Mengapa Tuhan mempertemukan Kita yang tak mungkin
BERSATU.
Pernah ga kamu ngalami :
Saling jatuh cinta, tapi karna satu hal, gak bisa bersama? Kalo pernah , apa hal itu?
Me while : beda agama.
Saya sedih bukan karna semua sudah harus selesai , saya sedih karna saya gagal, saya gagal untuk ga cape, saya pernah berharap semoga saya selalu sanggup untuk bertahan di sebuah rumah yang sejak awal gak pernah ada wujudnya, saya pernah berharap, semoga saya ga pernah cape untuk trus menyayanginya, saya pernah berharap semoga semesta gak pernah kirim orang lain karna saya mau nya dia
Bahkan, saya juga pernah berharap semoga, semoga dia gak pernah ketemu sama apa yang dia cari, supaya untuk sebentar saja dia melihat ke arah saya , dan semua harapan itu ternyata gak benar .
Entah mana yang lebih menyakitkan sama kamu atau ga smaa kamu, kalau di tanya mungkin aku lebih menyakitkan ga sama kamu , ya walaupun sama kamu banyak sakit nya tapi aku masih bisa sembuh karna aku masih ada obat nya, kamu.
Makanya kalau mau pergi, jangan dulu ya mungkin kamu udh bisa kalau ga sama aku , kamu udh, aku nya yang belum.
jngan jadi geri yang mengaku tak cinta, tapi rela mati demi dinda
Dan jangan kaya dinda bilang suka tapi ingin melepaskan.
Ketika ada orang yang nanya
Kenapa harus berakhir ?
Ku jawab :
Aku dan dia adalah dua orang yang keras kepala
Aku merasa dia yang menyakitiku, dan dia yang merasa aku yang menyakitinya
Lalu siapa yang harus di salah kan?
Tentu saja EGO kami
Lalu dengan berat hati, salah satu nya harus terpaksa mengakhiri, dan yang satunya terpaksa harus mengikhlaskan :)
Maaf ya, harusnya kamu sadar, kamu kalah asik dan kalah fisik.
mungkin kita seamin tapi kita tdk seiman ; )