KENAPA PEREMPUAN INI SANGAT BODOH?! HANYA DEMI CINTA DIA RELA MENGORBANKAN DIRINYA SENDIRI!.
Suatu hari di belakang sekolah ada 2 orang murid yang sedang bersama, yang cowok bernama Devano dia adalah seorang ketua OSIS yang sangat tampan, dan yang cewek bernama Elvina dia adalah seorang gadis cupu, dia pintar dan dia juga bisa bermain basket!.
Elvina sangat mengagumi Devano suatu hari dia mengajak Devano ke belakang sekolah untuk bertemu dan Elvina ingin mengungkap perasaannya!.
"ngapain lu ngajak gw ke sini?", tanya Devano.
"a-aku mau ngomong sesuatu", kata Elvina.
"sebenernya aku suka sama kamu sejak lama!", ungkap Elvina.
"kamu mau ga jadi pacar aku?," tanya Elvina kepada Devano
"pacar Lo? gila kali ya! ngaca bego," ungkap Devano tidak percaya.
"meskipun di dunia ini cuma ada cewek kaya lo doang gw ga akan mau sama lo", ungkap Devano kesal
"ta-tapi kenapa?," tanya Elvina.
"kenapa? lo masih tanya kenapa? gw jijik liat muka lo", kata Devano lagi lagi kasar.
"hiks hiks aku salah apa sama kamu?," tanya Elvina sambil menangis.
"salah Lo karena cewek cupu kaya lo bisa suka sama gw yang ganteng banget, kita ga selevel sorry", kata Devano menghina.
"pergi Lo dari sini, jangan sampai gw liat muka lo yang menjijikan itu", kata Devano mengusir Elvina
"hiks hiks iya maafin Vina, Vina janji ga akan muncul di depan muka Devan lagi hiks", ungkap Elvina setelah itu pergi.
Elvina pergi sambil menangis, dia sangat sedih karena bukan hanya ditolak sama cowok yang dia kagumi tapi dia juga dihina, Elvina merasa sangat sakit hati. Elvina menangis sampai ke kelas dan di kelas dia di panggil oleh salah satu teman kelasnya, yaitu Azkia ketua geng perempuan paling cantik di sekolahnya.
"Woy! Elvina dari mana aja Lo?",tanya azkia.
"a-aku dari belakang sekolah!", jawab Elvina.
"ngapain Lo ke belakang sekolah?" tanya azkia.
"gw dari tadi nungguin Lo! cepat beli makanan di kantin sana!", suruh azkia.
"uangnya mana?", tanya Elvina.
"uang? ya pakai uang Lo lah kan Lo yang beli, udah sana pergi"
di sepanjang jalan Elvina selalu dihina, dia dilempari tintah, di ejek, dibuat jatuh, tapi Elvina seperti tidak memperdulikan nya, Elvina adalah anak yang sudah biasa menerima hinaan seperti itu setiap hari, kemudian tanpa sengaja Elvina menabrak seorang ketua geng yang paling ditakuti di sekolah yaitu Adrian Felix. Adrian Felix adalah seorang ketua geng yang paling di takuti, dia juga adalah seorang badboy, ketua basket, seorang murid yang pintar, dan juga dia sangat tampan.
"Lo jalan ga punya mata ya?", tanya Adrian marah.
"ma-maaf a-aku ga senga-ja!", jawab Elvina takut.
tiba tiba ada yang menghampiri Elvina.
"Woy cupu! beliin gua makanan!", kata salah satu murid.
"i-iya na-nanti aku beliin", jawab Elvina takut.
ketika Elvina mau pergi membeli makanan yang mereka minta tangannya ditahan sama Adrian, Adrian menatap murid itu dengan tajam, murid itupun takut dan pergi.
"Lo tolol ya? kenapa mau disuruh suruh sama mereka?," tanya Adrian marah.
"mereka ga suruh suruh aku kok, mereka cuma minta tolong," jawab Elvina.
