Seorang pria muda dan tampan terlihat sedang menangis di bawah pohon beringin, lalu ada seseorang yang melewat dan berlari ketakutan.
"Hahahahahantuuuuuuuu ! " Teriak orang yang lewat.
Pria yang sedang menangis itu bernama Joe, dia baru saja putus dengan pacarnya, sehingga dia galau berat dan menangis di bawah pohon beringin yang sepi. Ia tidak sadar bahwa barusan ada seseorang yang hendak mau lewat.
"Apakah gue harus mati saja? " Ucap Joe yang masih menangis.
Kemudian dia di datangi oleh seorang perempuan cantik yang mencoba menenangkannya.
"Maaf mas ! Mas kenapa ya? Saya perhatiin dari tadi nangis terus ! Tadi ada orang yang mau lewat aja ketakutan. Coba deh mas cerita ! " Kata si perempuan itu yang penasaran dengan Joe yang menangis.
"Lah mbak siapa? " Tanya Si Joe yang masih sedih, lalu Joe pun menengok melihat perempuan yang di sampingnya.
*sreeett*
"Se.. Se... Se... Se... Taaaaaaaaaaaan! " Teriak Joe yang ketakutan.
Joe pun lari kocar kacir setelah melihat sosok perempuan tadi, ternyata wanita itu adalah hantu.
"Eh ! RAI MU MAS ! SAMPEAN JUGA HANTU KELES ! " gerutu wanita itu sambil berdiri.
****
"Kisah Joe Si Sadboy Yang Tampan"
Di suatu tempat pinggir kota, terdapat tempat kos 2 lantai milik Mpok Romlah yang di huni oleh para bujang dan para wanita-wanita cantik. Lantai 1 di huni oleh wanita, sedangkan lantai 2 khusus untuk para bujang.
Salah satu penghuni kos di sana adalah Joe, dia adalah pria tampan yang di gemari oleh para wanita, bahkan ibu ibu rumah tangga pun tergoda oleh ketampanannya, bukan cuma itu saja, dia juga menjadi idola bagi para wanita berbatang yang memiliki jakun.
Meskipun Joe sangat tampan, tapi dia memiliki hari-hari yang buruk, yang dimana Joe selalu gagal dalam masalah percintaannya. Belum lagi dia selalu sial, dia selalu mengalami hal-hal yang tidak mengenakan bagi dirinya sendiri.
Sifatnya yang ceroboh, membuat Joe selalu dalam masalah, meskipun begitu ia selalu bersemangat dalam menjalani hari-harinya.
Joe bekerja di sebuah cafe sebagai waitres, ia sudah bekerja selama dua tahun disana.
Joe bekerja sambil kuliah, siangnya ia menimba ilmu dan malamnya ia menimba uang untuk kebutuhan hidupnya.
Orang tua Joe sudah bercerai sejak Joe masih balita, namun semenjak perceraian itu, Joe di besarkan oleh kakek dan neneknya, karena ibu dan ayahnya pergi begitu saja setelah mengelami perceraian.
Saat kakek neneknya meninggal, Joe hidup sebatang kara, dan pergi mencari ibunya, namun beruntungnya Joe di adopsi oleh seseorang hingga dia bisa kuliah sampai saat ini, Joe pun merasa bahagia.
Namun kebahagian itu pun tak berselang lama, setelah orang tua angkatnya di tangkap oleh polisi karena kasus korupsi. Semua harta benda di sita oleh negara, kini Joe di selimuti oleh kesedihan lagi.
Di tengah-tengah keputus asaan nya itu, Joe mulai bangkit, dengan sisa-sisa uang yang di milikinya ia gunakan untuk bertahan hidup, ia mencari tempat tinggal, dan akhirnya menemukan sebuah kos milik Mpok Romlah.
Joe pun kini tinggal di kosan itu, ia bayar untuk satu tahun kedepan. Namun Joe masih kebingungan, sisa uang yang semakin berkurang tak cukup lagi untuk makan dan membayar biaya kuliah.
