Sebuah rel kereta terbentang lurus membelah sebuah jalan beraspal. Miyuki berdiri di belakang palang kereta yang menutup sebagai tanda bahwa kereta akan segera melintas di rel tersebut. Tampak dari jauh kereta sudah mendekat. Dengan kecepatan penuh, kereta melaju dengan kencang dan membawa angin bersamanya. Pohon berbunga yang ada di sekitar rel tersebut, ikut terbawa angin yang berasal dari pergerakan kereta api yang tengah melintas.
Bunga-bunga berguguran jatuh ke bawah. Sekilas Miyuki terbawa akan suasana, hingga mengingatkannya akan sesuatu.
Waktu berjalan mundur ke belakang. Dimana Miyuki kembali ke momen dimana ia bertemu dengan seseorang. Mengenakan segaram sekolah yang sama dengan posisi berseberangan jalan. Lawan jenisnya itu tampak sedang berdiri di belakang palang kereta. Menenteng sebuah tas selempang dan kerah baju terangkat keatas. Miyuki ingat betul ciri khas dari lelaki itu. Orang yang pernah dilihatnya ketika mula masuk sekolah menengah itu memberikan bekas ingatan yang cukup kuat padanya.
Miyuki memandang laki-laki itu begitu lama. Dan terlihat dia juga memandang ke arah Miyuki. Tiba-tiba lelaki itu mengucapkan sesuatu. Ucapan itu tidak terdengar olehnya. Miyuki terus menerka apa yang di ucapkan oleh lelaki tersebut.
Tak lama kereta pun lewat di hadapan mereka berdua. Bunga-bunga berjatuhan dan membuat Miyuki kembali ke masa sekarang.
"Apa yang barusan terjadi?" Tanya Miyuki bingung.
Gadis itu termenung sembari menunggu kereta melintas di hadalannya. Kereta sudah melintas jauh dan palang pembatas pun terbuka.
"Apa yang dikatakan olehnya ya?"
Miyuki masih menebak-nebak. Ia berjalan melewati rel kereta tersebut dengan perlahan.
Saat sudah melewati rel, terdengar sebuah ucapan di telinganya.
"Aku menyukaimu selama ini."
Lantas Miyuki terkejut dengan apa yang didengarnya. Ia mencari tahu asal suara itu. Dan dilihatnya tidak ada seorang pun di sekitaran situ selain dirinya.
"Apa aku salah dengar atau bagaimana?"
Miyuki kebingungan.
Gadis itu tak mau ambil pusing, dan lanjut berjalan menjauhi tempat itu. Kemudian terlihatlah seseorang dari belakang. Berseragam sekolah, serta tas selempang seperti apa yang dibayangkan oleh Miyuki sebelumnya.
"Aku menyukaimu meskipun tidak akan pernah bisa tersampaikan padamu secara langsung."
Ucapnya.
-----SELESAI-----