"Ma.. lihat ma. aku sudah membuat lukisan yang sangat indah!!" seru seorang gadis kecil yang bernama nama Sila.
"Mama lagi sibuk Sil.. jadi nggak usah ganggu mama," ucap Mama sila.
Tak lama kemudian Gadis itu berlari menuju tempat ayahnya.
"Pa lihat De ..pa, lukisan sila sangat bagus!! seru sila sambil menunjukkan lukisan kepada papanya.
"Sudahlah sil, Papa lagi repot. lebih baik kau ke kamar!!" seru Papa sila sambil membentak sila.
Setiap kali gadis kecil itu ingin menunjukkan kebahagiaan yang dia rasa, nampak kedua orang tuanya tidak pernah menghiraukan nya.
Esokan hari...
"Ma, Sila mendapat nilai bagus. lihat nilai sila mendapat 100!!" seru sila yang menunjukkan beberapa buku pelajaran kepada mamanya.
"Sudahlah Sil, jangan ganggu Mama terus! mama capek. Mama mau istirahat!!" seru mama sila sambil membentak sila. Kemudian gadis kecil itu berlari kepada papanya.
"Pa, tadi sila mendapat nilai 100. lihat Deh.. Pa!! seru sila kepada papanya.
"Papa capek!" jawab Papa sila dengan suara yang sangat keras. sambil membanting pintu kamarnya. terlihat Gadis itu meneteskan air matanya.
"Mengapa Mama dan Papa selalu tidak memperhatikan aku." ucap sila sambil menangis.
Setiap pagi dan setiap hari sila melalui hari-harinya hanya seorang diri tanpa ada pembantu di rumahnya, dan orang lain yang menemaninya. hati sila sangat terluka saat melihat kelakuan kedua orang tuanya, yang tidak pernah memberikan perhatian dan kasih sayang padanya.
Tiga hari kemudian...
Saat kedua orang tua Sila berada di kantor tempat mereka bekerja, Tak lama kemudian kedua orang tua mereka mendapatkan sebuah kabar yang sangat mengejutkan. Hal itu membuat kedua orang tua sila langsung bergegas kembali ke rumah mereka.
Terlihat di depan apartemen kedua orang tua sila sudah banyak orang berkerumun, serta polisi yang telah berjaga di luar apartemen mereka.
"Ada apa ini!! seru Mama sila yang terkejut saat melihat banyaknya kerumunan orang.
"Siapa Anda?" tanya polisi
"Saya pemilik rumah ini," Jawab Papa Sila.
"Apartemen Anda ada yang merampok, dan Putri anda telah terbunuh oleh para perampok itu!" jawab polisi.
Betapa shock-nya kedua orang tua Sila, saat mendengar Putri mereka meregang nyawa.
"Tidak!!!" seru Mama sila.
Papa sila langsung bergegas masuk ke dalam apartemennya, terlihat di sana beberapa petugas polisi telah mengungkap si jenazah si lah.
"Putriku," ucap Papa sila yang berjalan mendekati mayat putrinya. Terlihat air mata mulai berlinang dari mata pria tersebut. "Maafkan papa dan mama yang tidak pernah ada untukmu," ucap Papa sila sambil menangis.
Terlihat wajah Sila yang sudah meninggal, para perampok telah memukul kepala Sila hingga mengeluarkan darah yang banyak. Setelah kejadian meninggalnya Sila apartemen. di tempat tersebut sering mengalami kejadian-kejadian yang aneh.
"Mama.. mama.. lihat deh, tulisan ku sangat indah," ucap sosok sila yang telah menjadi makhluk halus. "Ma..ma..Sila takut...," rintih arwah Sila.
Tubuh Mama Sila langsung bergetar, wajahnya pucat saat mendengar suara dari putrinya tersebut.
"Maafkan Mama, maafkan Mama.. putriku!!" seru Mama Sila. setelah mendengar suara putrinya itu, Mama sila terus menangis.
Beberapa hari kemudian.. banyak orang yang tinggal di apartemen tersebut sering melihat penampakan sosok Sila.
"Tolong....tolong....sakit....," rintih arwah Sila.
"Suara siapa itu?" tanya seorang pria kepada kekasihnya.
"Aku tidak tahu," jawab wanita tersebut.
Sesaat kemudian.. nampak sepasang kekasih itu menatap sosok anak kecil yang memunggungi mereka.
"Adik kecil, ada apa denganmu?" tanya sepasang kekasih itu kepada sosok anak kecil yang berdiri di hadapan mereka.
"Sakit... tolong....," rintih arwah sila. sesaat kemudian sila membalikkan badannya, dan menatap 2 orang yang ada di depannya.
"Aaaa!!!!" suara teriakan mengalun di lorong apartemen tempat tinggal sila.
... ** Tamat **....