Robot dari komik yang di baca oleh suster Theresia dua robot satu berpenampilan seperti pegawai restoran cepat saji namun ini versi berotot dan bibir merah tebal wajah sangar sedangkan yang lain memakai helm dengan tampilan robot berwarna biru satu tampak sekali wujud robot nya dan yang lain wujud manusia warna kulit nya agak sawo.
"Wahh,,, kalian hidup,,, kalian muncul dari komik yang aku baca ," Theresia benar-benar kaget dengan kejadian sosok robot di depan nya tak terpikirkan olehnya bahwa mereka benar-benar real.
"Aku benar-benar tidak percaya tolong seseorang cubit aku !!!." salah satu robot yang berbentuk manusia mencubit Theresia.
"Aw,,, sakit kenapa kamu mencubit sangat kencang," elu dari Teresa yang merasakan sakitnya dicubit oleh robot manusia.
" Aku hanya menjalankan tugas dari anda," ucap robot manusia itu yang membuat Theresia terkejut karena ia tak menyangka robotnya juga bisa berbicara seperti di komik.
"Kalian itu sosok yang sangat mengagumkan di komik ini satu yang bernama Bobo dan yang berbentuk manusia ini namanya Bibobo."
"Kenapa kalian kesini ?." tanya Theresia karena iya penasaran kenapa kedua sosok yang real menjadi real dan kenapa ke sini.
Kedua robot tersebut hanya mengangkat kedua bahunya dan pertanda mereka juga tidak tahu kenapa mereka bisa di sini.
"Mereka hanya menceritakan bahwa mereka menyelesaikan misi dengan menghancurkan Thobusa tiba-tiba mereka diantar kemari kejadian itu benar-benar sangat tak terduga dan sangat cepat jadi mereka tidak tahu apa-apa, yang mereka tahu mereka melalui sebuah terowongan yang mengantarkan mereka sampai ke sini mungkin itu terowongan waktu.
Mereka mulai mengenal satu sama lain bahkan di hari pertama Theresia berani mengajak mereka berdua untuk belanja keperluan supermarket, mereka berdua menjadi perhatian bagi pengunjung supermarket namun mereka menganggap itu bukan robot mainkan manusia yang memakai kostum robot, menarik anak-anak untuk datang ke ke sisi mereka salah satunya adalah Cerio.
"Om robot Om robot aku melihatmu Di komik itu, kamu sangat pemberani melawan Thobusa, Thobusa bisa menggunakan kekuatannya menjadi seseorang yang sangat besar dan menghancurkan kota Ricardio namun dengan keberanian kalian dengan paduan Robot BiBoo (adalah nama perpaduan kedua nya ) berbentuk raksasa, kalian hebat," ucap Cerio.
Setelah belanja keperluan dapur Theresia mengajak mereka berdua untuk pulang kembali, Persia memasak makanan dengan baiknya mengeluarkan seluruh kemampuan nya, namun ketika makanan sudah dihidangkan di meja makan ya baru sadar baru kedua sosok Iya ingin ajak makan ya suguhkan dengan sebaik-baiknya adalah robot.
"Kalian makan apa ya?," tanya Theresia yang bingung.
"Kami biasanya memakan sereal, segala benda dari besi di campur oleh oli ( makanan ini seperti sereal berbentuk ring dan oli nya sebagai pengganti susu)."
Theresia menggunakan berbagai alatnya seperti paku dan dicampur kan dengan oli yang ada di garasi rumahnya.
Mereka menikmati hidangan yang berbeda-beda namun mereka menikmati suasana tersebut.
keesokan harinya Theresia harus bekerja dan ia ingin meninggalkan rumah oleh keduanya Bibobo dan BoBo, namun ia khawatir mereka tidak akan bisa beradaptasi dengan semudah itu dan belum lagi kalau misalnya mereka penasaran ingin keluar dan mereka bisa saja menarik perhatian lebih atau membuat suatu kesalahan yang akan memberatkan mereka sendiri nanti.
Theresia membawa kedua robot tersebut untuk menghibur anak-anak yang mengidap penyakit kanker, kedua robot tersebut diceritakan oleh Theresia Apakah penyakit kanker itu telah diceritakan sebelumnya sebelum mereka bertiga berangkat ke rumah sakit.
Kedua robot tersebut berusaha dengan keras menghibur kurang lebih ada 15 anak yang terkena penyakit kanker stadium awal ataupun stadium akhir.
"Bagaimana dengan penelitian manusia super kuat nya," ucap seseorang ahli dalam ilmu kedokteran dan rekayasa tubuh.
"Penelitian kita sudah hampir 80% persen pak semua akan berjalan dengan baik," ucap profesor pembantu orang misterius ini.