"Minta tolong Lo bilang? jadi cewek jangan bego tolol," marah Adrian.
setelah memarahi Elvina Adrian pun pergi ke Rooftop, dia berniat bolos di sana karena dia malas belajar dan bertemu guru.
"kenapa lu belain si cupu si?," tanya Alex anak buah Adrian.
"DIAM! Lo berani sama gua?," bentak Adrian dingin.
"Ng-nggak!", jawab mereka semua.
Adrian pun mendiami mereka dan memikirkan Elvina, karena pertama kali ada perempuan yang berani menjawab Adrian dengan santai dan Elvina adalah perempuan pertama yang tidak terpesona ketika berharapan dengan Adrian.
Elvina pun kembali ke kelas dan memberi makanan yang tadi temannya minta, ketika sampai di sana temannya terlihat marah.
"ini makanannya," kata Elvina.
"Lo ngapain Deket Deket sama Devano?", tanya Naura temennya Azkia.
"bukan cuma Deket Deket sama Devano, Lo juga deketin pacar gua si Adrian"
"a-aku ga de-," ucap Elvina terpotong.
ucapan Elvina pun terpotong karena Elvina disiram dengan air es, kemudian temennya marah dan menumpahkan makanan yang telah di beli Elvina ke badan Elvina yang membuat baju Elvina kotor serta Elvina di tertawa kan.
hari hari pun berlalu Elvina tetap berjuang mendekati Devano meskipun dia sering di-bully dan dihina tidak cocok dengan Devano, Elvina tidak menyerah.
ketika dia di tanya kenapa dia tetap mendekati Devano 'karena semua ini demi cinta, cinta harus di perjuangkan' jawab Elvina ketika ditanya. setiap hari Elvina selalu membantu Devano secara diam diam, serta setiap pagi Elvina membuatkan sarapan untuk Devano dan menaruhnya di meja devano meskipun Devano tidak tahu yang mengirim adalah Elvina.
Elvina selalu di bully tapi Elvina selalu dibantu oleh Adrian, semakin hari hubungan Elvina dan Adrian membaik, Elvina telah berubah menjadi cewek yang cantik. Hubungan Elvina dan Adrian sangat dekat jadi Elvina tidak hanya membuatkan makanan untuk Devano aja, tapi juga Adrian.
DI TAMAN BELAKANG SEKOLAH
Elvina duduk di bangku taman sedang melamun sambil memegang bekal ditangannya, tiba tiba.
"Woy!", Teriak Adrian mengagetkan Elvina.
"Astaga Dri Lo ngagetin aja, klo misal gw punya penyakit jantung gimana?," gerutu Elvina kesal.
"selalu begitu ga ada kata lain apa?", tanya Adrian sambil kesal.
"ga ada, makan nih", kata Elvina sambil menyodorkan bekal ke Adrian.
"Wah, makanan gratis pasti Lo yang masak!" kata Adrian senang.
"iya gw yang masak, enak kan?" tanya Elvina penasaran dan berharap makanan yang dia buat enak.
"Enak? nggak tuh, hambar rasanya" kata Adrian bercanda.
"ya udah sini balikin makanannya" kata Elvina kesal.
Elvina berusaha mengambil makanan yang telah dia buat kembali, tapi Adrian tidak mengembalikannya, Elvina menggerutu kesal dengan kelakuan Adrian. kemudian karena malas mendengar ocehan Elvina Adrian pun membungkam mulut Elvina dengan makanannya.
"konapo-, ucap Elvina terhenti.
"diam, telan dulu makanannya" kata Adrian.
"kenapa Lo nyuapin gw?" tanya Elvina.
"gw malas denger ocehan Lo, berisik tau", jawab Adrian.
"nih ga enak masakan Lo, hambar tau", kata Adrian sambil memberikan sekotak bekal yang sudah habis.
"Lo bilang ga enak tapi abis! awas Lo", ucap Elvina kesal.
Elvina bersiap siap mengejar Adrian, Adrian pun lari dan Elvina mengejarnya. karena tidak hati hati Elvina terjatuh. kemudian......
#nanti ada chapter 2......