Kemarin hujan tadi malam pun hujan dan pagi ini pun hujan membuat Rara tak bisa kemana -mana.sekarang sudah musim penghujan,pagi-pagi sudah tak bisa keluar menikmati sinar mentari.Janji Rara dengan Rifqi akhirnya ia batalkan,ia berjalan ke jendela kamarnya dan melihat seorang keluar dari rumah di depannya dengan payung ditangannya dan tas kantor,lalu sebuah taxi berhenti disampingnya pria itu masuk taxi dan melaju."Masih hujan saja dia bekerja"kata Rara pada dirinya sendiri lalu ia kembali ke kasurnya dan mulai menuliskan cerita yang muncul setelah memperhatikan pria tadi.
Rara mengamati keseharian pria tetangga nya itu bukan karena apa tetapi ini untuk cerita yang sedang di tulis.Rara di buat dengan kehidupan pria itu meski dia menjuluki nya 'pria pekerja keras'tetapi pria itu tak hanya disibukkan oleh kerja dan kerja,pria itu rajin berjemaah di masjid,membantu orang susah pernahRara melihatnya membantu nenek menyebrang jalan padahal dia akan terlambat tiba dikantornya dan ia dapat teguran dari atasannya,selain bekerja di kantor percetakan ia juga mengajar les privat.
###
Rara hampir terjatuh ke jurang jika tak ada orang yang menolong nya menarik tangan Rara yang berpegangan pada semrautan.
"Terimakasih"kata Rara setelah berada di atas.
"Sama-sama kamu baik baik saja?"Rara mengangku'.orang yang menolong nya itu mengulurkan tangannya"Arya Bagaskara,panggil saja Arya".meskipun Rara dan dia tetangga tapi Rara baru mengetahui nama lengkap pria itu."Humaira,panggil aja Rara"kata Rara menyambut uluran tangan Arya."Ra kamu hebat ya"
"Aku?"
"Iya,aku suka membaca cerita-ceritamu dan dari cerita yang kamu buat aku paling suka cerita yang berjudul'pria si pekerja keras' "kata Arya
Terimakasih sudah menyukai nya kalau boleh tau ,apa sih yang membuat kamu paling menyukai cerita itu?"tanya Rara."aku suka cara kamu menggambarkan karakter pria itu terasa lebih hidup dan seperti..."kalimatArya menggantung,ia gugup hingga Rara mendesak nya untuk meneruskannya,"seperti...apakah seperti nyata?"tebak Rara dan Arya mengangku' tersenyum kikuk.
"Memang yang aku tulis kebaantakan kisah nyata kehidupan karena menurutku itu lebih mudah"terang Rara pada Arya.
"Penasaran siapa pria itu"kata Arya
"Rahasia pokoknya dia spesial deh"kata Rara lalu pamit untuk menemui Rifqi di taman .
###
Arya seperti melihat dirinya dalam cerita Rara tetapi ia tak mengharapkannya dan mungkin pria itu Rifqi.