Tap...Tap...Tap...
Suara seseorang berjalan semakin dekat ke arahku, mungkin seseorang itu sudah ada di depanku, aku tidak bisa melihat siapa itu?, bukan terhalang kain atau semacamnya, hanya saja aku buta, aku bisa mendengar tapi tidak bisa melihat.
"Siapa?", tanyaku di keheningan ruangan yang aku tempati.
Seseorang itu hanya diam menatapku mungkin, walau tidak bisa melihat tapi aku bisa merasakan gerakan seseorang, makanya jarang ada yang percaya bahwa aku buta.
"Andrian", jawab seseorang yang bernama andrian itu.
Andrian ya?, entah kenapa aku merasa familiar dengan nama itu, apakah aku lupa ingatan??, tapi aku merasa aku ingat semuanya, atau ada hal aku lewatkan dalam hidupku?, entahlah aku pusing memikirkanya.
"Kau siapa?, kenapa aku merasa kau kenal denganku?, atau kau seseorang yang dekat denganku??", tanyaku pada andrian.
"Bisa di bilang kita dekat, kau tanya aku siapa??...., aku hanyalah orang yang merindukan seseorang yang kucintai, bahkan dia melupakanku, mungkin dia mengingat semuanya, tapi dia tidak mengingat aku, entah kenapa dia melupakanya, mungkinkah karna aku sudah banyak menyakitinya??, bagaimana aku harus menebus semua kesalahku padanya??, cinta memang selalu datang saat dia pergi dan saat melupakanku", kata andrian.
"Siapa yang sedang kau bicarakan??, kenapa kau mengatakanya padaku??", tanyaku heran.
"Tidak, kamu angap saja bahwa aku tidak mengatakan apa-apa", kata andrian.
"Ya baiklah", kataku walau agak sedikit bingung.
Setelah aku mengatakan itu andrian memberiku sebuah kotak yang entah berisi apa, lalu andrian pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ku pikir mungkin dia sedang galau, jadi sifatnya seperti itu.
"Hah..., membosankan", kataku.
Ya memang membosankan berada di rumah sakit tanpa melakukan apapun, kata dokter aku masuk rumah sakit karna mendapatkan banyak luka, bahkan sampai mengalami kebutaan, dan melupakan sedikit ingatanku.
≫≫≫≫ Keadaan andrian.
Aku berjalan keluar dari rumah sakit itu, melihat orang yang baru aku sandari bahwa aku mencintainya, dia buta karnaku, ahahaha bukan kah takdir itu konyol??, kenapa aku harus sadar bahwa aku mencintainya saat dia melupakanku dan saat dia tidak bisa melihatku lagi??, mungkinkah ini balasan karna aku sering menyakitinya??....
Yang aku harapkan adalah aku bisa memutar waktu, dengan begitu aku tidak akan menyakitinya, aku bahkan akan mencintainya dan memberikan semua yang aku miliki untuk membuat dia bahagia....
3 bulan kemudian....
Ahahaha inilah akhir semuanya??, aku andrian tidak bisa kembali hidup bersama dengan orang yang kucintai??, Ella andai kau tau bahwa aku menyesali semuanya, bisakah kita kembali bersama, dan memulai hidup baru....
Disinilah akhir dari semuanya aku dan ella bercerai di pengadilan, walau dia tidak mengingatku, tapi orang tuanya memaksa ella untuk bercerai denganku, memang itu yang pantas aku dapatkan, orang tua mana yang rela anaknya disakiti??, tidak ada kan, walau ada mungkin hanya orang tua gila.
Tap...Tap...Tap...
"Andrian aku baru tau bahwa kamu suamiku, entah apa yang kau kalakukan padaku, sehingga orang tuaku memaksa kita bercerai, ku harap ini adalah keputusan yang terbaik", kata ella.
"Ya mungkin...", kataku lirih.
Ya kami bercerai, dan sekarang hanyalah seorang pria yang kehilangan arah, kehilangan harapan, cahaya itu telah pergi bersama orang yang lebih baik dariku.
"Ella bila ada kehidupan selanjutnya, bisakah kita kembali bersama??, aku harap iya..."
TAMAT....
Baca carpen di bawah juga😉.
Penghianatan....
👉 https://mangatoon.mobi/activity/shortStoryShare?id=12901&_language=id&_app_id=2
Jangan lupa di like dan komen.