Bagian 1
"Lina...lina...lina....dimana kamu."suara panggilan semakin keras yg arti nya org tersebut sudah semakin dekat
"Ahh...sial gimana nih kalau aku ketauan...bisa habis aku."celetuk ku dalam hati
"Nah ketangkep kamu...mau kemana lagi kamu buruan pulang sekarang."seru seorang laki laki yg ternyata ayah lina
"Ahh...ayah,aku gak mau pulang...nanti ujung-ujungnya aku disuruh sekolah di pesantren********** aku gk mau ayah...kalau ayah mau aku pulang ayah janji gk bakal bawa aku ke pesantren titik."celetuk ku dengan nada marah
Perkenalan nama ku LINA AURORA,biasa dipanggil Lina.ya... seperti yang kalian tau aku adalah bad girl yg selalu buat masalah di sana sini. Dulu waktu aku SMP pernah tuh buat onar di sekolahan sampai hampir bunuh orang,sampai akhirnya aku dpt sekor yg lumayan besar dan jika aku melanggar satu kali lagi aku bakal dikeluarkan dari sekolah ku. Setelah kejadian itu bukannya aku semakin baik,disiplin, aku malah semakin menjadi jadi untuk buat onar lagi di sekolahan alhasil aku dikeluarkan dari sekolah ku.waktu aku dikeluarkan dari sekolah aku beruntung karena aku sudah kelas IX(9)jadi aku akan langsung di masukkan ke SMA.singkat cerita kisah di masa SMP ku kembali terulang dan ya alhasil aku dikeluarkan dari sekolah untuk yg kedua kalinya.ortu ku sampai bingung mau menyekolahkan ku kemana lagi soalnya aku pernah dikeluarkan dari sekolah dua kali, nah disaat itu ortu berencana memasukkan ku ke pesantren karena itu adalah jalan yg terbaik agar sikap ku berubah,namun aku menolak dan akhirnya aku kabur dari rumah.
"Insyaallah,akan ayah tepati tapi ayah tidak berjanji untuk kali ini... jadi sekarang ayo kita pulang."ucap ayah Lina
"Baiklah aku akan ikut pulang ayah."jawab ku dengan nada malas
*sesampai si rumah*
"Ini dia pak kyai anak saya yg mau masuk pesantren bapak"ucap ayah
"Tuh kan ayah bohong lagi"seru ku dengan marah
"Ini demi kebaikan kumu Lina,kamu harus nurut sama ayah dangan ibu mu kalau kamu gk mau masuk neraka"seru pak kyai tersebut dengan nada yg sangat sopan
"Ahh...baiklah aku akan masuk pesantren karena aku gak mau masuk neraka."jawabku dengan pelan
"Akhirnya kamu mau masuk pesantren juga."ucapan ayah dan Ibu barengan
"Kalau gitu kamu kemasi baju baju kamu."seru ayah
"Baik lah kalau begitu tunggu sebentar pak kyai."jawab ku
*selesai mengemasi baju*
"Ayo kita berangkat."ucap pak kyai
"Ayo"jawab ku dgn pelan karena aku masih punya tata cara bicara yg sopan kepada org yg lebih tua dari ku.
"Kalau gitu ayah ibu aku pamit dulu."seru ku kepada kedua ortu ku
"Iya nak hati-hati"ucap ayah dan Ibu sambil melambaikan tangan
*Di tengah perjalanan*
"pak kyai saya kebelet bisa berhenti di Pom gak pak?."ucap ku sambil menunjukkan ekspresi kebelet
"Baik lah kalau begitu kita akan berhenti di Pom sebentar lagi."jawab pak kyai
'
"Akhirnya ada kesempatan buat kabur,hehehe ternyata gampang bgt bohongi org."seru ku dalam hati
*sampai di Pom*
"saya ketoilet sebentar ya pak?"ucap ku menahan pipis
"iya iya buruan keburu keluar"jawab pak kyai
*berapa menit kemudian*
"kok lama bgt ya Lina ke toilet nya,apa jangan jangan di kabur aku harus segera chek."batin pak kyai sambil berlari menuju toilet dan ya ternyata benar Lina kabur,pasti dia belum jauh dari sini akan
ku cari sampai dapat.