Akhirnya Joe memutuskan untuk mencari pekerjaan paruh waktu demi kelangsungan hidupnya. Setelah bersusah payah mencari pekerjaan, dengan segenap jiwa dan kekuatan dewi fortuna, Joe mendapatkan pekerjaan.
Ia bekerja sebagai waitres di sebuah cafe', Joe sangat senang, karena usaha nya tidak sia-sia, nampaknya nasib baik masih berpihak kepada Joe.
Joe yang tampan banyak di lirik oleh wanita-wanita cantik yang nongkrong di cafe tempat Joe bekerja. Kerap sekali ia di goda oleh tante, abg, psk, cewek berbatang, dan masih banyak lagi. Kadang ia juga di gemari oleh ibu-ibu rumah tangga yang rempong setiap Joe berjalan melewati tempat senam aerobic dekat cafe tempat ia bekerja.
***
Selama ia hidup, Joe belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, karena ia memiliki iman yang kuat dan trauma terhadap wanita. Karena dulu saat Joe masih SMA ia pernah di perkosa oleh salah satu siswi nakal di sekolah nya, karena ketampanan nya membuat iman para wanita menjadi goyah.
Sejak itulah Joe tidak pernah lagi bersentuhan dengan wanita manapun kecuali orang terdekatnya. Meskipun begitu Joe sering di godain oleh kaum hawa, namun Joe selalu cuek dan berhasil menghadapi godaan ciwi ciwi yang menggodanya.
Akan tetapi, naluri seorang lelaki untuk mencari imajinasi demi kepuasan hawa nafsunya kini timbul dalam benaknya, Joe yang melihat ke arah depan nampak terdapat seorang wanita seksi dengan baju ketat dan rok mini sebagai pelengkapnya.
Joe yang sudah tidak kuat lagi menahan hasratnya kemudian menghampiri si wanita itu dan mencium bibirnya.
*plaaaak* (suara tamparan)
"Sialaan ! *cuiih* (meludah) dasar mesum lu ! " Teriak kasar si wanita itu yang kaget kena ciuman si Joe.
Joe kena tampar dari wanita itu, semua orang yang di cafe itu pun tertuju kepada mereka, seketika suasana cafe menjadi tegang setelah terdengar teriakan kasar dari si wanita yang di cium oleh si Joe tadi.
Nasib sial kini mendatangi Joe, yang dimana ternyata si wanita itu memiliki kekasih, dan kekasihnya itu adalah seorang pemain UFC (pegulat) kelas berat. Si wanita itu tidak terima atas perlakuan si Joe terhadapnya, jadi si wanita itu melaporkan kepada kekasihnya itu.
*plaaaaak*
*duuuugssss*
(Suara pukulan)
Baku hantam pun terjadi, Joe yang di hajar habis habisan harus di larikan ke rumah sakit karena keadaan nya yang kritis. Joe mengalami patah tulang rusuk dan luka dalam yang serius.
Ketika Joe tiba di rumah sakit dengan keadaan setengah sadar, ia melihat suster membawa alat suntik yang hendak menyuntiknya. Seketika Joe pun berteriak sejadi jadinya, dan....
Semua itu hanyalah mimpi, wanita yang di ciumnya dan derita yang di alami barusan adalah mimpi buruk bagi Joe. Ternyata Joe ketiduran di tempat kerjanya.
"Aaaaaarrrrggggghhhhhh ! " Teriak si Joe.
*plaaaaak* (suara tamparan)
"Eh kadal ! Ngagetin aja lu ! " Ucap rekan kerjanya yang bernama Jupri yang di kagetkan oleh teriakan Joe lalu menamparnya.
"Aww, sakit Pri ! Lu ngapain nampar gue segala sih? " Sahut si Joe yang marah karena di tampar oleh si Jupri.
