Anak kecil yang selalu menggambar mobil walaupun gambar nya tidak bagus ia selalu saja mengulang nya lagi mewarnai dengan warna yang sama.
Emil anak usia 8 tahun kelas 2 SD kulit nya putih hidung mancung, mata nya seperti biru nya samudra, ia di juluki anak paling ganteng di kompleks.
Emil di belikan gitar yang sangat indah karena Emil juga memiliki hobi memainkan musik walaupun belum mahir tapi kadang-kadang Kaka nya yang mengajari Emil.
Saat Emil sedang di bandara, ibu Emil sedang membelikan nya roti di supermarket bandara, ia duduk di dekat pria paruh baya yang sedang tertidur pulas.
"Waduh ini sudah jam 12.16,astaga apakah bisa sampai tepat waktu menghadiri kontes Kaka di Singapura."
🖤Ketidaksengajaan membawa keberuntungan saat Emil mulai ngedumel ternyata terdengar oleh Terize karena Emil menyebutkan Waktu Terize pria yang kelihatan nya ceroboh terlihat dari cara ia berpakaian.
"Aduh terimakasih saya sudah di bangunkan dari tidur hari ini ada rapat penting, ini ada guci untuk kamu," ucap Terize.
Emil menerimanya walaupun sempat menolak, walaupun bingung guci ini untuk apa.
🖤Emil ingin bercerita tentang guci antik yang di berikan oleh kakek-kakek tadi namun ia mengurungkan niat nya.
Sampai lah di hotel tempat Kaka Emil menginap, Emil di dalam kamar melihat guci itu kembali dan melihat dalam nya.
Ia kaget Seperti ada kehidupan di dalam nya tiba-tiba ia tersedot masuk.
Disana ia menemukan mobil hasil gambarnya, dia diantarkan pada mode pilihan di tanya identitas hanya umur dan nama.
Saat itu ada dua pilihan antara perpustakaan atau Ruang lukis dan Emil memilih pergi keruang lukis disepanjang perjalanan Emil semakin terpukau.
Ia di bawa ke ruang lukis paling lengkap, dari cat, warna, jenis wadah banyak sekali hal ini merupakan hal yang melatarbelakangi Emil menjadi anak yang sangat berbakat dalam dunia lukis ia sudah dewasa sekarang dan banyak mendapatkan penghargaan atas karya lukis nya.
Karena fasilitas dan semangat dari kecil untuk berlatih sudah ada di diri Emil, pantang menyerah tak perlu di ragukan.
🖤Tak semua Seperti Emil mendapatkan sarana untuk menyalurkan bakat nya namun percayalah selama masih berusaha keajaiban pasti ada, mungkin nanti kamu akan bertemu dengan Teriza.
Guci itu sepanjang waktu berkembang bukan hanya lukis dan baca tapi sport menjadi pilihan utama, cooking tak luput, Guci ajaib yang mengantarkan Emil menuju mimpi nya.