Cerita berawal ketika aku masih duduk di bangku SMP kelas 2, Saat itu anak kelas 2 bersekolah siang dan pulangnya pada sore hari aku berangkat sekolah dan pulang selalu berjalan kaki, jalanan menuju rumahku di kanan dan kirinya masih banyak terdapat kebun dan sawah.
Suatu hari karena ada upacara di sekolah tepatnya pada hari senin sore sekolah mengadakan upacara penurunan bendera sehingga Jam pulang anak kelas 2 menjadi sangat sore,
dan langit pun sudah mulai gelap, awalnya aku sih tidak terlalu merasa takut karena saat pulang sekolah masih bersama-sama dengan beberapa anak kelas lain,
tetapi karena rumahku paling masuk kedalam dan paling jauh akhirnya saat di persimpangan jalan aku dan anak kelas lain berpisah karena jalan ke rumah kita sudah berbed arah,
dan aku kini hanya berjalan sendiri aku pun berjalan dengan terburu-buru agar cepat sampai rumah, tapi saat aku sampai di dekat perkebunan dan sawah aku mulai merinding dan ragu untuk terus berjalan
karena takut aku sempat berhenti sebentar menengok jika ada orang yg lewat bisa lewat sama-sama, tapi anehnya sama sekali tidak ada orang yang lewat satu pun, akhirnya aku memberanikan diri untuk jalan sambil dalam hati ngomong
"numpang numpang jangan ganggu" dengan perasaan yang sangat takut
Dan baru beberapa berjalan tiba tiba ada suara burung hantu yang suaranya tidak biasa
"Puukkk hihihi hiiii hihhi "
"Puukkkk hihihi hiiii hiiii" di barengi dengan suara cekikikan
Itu suaranya sangat jelas seperti burung hantu dan diikuti dengan suara ketawa miss K, tanpa berpikir pajang aku langsung lari karena aku benar-benar takut, aku akhirnya sampai rumah dengan nafas yang sangat ngos-ngosan
aku pun menceritakan semua kejadian yang aku alami barusan kepada orang tuaku
*****
Beberapa hari setelah kejadian tersebut ada yang memberitahu aku bahwa perkebunan yang sering aku lewati itu memang sangat angker dan seram.
*Tamat*