"Lagian elu sih teriak gajelas, gue lagi serius chatan di michat ! " Jawab si Jupri yang kesal.
"Ya maaf, gue mimpi buruk barusan ! " Ucap si Joe sambil memegang pipinya yang di tampar Jupri.
Jupri yang tau keadaan Joe yang sudah lama tidak pernah bersentuhan dengan wanita, mengajaknya untuk mencari wanita agar Joe bisa kembali normal layaknya seorang lelaki tulen.
Awalnya Joe menolak, namun karena ia sadar bahwa Joe juga memiliki hawa nafsu untuk memenuhi hasratnya akhirnya Joe menyetujui ajakan Jupri.
"Joe, lu kan sudah lama tuh ga berbaur dengan cewek, gimana kalo kita nyari cewek ! Gue udah lama ngejomblo nih, pengen punya pacar biar ada yang perhatiin gue kaya abg labil jaman sekarang. Hahaha" Kata si Jupri sambil ketawa riang.
"Sorry Pri, gue masih trauma sama cewek, tapi...! " Ucap si Joe sambil mikir.
"... Gue juga sadar, bahwa gue juga punya hasrat ! " Sambung Si Joe yang masih mikir.
"Nah, maka dari itu. Lu harus segera nyari cewek biar lu normal lagi. Hahaha" Sahut Jupri yang masih ketawa.
"Kampret lu. Elu pikir gue ga normal apa? " Ketus Joe yang sedikit marah.
"Canda bro. Joe, lu kan tampan, pekerja keras pula. Banyak cewek yang naksir sama elu Joe, lah sedangkan gue, item, dekil, kurus... " Ucap Jupri yang insecure terhadap dirinya sendiri, namun ucapan nya kepotong oleh Joe.
"Eeiiiitttssss..... Ga boleh gitu kawan, tapi emang bener sih ! Awokawokawokwkwk " Ucap Joe sambil ketawa girang.
"Bangsad kau ! " Ketus Jupri yang kena mental.
Setelah Joe berbincang bincang dengan Jupri, akhirnya mereka sepakat untuk mencari cewek di keesokan harinya.
****
*hossshh... Hossshhh.... Hossshh* (suara nafas yang terengah-engah)
"Ahh sial, cape juga maraton malam-malam. Btw, kok gue jadi bisa liat hantu ya. Apa yang sebenarnya terjadi dalam diri gue? " Ucap Joe dalam hati.
Saat Joe berhenti karena kecapean, tiba-tiba saja wanita yang di temuinya tadi sudah berada di belakang Joe.
"Cape ya mas ! Wes ojo lari maning, mending teleportasi aja koyo aku mas ! " Ucap wanita itu.
"Hah? *kaget* (Menoleh kebelakang) "
*gubraaak* (terjatuh)
Joe yang kaget karena ada lagi sosok wanita itu di belakangnya, membuat Joe terjatuh.
"Woy, kenapa sih ngejar gue terus mbak ! " Tanya si Joe yang masih ketakutan.
"Hii.. Hii... Hi... (Ketawa) Habis mas'e ganteng sih, aku jadi suka deh ! Jarang ada hantu tampan koyo mas ! Hii... Hii... Hii (ketawa lagi)" Celoteh si wanita itu sambil ketawa menakutkan.
"Uuuwaaaaa... (Ketakutan) udah dong jangan ketawa ! Ngeri gue dengernya. Eh, maaf saya bukan hantu ya mbak! Apa gue udah mati ya? (Suara dalam hati) Apa maksudnya mbak ngomong gitu? " Tanya Joe yang penasaran.
"Ya, mas kan udah mati satu minggu yang lalu, terus mas selama itu nangis di bawah pohon beringin yang pertama kali kita bertemu, acieee KITA ! Hii.. Hii.. Hii (ketawa) " Jawab wanita itu yang kena virus bucin.
*jreeenggg..... Jreeeengggg...*
To be continued....