buahku untuk mencari keberadaanmu,tidak butuh waktu lama mereka berhasil menemukan kamu,dan mereka melihat kamu dalam kondisi hamil,aku yakin itu anakku kan?,kenapa kamu menyembunyikan ini siya?
tasya masih enggan menjawab
"siya lihat wajahku,terimakasih sudah melahirkan anakku didunia ini,aku sangat menyesal tidak menemanimu saat kamu hamil,sebagai gantiny,aku akan bertanggung jawab membahagiakanmu dan anak anak kita nanti
"anak anak?
"ya anak anak kita,aku ingin meminta 5 orang anak kepadamu
tasya mencoba menyembunyikan air matanya
"bagaimana jika aku bilang itu bukan anakmu,setelah kejadian waktu itu aku tidur denga n pria lain lagi
perkataan tasya menampar hati zidan,dia melap air matanya dan menggenggam tangan tasya kuat
"maka aku akan membunuh orang yang telah menyentuhmu,tidak ada yang boleh menyentuhmu selain aku,dan walaupun kamu mengatakan anak itu adalah anak dari pria lain,aku tidak akan melepaskanmu
"kau milikku tasya,kita memang belum menikah tapi adanya anak kita didunia menjadikan hubungan kita menjadi jelas
"aku akan menamainya zaki eldiansyah
zidan bangkit berdiri dan mencium kening dan bibir tasya bergantian,zidan bahagia sekali rasanya,tidak ada lagi alasan tasya untuk menjauh darinya,lahirnya zaki adalah suatu kebahagiaan yang sesungguhnya
tasya yang perlahan luluh mulai menerima zidan kembali,mereka menjalani hidup dengan keluarga kecil mereka dengan begitu bahagia
setelah menikahpun mereka memutuskan tinggal dirumah zidan yang sudah dibangunnya,setelah zaki beranjak umur 3 tahun zidan mulai meminta anak kedua mereka,hubungan keluarga itu semakin membaik
hana kini sudah mendapatkan suami dan dalam hitungan hari lagi mereka akan menikah,permasalahan yang terjadi disetiap keluarga masing masing dari pihak zidan maupun tasya akhirnya meredup
"sayang aku minta jatah ya,udah gatahan nih 'ujar zidan menggoyang goyangkan pahanya ketika tasya berada dipangkuannya
tasya yang menyadari ada benda keras dan tegak mengenai bagian intimnya menembus rok yang dikenakan segera mungkin berdiri tapi zidan menahannya untuk bangkit
tasya memberontak dengan alasan zaki harus ditemani padahal zaki sendiri belum tidur,tasya yang merasakan dorongan dari junior zidan semakin meronta ronta ingin diberikan pelampiasan semakin risih,apalagi zidan tidak mengenakan pengaman kali ini,dia tidak mau hamil dulu
"ahh 'tasya mengeluarkan desahannya yang membuat zidan semakin menggelora,namun tasya tetap bersikokoh tidak mau melakukannya dulu,jujur tasya masih sedikit pusing
"aku mau tidur zidan,tolong jangan minta dulu
zidan nampak frustasi,masa iya dia bermain solo padahal sudah punya istri yang bisa dijadikan pelepasan,selama ini dia selalu mengenakan pengaman ketika bercinta dengan tasya karna tasyalah yang memintanya,bahkan dia pernah diam diam melepaskan pengamannya tapi diketahui oleh tasya
badan tasya yang bak gitar spanyol semakin menambah hasrat menggodah zidan untuk bermain main dengannya,zidan menghampiri tasya yang sudah tidur diatas kasur
zidan melepaskan pakaiannya dan menyisakan celana boxer saja,tasya yang melihat itu menggeleng gelengkan kepala,tubuhnya sebenarnya ingin mendapatkan jamaah dari pria itu namun tasya masih merasa pusing,apalagi jam main zidan tidak tanggung tanggung bisa sampai berjam jam
tasya membuka roknya dan mengenakan celana short pendek saja didalam,zidan yang sudah tidak tahan lagi menekankan juniornya pada tasya dalam keadaan berbaring kearah samping
tasya membiarkan zidan melakukan sesuatu padanya sesuka hati,asal jangan mengajaknya bermain dulu,beberapa waktu berlangsung tasya sudah tidak tahan lagi,dia menolehkan pandangannya dan melihat zidan disamping menutup mata tapi juniornya masih dieratkan menempel dibelakangnya bahkan sesekali menyentuh miliknya
tasya tidak mengerti kenapa milik pria itu begitu besar dan panjang,dia bahkan sampai menahan sakit walau sudah berapa kali melakukannya,karna tidak tahan lagi dirinya terus mendapat usikan
tasya berinisiatif memegang junior zidan untuk dipindahkan,karna tasya sudah menyuruh zidan untuk berhenti tapi laki laki itu tidak mau mendengarkan permintaan tasya
dalam satu kali hentakan,tasya memegang benda itu dengan kuat dan memindahkannya kearah samping,bukannya malah membaik zidan segera membuka matanya dan melihat tasya memegang kepunyaannya sekarang
tasya segera melepaskan itu ketika sadar zidan telah bangun,tasya menggigit bibir bawahnya dan segera baring menyelimuti dirinya menggunakan selimut sampai kebagian leher
zidan meliat juniornya sudah menegang sekarang,mendapatkan sentuhan dari tasya semakin membuat jiwa kejantanan zidan terbangun,zidan melangkahkan tubuhnya diatas tasya
dia sudah tidak tahan lagi,juniornya sudah meronta ronta sekarang ingin segera mendapatkan tempat,karna tidak mau bermain sendiri zidan memaksa tasya melakukannya
tasya berusaha menahan hasrat zidan tapi zidan tidak mendengarkan kata kata zidan lagi,saat tasya hendak turun karna dirinya tidak mau melakukan percintaan dulu dengan zidan
zidan malah menariknya,alhasil tubuhnya sekarang membelakangi zidan dan posisi bokongnya berada tepat didepan zidan,zidan segera menancapkan gas dan tanpa perlu berlama lama dalam satu kali hentakan zidan memasukkan juniornya pada milik tasya
dan membuat tasya mengeluarkan desahan desahan nikmat,
"ahh..ahh 'tasya dan zidan sama sama mendesah
"ahh,zi..zidan kamu ke..kenapa gapakai pengaman? 'tanya tasya berusaha menahan rasa gesekan di vag*nanya
"aku ini suamimu sayang,aku berhak meminta hakku,aku sudah cukup bersabar selama ini jadi ikuti permainanku sekarang
zidan melakukannya sampai 2 jam lebih dengan gaya yang berganti ganti,tasya yang tidak sanggup lagi meminta zidan segera melepaskannya,tersemburlah lava putih yang sangat banyak hingga menenai paha mulus tasya
"ahhh
"terimakasih sayang,bisik zidan ditelinga tasya
🌹🌹🌹
keluarga bahagia itu menjalani hari hari penuh keceriaan,intinya keyakinan dan usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil
terimakasih sudah membaca novel ini,semoga kalian suka!! 🥰