Ini tentang dia yg pernah singgah di hatiku,tentang dia yang ku kagumi ,ia yang meninggalkan dunia sebelum aku tau hatinya pernah berlabuh pada siapa?kekaguman ku berawal dari dia yg cuek,dingin dan tak pernah bicara.Tetapi dia yang menyapaku duluan dan dari situ semua berawal."Ra kamu dicari Afi katanya dia rindu"kata Ahas waktu aku berkunjung ke kedai nya ,ini waktu shiff dia berjaga."kenapa dia merindukan ku,dia kn bukan siapa siapa ku?"kataku bingung karena dia tiba tiba berbicara seperti itu padahal Afi hanya temanku,tak lebih.dia hanya mengangkat bahu dan tersenyum samar tetapi aku masih bisa melihat senyumannya itu,itulah awal ketertarikanku.
Setiap aku berkunjung ke kedainya dia selalu mengajak ku mengobrol meski pembicaraan dia hanya mencomblanginku dengan Afi."Afi sakit Din"katanya padaku."terus kenapa?"tanyaku mulai bosan tentang pembahasan nya."Dia butuh kamu"kata Ahas."Apa sakit ,butuh aku bisa sembuh?"tanyaku."iya karena cuma kamu obatnya"katanya.tiba-tiba sebuah ide muncul di kepalaku."Ahas aku curiga kamu yang sebenarnya rindu padaku,iya kan?"tanya ku,saat ku perhatikan tak ada yg berubah dari ekspresinya."aku serius"katanya tetap pada pendiriannya."Ngaku aja Has ,benar kan kataku?"kataku.dia tak merespondku sebelum akhirnya dia pamit pergi dari kursi di depan ku.
###
Dari kejadian waktu itu aku tak pernah berbicara dengannya.ia yang selalu menemaniku minum cappucino dikedainya tak lagi seperti itu.dia terlihat menghindariku "Ahas kemana ?"tanyaku
"Kenapa?"
"Hanya bertanya"lalu pintu kedai terdorong
"Tuh dia sudah datang"
Aku melihatnya memasuki kedai dengan dua kresek besar.Saat aku ingin bertanya padanya dia langsung masuk kedalam."Ahas kita perlu bicara"kataku. ku yakin dia mendengarku."tak ada yang perlu kita bicarakan lagi,aku sibuk"katanya padaku
Dia kembali cuek dan dingin,aku hanya bisa diam ,ini sudah berakhir.
###
2018
Sejak waktu itu aku tak ingin lagi melihatnya,tetapi entah mengapa selalu ada alasan untuk kr kedainya.Kali ini aku diajak sahabatku Ila jadi dengan sedikit terpaksa aku ikut dengannya
"Ada menu baru untuk hari ini"kata teman Ahas pada Ila.
"Boleh,kamu Din apa?"
"Biasa saja"aku melihat Ahas yang juga tengah melihat ke arah ku
"Coba dulu siapa tau suka"kata Ahas tanpa melihatku,akhirnya aku menyutujui usulannya.
###
2019
Aku melanjutkan kuliah ku di jakarta sejak di kedai kopi dengan Ila aku tak pernah lagi bertemu dengannya.Dan sampai sekarang aku hanya mendengar kabar nya dari Ila.Hari ini aku pulang kerumah dan mampir dulu di kedainya."Ahas sakit Din"kata teman nya.
"Sakit apa?"
"Aku juga ngak tau,tapi dia dibawa ke surabaya untuk pengobatan".aku kahawatir padanya separah apakah harus di bawa ke rumah sakit surabaya.lalu aku pamit pulang pada Ahi.
Innalillahi wainnailaihi rajiun,Aku mendengar bahwa Ahas....
Kematian tak ada yang tau kapan dan diman kita akan meninggal.Apakah masih bayi atau sudah tua?tak ada yang tau.Semoga amal nya di terima di sisi_Nya.
Meski aku tak pernah tau perasaannya tetapi aku senang pernah dekat dengan nya.Dan aku tak pernah mendengar bahwa dia pernah dekat dengan perempuan kecuali diriku