Setelah kami menjalin kedekatan kembali.Kita seperti orang berpacaran.Heru suka mengantarkan aku pulang.Saat jam istirahat dia suka ngobrol dengan ku ngomongin hak yang gak penting. Dan kalau malah suka BBM padahal tiap hari ketemu kecuali hari Minggu itu pun yang dibahas gak penting juga,tapi dia buat ku bahagia dan selalu tersenyum.
Dan suatu hari aku bertanya
Aku :" sebenarnya kita apa sih?"
Heru :" apanya?"
Aku :" banyak yang bilang kita pacaran, padahal temenan aja"
Heru :" temen apa temen"
Aku :" maksudnya ?"
Heru :" maunya gimana?"
Aku :" gimana?"
Heru :" temen tapi kangen hehehe"
Aku :" serius?"
Heru :" aku dua rius malah"
Aku :" maksudnya gimana, emmm apa kamu punya pacar ya?"
Heru :" Enggak,. . ."sambil dia kaget
Aku :" trus kita itu apa,sedeket ini ??"
Heru :" kamu mau?"
Aku :" apa?"
Heru :" jadian" sambil malu malu
Aku :" emmmm"
Heru :" gimana?"
Aku :" nanti aku jawab waktu kelulusan aja ya,mau kan nungguin,sekarang kita fokus dulu belajar,oke?"
Heru :" oke" Sambil tersenyum senang
Karna ini dia suka denganku dan gak mau jauh jauh dari ku aku yang tipe buat orang susah nembak apa mau ku.
Ujian telah usai.Kami disuruh menunggu hasilnya beberapa bulan lagi dua sampai tiga bulan.Dan akhirnya kami jarang masuk sekolah.Tapi aku dan Heru gak pernah janjian kita masuk hanya berdua dan kita malah asik gak ada teman kita yang tau.Akhirnya kita jalan bareng,makan seperti orang pacaran.
Kita bercanda,sampai sampai dia tiduran di pangkuanku sambil menggenggam erat tanganku.Padahal status kita hanya teman.Menurut dia status tidak penting.Yang penting adalah kenyamanan.
Dan Sampai juga yang ditunggu pengumuman kelulusan kami.Seluruh siswa siswi tidak boleh ada dikelas hanya wali murid saja.Kami menunggu tapi Heru menunggu jawabanku mau tidak jadi kekasihnya.Dia memberiku jaket padahal saat itu siang hari cuaca panas dia bawa jaket.Ternyata itu tanda diterima tidak jadi kekasihku.
Aku :" kok bawa jaket siang siang,sakit?"
Heru :" enggak"
Aku :"trus? apa gak panas?"
Heru :" ini bawa kamu,simpan kalau iya bawa kalau enggak tinggal aja"
Aku :" maksudnya?"
Heru :" masih ingat janjinya?"
Aku : tersenyum tersipu
Heru :" malah senyum, dah ini aku kesana dulu"
Dan saat itu aku disamperin teman ku Rika yang melihat aku sedang berbincang dengan Heru dan mendengarnya
Rika :" wiiiiih, jaketnya Ma mas nih"
Aku :" Apaan sih, nitip ini"
Rika :" Nitip hati maksudnya hahaha"
Aku :" udah Deah,,yuk kesana ,tu bentar lagi diumumin"sambil berjalan dan tersenyum malu aku
Kami semua lulus 100% ,dan lagi lagi aku menjadi anak yang lulus dengan nilai yang membanggakan aku menjadi lulusan dengan nilai terbaik.
Ibu ku sangat bahagia dan bangga.Ibu ku disarankan agar aku tetap melanjutkan ke SMA.
Aku dan ibu ku pulang,Aku tidak diperbolehkan ikut ikut teman teman ku coret coret.
Setelah pengumuman usai.Aku bertanya pada Heru.
Aku :" her.kamu akan melanjutkan sekolah kemana?"
Heru tidak menjawab.
Aku :" kalau aku insakallah ngelanjutin, kalau kamu iya ,aku ngikut kamu sekolahnya ya,biar kita bareng an kayak gini"sambil memegang tangan Heru
Heru :" aku sepertinya tidak."
Aku :" kenapa, sekarang kan kita diwajibkan punya ijazah SMA/SMK agar lebih mudah mencari pekerjaan suatu saat nanti"
Heru :" aku akan khusus otomotif dibengkel pamanku. Aku kasihan orang tua ku, aku ingin membantu meringankan bebannya."
Aku :" maaf, iya sudah, tapi kita tetap baik baikan gak akan ada yang berubah?"
Heru :" gak janji, pasti kita akan sibuk dengan aktivitas kita masing masing"
Aku : diam tak bersuara,menunduk dan bersedih mendengarnya
Heru : mengelus pipiku dengan penuh kasih sayang "jangan sedih sayang, lagian kalau hari Minggu aku libur juga, kita bisa jalan"
Aku :" bener?"
Heru :" iya,janji" sambil menyakinkan aku
Disinilah kami mulai renggang,hubungan kita tak seindah waktu kita lulus atau sebelum jadian.
Dia yang suka BBM aku dulu,tiba tiba berubah.Terkadang tanpa kabar.