"Tam tam tam," BiBobo bersenandung dan menghibur anak anak sambil bergoyang goyang sedangkan Bobo menggendong salah satu anak di pundak nya dan bermain pesawat-pesawatan.
Theresia hanya tersenyum melihat mereka dan kedekatan mereka berharap agar kondisi anak-anak yang terkena penyakit kanker bisa cepat pulih.
Nantinya manusia super kuat ini yang akan digunakan sebagai tenaga kerja di pabrik senjata dan pabrik lainnya milik orang misterius ini mereka tidak akan merasakan sakit ataupun lelah dan tidak akan bekerja optimal bahkan jika mereka terluka hanya ada bekas luka mereka tidak akan merasakan sedikitpun rasa sakit.
Dan mereka akan diberikan tambahan jam kerja dan upah yang minimal bahkan ada yang tanpa upah mereka menculik orang di pinggir jalan dan menyuntikan suntikan ini nantinya untuk tenaga kerja pabrik.
Mereka akan menuruti semua perintah dari penyuntik suntikan super ini.
Beberapa minggu kedekatan antara dua robot tersebut dengan Theresia semakin terjalin kedua robot tersebut memiliki kemampuan untuk merakit senjata dan robot tersebut ternyata digaji oleh rumah sakit untuk menghibur anak-anak di sana jadi tidak menumpang saja tapi mereka bisa mencukupi kehidupan mereka, mereka bahkan sudah mulai perhitungan dengan uang.
"Kamu meminjam uang ku terakhir kali kamu membeli oli," Bobo
"Aku tidak ingat," ucap Bibobo.
Di lain sisi kesiapan suntikan atau formula ini sudah 100% dan siap digunakan ada sekitar 30 orang yang menjadi bahan percobaan pertama di PT tekstil milik seseorang misterius itu.
Suatu ketika ada pasien dari keluarga salah satu pegawai tekstil ia merasa aneh dengan anaknya, Iya seperti dia hidup hanya melamun dan tidak berbicara apapun Iya tetap makan namun tak terlihat tanda-tanda kehidupan ibunya khawatir dengan kondisi anaknya.
Para dokter di sana tidak bisa menemukan Apa penyebab anak mereka mengalami seperti itu dan hanya menduga itu berkaitan dengan trauma ataupun masalah kejiwaan.
Semakin banyak pasien yang mengalami keluhan yang sama bukan pasien yang melaporkannya tapi keluarga dari pasien.
Bibobo dan BoBo curiga tentang kondisi 3 pasien itu dan mengecek tubuh mereka bahwa ada Zat metolisia dimana Zat ini mematikan Semua saraf namun menambah syaraf baru Syaraf satu pusat.
Bibobo dan BoBo menceritakan hal ini kepada Theresia, Theresia percaya dengan kata kata dari Meraka berdua.
Walaupun di medis dunia tak ada yang seperti itu namun dengan keberadaan mereka saja sudah sangat tak masuk akal mungkin ini juga bagian dari tidak logical yang benar-benar ada.
Setelah mereka makan malam Bibobo dan bobo mengajak Theresia untuk melihat kelengkapan senjata yang ia buat dengan bahan-bahan di dunia ini di mana kita tahu membeli bahan-bahan untuk senjata itu tidak gampang dan tidak murah namun dengan bakat mereka untuk merakit senjata dari bahan-bahan yang sangat murah di bahan bekas baja dan besi.
Terciptalah pistol yang sama kinerja nya dengan pistol buatan saat ini, dan banyak alat lain seperti skateboard yang bisa bergerak sendiri, jaket peluru, setelah mereka sampai ke dunia ini kekuatan power nya hilang termasuk robot raksasa. dan mereka perlu penyesuaian diri dan kemampuan bertambah di dunia mekanik.
Mereka makin curiga lagi dengan kasus ini sepertinya melibatkan orang dari dunia mereka karena nama-nama medisnya sama seperti yang ada di dunia mereka.
Sementara itu perusahaan berjalan dengan lancar dan pemasukan berlimpah dengan pengeluaran minim.
Thobusa adalah dalang dari semua kejahatan ini dia menjadi manusia ynag memiliki kemampuan merekayasa tubuh dan ilmu dari dunia robot ia praktekkan kepada manusia.
Namun karena di dunia sangat di kendalikan oleh uang ia terobsesi dengan uang dengan itu ia bisa membeli dunia dan memperoleh kekuasaan.
