"Zlepp" pedang telah menghunus subur seorang pria dari kalangan politikus yang korupsi di Kerajaan Huang.
"Ughhhh" menteri koruptor itu telah merenggut nyawa di tangan lady.
"Inilah hukumannya jika kau berani mengambil uang rakyat dan menghabisskan untuk kesenangan mu sendiri." ucap lady kepada seorang menteri yang sudah meregang nyawa di tangannya.
suara para pasukan telah mengepung lady dari luar kamar menteri.
"Beraninya kamu membunuh pimpinan kami!" seru para pasukan
"Memangnya kenapa aku tidak boleh membunuhnya." jawab lady.
"Serang!!" seru para pengawal menteri yang telah dibunuh oleh lady. lady mengeluarkan pedangnya dan langsung menebas para pengawal menteri koruptor.
"Akh!!" suara tebasan pedang begitu keras, sehingga menimbulkan suara seperti tarian seorang Dewi kematian.
"Ini adalah wilayahku, jika kalian berani menyakiti para rakyatku.. maka nyawa kalian akan aku cabut." langkah gemulai Gadis itu telah keluar dari kediaman menteri. dia membuka payungnya dan berjalan anggun dengan memakai kimono. bibirnya mengeluarkan suara nyanyian yang begitu lembut, hingga yang mendengar pun akan tersenyum oleh nyanyian Lady. langkah kaki cantik itu berhenti di sebuah gerbang yang sangat besar, gerbang kerajaan Huang.
"Yang Mulia, Ratu!!" seru para pasukan.
"Buka gerbang nya!" seru Lady.
Lady Xinhuang adalah seorang Ratu dari Kerajaan Huang.
"kumpulkan semua departemen di ruang rapat!" seru Lady kepada para bawahannya. tak berapa lama kemudian wanita yang sangat terkenal kejam itu datang dengan memakai pakaian kebesarannya dan duduk di atas singgasana.
"Aku telah membunuh menteri Ha eng, aku pasti akan membunuh para koruptor yang telah berani melakukan penggandaan pajak kepada para rakyat!!" seru Lady kepada seluruh jajaran kementerian. nampak para menteri wajahnya sudah pucat pasi, karena beberapa diantara mereka telah melakukan pelecehan kepada wanita dan telah melakukan pelanggaran pajak. karena mereka melakukan penggandaan pajak untuk memperkaya diri mereka sendiri sendiri.
Nampak para menteri tidak bisa mengatakan apapun.
"Jhonji hai, kumpulkan seluruh orang-orang yang telah ditulis namanya di aula hukuman!!" seru Lady kepada salah satu menteri kepercayaannya.
"Baik, Ratu." Jawab Jhonji hai.
Tertulis di kertas tersebut beserta bukti-bukti yang sudah dikumpulkan dengan tangannya sendiri. 13 menteri langsung dibawa di ruang eksekusi, mereka terus menjerit saat tubuh mereka diseret oleh para pengawal.
"Camkan ini baik-baik, jika kalian berani melakukan kesalahan.. maka hukumannya adalah mati. walaupun kalian menutupi kesalahan kalian, aku akan bisa mengetahuinya!!" seru Lady yang kemudian menuju Aula hukuman. di sana sudah tergantung 13 menteri.
"Mohon ampun, Ratu!!" seru para menteri.
"Mengapa kalian harus memohon, lalu di manakah telinga kalian dan nurani kalian saat para penduduk memohon belas kasihan kalian. bahkan kalian tidak mendengarnya kan permohonan mereka, jadi kenapa Aku akan mendengar permohonan ampun kalian!!" seru Lady kepada para menteri yang akan dihukum eksekusi. ke-13 menteri itu nampak terus berteriak memohon ampun kepada lady,
"Mohon ampun, Ratu. kami tidak akan mengulanginya lagi!!" seru para menteri. beberapa penduduk tiba-tiba muncul di ruang eksekusi.
"Katakan semua kebobrokan mereka dihadapan jajaran kabinet ku ini. biar mereka tahu seperti Apa hukuman untuk orang-orang yang telah berbuat kesalahan!!" seru Lady. nampak para penduduk Kerajaan Huang langsung membeberkan satu persatu kesalahan yang dilakukan oleh ke-13 menteri itu. Bahkan bukan hanya penggandaan pajak, beberapa di antara mereka juga melakukan pelecehan kepada para wanita.
"Pancung kepala Mereka!!" seru Lady kepada para algojo. lady memang sangat terkenal karena kebijaksanaannya yang luar biasa, dan hukum yang diterapkannya yang juga sangat kejam. hal itu mampu mengurangi angka kejahatan di Kerajaannya, bahkan para rakyat yang ada di sana sangat bersyukur mempunyai seorang Ratu yang sangat hebat.
** tamat ***