Dan tanpa sengaja aku lihat statusnya sudah bukan tentang aku.Dan disitu ada komentar cewek dengan sebutan "sayang".
Hatiku sakit sesakitnya,sebentar lagi aku mau ulang tahun ku kira dia akan memberiku hadiah istimewa ternyata malah kabar sesakit ini.
Langsung aku telepon aku SMS BBM cuma di read aja. mungkin dia kaget kalau aku tau ternyata dia berkhianat dia selingkuh.
"Halo,"
"iya halo yank" "kamu kenapa?"
"gak usah yank yank lagi, aku mau kita selesai!"
"ada apa?"
"aku dah tau,ternyata kamu itu playboy,jadi dulu berita tentang kamu waktu itu benar kamu suka mempermainkan perasaan cewek"
Heru terdiam tanpa berkata atau membantah tuduhan ku
"aku jarang hubungin aku dan nolak aku ajak jalan ternyata kamu lagi selingkuh"
"aku bisa jelasin"
"apa,yang kamu jelasin lagi sama aku,kamu dikomtar sayang sayang kayak gitu dan posting foto berduaan gitu,masih mau ngelak?"
"maaf bukan maksud aku menyakiti kamu,aku sayang sama kamu"
"sayang? kalau gitu pilih aku atau cewek itu yang baru aja kamu kenal?"
"aku gak bisa pilih"
"bagi aku ini pilihan kamu ,,kamu lebih memilih dia yang baru kamu kenal,sedangkan aku yang udah kamu kenal lama dari kita temenan saja sampai akhirnya kamu ngajak jadian ini, kamu jahat" sambil menangis aku tak kuat dan ku matikan telepon nya.Heru kembali meneleponku berulang ulang. Dan akhirnya aku angkat dia berkata.
"maaf aku tidak bercerita soal ini,dan akhirnya membuat mu terluka, aku tidak bermaksud atau berniat menyakiti hatimu,kan ku ceritakan semua dari aku kenal dengan dia"
"busitt omongan kamu itu,aku benci!"
"tolong dengarkan,sore itu aku tidak sengaja bertemu dan aku kasihan dia tidak ada yang menjemput,ya sudah aku antarkan ,satu Minggu kita kenalan kakaknya menghubungi aku kalau dia suka dengan ku dia butuh aku tanpa ku dia gak bisa"
" pembohong, busittt "sambil aku menangis tersedu
"aku tidak bohong ,aku bingung dihatiku kamu yang aku sayangi,disuatu sisi aku kasihan padanya"
"sudah jelas ,ya kamu lebih percaya dia dari pada aku ,dia itu suka ngerusakin hubungan orang lain,udah terkenal dimana mana,kamu masih percaya sama dia"
" maaf aku gak bisa memilih kamu atau dia"
" lebih baik aku mundur dari pada aku diduakan seperti ini,sakit her.Kamu melambungkan aku setinggi-tingginya dan kini kamu jatuhkan sejatuhnya kamu memang jahat. Aku gak mau kenal kamu lagi,dan anggap saja selama ini kita tak pernah kenal."
"sih sih maaf"
Dimalam itu lah aku menangis tersedu semalaman.Inikan yang dinamakan cinta pertama sesakit ini yang ku rasa.Tak bisa ku lupa bahagianya dan sakitnya.
Setelah beberapa bulan, kabarnya dan aku tak pernah berjumpa lagi, ternyata dia diselingkuhi dan ditinggalkan.Dan tidak sengaja kita berjumpa kembali dan aku sudah punya kekasih lagi yang dikenalkan dengan salah satu temanku sekelas.Aku tak bisa menyanyanginya seperti aku sayang pada Heru.Heru yang masih memenuhi pikiranku dan bayanganku.
Tiba tiba ada BBM masuk setelah BBM dan nyonya aku blok,ku kira siapa ternyata Heru.
"hai"
Hanya ku read saja
"pa kabar?"
ku balas cuek "baik"
"tadi aku lihat kamu dianterin cowok,siapa?"
"apa pentingnya buat kamu" ku balas dengan judes
"iya sih gak penting juga,aku harap kamu baik baik saja"
Tak ku balas chatingannya.Mungkin dia sakit hati kali aku berubah menjadi dingin seperti ini padanya dan aku sekarang juga sudah punya kekasih lagi.
Tetapi hubunganku dengan kekasihku tak seindah yang ku harapkan.Aku tetap tak bisa memberinya hati,dan kemudian dia menyadari dan memilih untuk pergi.
Aku pun semenjak putus dengan Heru nilaiku hancur,sekolah tak terasa indah seperti waktu itu ketika aku bersama Heru.Sahabat ku pun satu persatu juga menjauh dan pergi tanpa kabar lagi.
Hidupku yang ku lalui tak lagi berwarna.Senyum diwajahku hilang,aku menjadi pendiam,pandangan ku kosong,hatiku hancur.
Hari hariku kini setelah kekasihku memilih pergi.
Aku mulai mengikuti kegiatan disekolah agar aku lupa dengan Heru.Ternyata itu bukan hal yang mudah.Terkadang Heru masih menampakan diri dan menghubungi ku.Dan akhirnya aku mengganti nomor telepon ku.Sekarang hari hari ku sibuk dengan kegiatan sekolah.
Selesai.