Saat percobaan tahap ke 3 dimana ia menargetkan orang sakit ynag akan bekerja untuk nya dengan suntikan ini semua rasa sakit nya akan hilang, namun yang pasti semua yang dia alami akan terasa seperti terluka sebenarnya tubuh nya terluka fungsi tubuh terganggu kesehatan menjadi ancaman bayangkan saja jika harus kerja seorang manusia tanpa istirahat.
Saat penargetan yang di pilih adalah rumah sakit tempat Theresia bekerja dan dari pasukan mereka ingin mengambil orang dewasa yang terkena penyakit.
Kebetulan Robot Bibobo berteman dengan seorang pria yang kira-kira usia nya 27 tahun namun ia terkena kangker stadium akhir Bibobo sering berkomunikasi dengan pria itu untuk menambah wawasan berkaitan dengan dunia bisnis.
Karena Bibobo berwujud hampir percis dengan manusia ia juga di targetkan saat itu awal nya target nya hanya David karena penggunaan Teroin dalam campuran obat bius obat ini dapat membius Bibobo pula.
Semua campuran dari alam robot dengan alam dunia.
Di bawalah mereka berdua, sementara itu Bobo mencari Bibobo untuk menagih hutang karena bonus mereka sudah turun.
Semua abu abu saat pertama kali membuka mata mereka, masih tak tau dimana posisi mereka sekarang ternyata setelah menyadari bahwa mereka dalam posisi terikat brangkar seperti yang di rumah sakit ada seorang yang berpakaian seperti dokter menyuntikkan formula ke arah badan Bibobo namun karena Bibobo seorang robot ia tak terkena efek nya karena formula khusus untuk manusia tak ada tambahan Seosen ( pelumpuh kinerja robot di dunia robot ).
Bibobo berhasil lolos dan menyelamatkan David namun ia terperangkap di dalam gudang semua alarm berbunyi dan Bibobo harus menghadapi semua kariawan yang menghadang nya.
Bibobo mencoba mengalihkan perhatian dengan memasang badan untuk menyelamatkan David, untuk menyelamatkan David yang di sandra ia terpaksa harus mengikuti semua permainan.
Bobo dan pihak rumah sakit lain mencari dimana Bibobo dan David namun tidak kunjung ketemu.
Ketika Bobo berjalan ia melihat sapu tangan milik Bibobo, dan mencurigai ada hal yang tidak beres.
Tertangkap lah Bibobo membuat Thobusa tau bahwa selain diri nya ada yang lain yang terlempar di dunia ini.
Thobusa menyuruh anak buah nya mencari tau tentang Bobo, hanya dengan 1 jam semua informasi di tangan, dengan campuran bius yang sama para pegawai di suruh untuk melakukan tindakan terhadap Bobo itu.
Namun dalam penculikan Bobo tak berhasil malah dengan logo yang terlihat di tengkuk orang yang akan menculik nya ia tahu bahwa Thobusa masih hidup.
Bibobo melawan pasukan yang ada dan menggendong David sambil lari dari tempat itu, ia lari sekencang mungkin dan memasuki terowongan yang tah ada ujung nya atau tidak.
Bobo dan Theresia ikut mencari David dan Bibobo, karena kondisi David yang lelah Bibobo dan David berhenti di terowongan itu.
Namun ada seseorang ynag sepertinya menyusuri terowongan ini, David menyakinkan Bibobo untuk meninggalkan nya namun Bibobo menolak dan tetap menggendong David di belakang nya.
Bobo ke tempat pabrik pusat namun bukan di pabrik tekstil yang sekarang David dan Bibobo sedang terjebak.
Mereka sebelum nya mendeteksi logam lain dulu dalam kandungan robot dengan alat pemancar dan ternyata yang bisa terdeteksi hanya keberadaan Thobusa.
Theresia dan Bobo menyerang Thobusa di tempat kantor nya ternyata hal ini sudah di antisipasi oleh Thobusa.
Semua ringan di penuhi Terektosesis cairan uap yang menjadi misteri yang secara langsung mematikan energi dalam tubuh robot sehingga akan lemas. Theresia yang harus menghadapi nya dengan senjata namun ia menghilang dan menyerang dari dekat Theresia sampai terpental karena pukulan ynag besar, pertempuran dengan kerjasama mereka berdua, Thobusa tertipu oleh senjata terakhir yang di gunakan saat Theresia dan Bobo hampir kalah karena mereka sudah berada di lantai dengan kondisi lemah, senjata itu ternyata punya dua Klose radar yang dapat menyerang langsung energi dari Thobusa penembakan terakhir dengan pistol buatan.
Thobusa hilang begitupun pengaruh manusia kuat mulai memudar dan Bibobo yang harus menghadapi semua kariawan bersenjata tak jadi menghadapi mereka.