Dimalam hari Selesai lembur bekerja, akupun melewati gerbong kereta api, ditempat aku biasa pulang ke rumah. dan aku terkejut karena malam ini jalan di gerbong sangat sepi, tidak ada orang sama sekali seperti biasanya, aku sangat ketakutan dan bingung, mengapa malam ini kereta api yang menuju ke arah rumah ku datang terlambat. aku menunggu sampai jam 00:00 aku sampai tertidur dan di bangunkan oleh satpam kereta.
"Bu ini kereta rute ibu kan ?" ucap pak satpam"
"eh iya pak, terima kasih sudah membangunkan saya. ucap aku"
"iya Bu sama sama. ucap pak satpam"
dengan mata yang mengantuk, aku pun menaiki kereta tanpa melihat kereta yang aku naiki.
aku melihat ibu yang menggendong anak nya sambil menyusui, aku seperti biasa tidak peduli mungkin anak itu kelaparan "ucap ku dalam hati tanpa berpikir negatif"
kring kring suara hp ku berbunyi, teryata itu adalah pacar ku yang sedang menghubungi ku.
"kamu dimana. ucap pacar ku"
"oh aku lagi di kereta nih" ucap aku"
"kok lama gak kek biasa jam 21:23 udah pulang" ucap pacar ku"
"gak tau tuh, aku juga bingung kenapa kereta yang biasa nya aku naikin tidak selama ini datang nya. ucap ku"
"yaudah kamu tunggu aja Ampe udah nyampe nanti langsung pulang aja. ucap pacar ku"
"iya, udah yah. ucap ku"
"hati hati dijalan udah malam. ucap pacar ku"
"iya sayang aku tau. ucap aku
setelah selesai menelpon pacar ku aku melihat sekitar ku, dan baru sadar ibu yang menggendong anak bayi tadi menghilang. aku takut tapi aku masih berpikir positif mungkin ibu anak itu pindah gerbong.
ya sambil berpikir positif aku mengatasi rasa takut ku, dengan bermain hp selang berapa lama aku berpikir mengapa kereta ini masih sangat lama sampai. bukan kah ini sudah satu jam setengah aku menunggu, mana mungkin tidak sampai sampai karena kesal aku melihat rute kereta ini dengan otak yang banyak pertanyaan. jadi sekarang aku ada dimana bukan kah rute ini adalah rute jalan buntu apa aku salah menaiki kereta dengan pikiran ku yang sudah campur aduk dengan ketakutan aku berpikir apakah ini bercanda. aku menelusuri kereta gerbong ke gerbong aku kunjungi aku dengan otak yang kebingungan makin dibuat kebingungan, karena ibu ibu yang menggendong anak tidak ada di setiap gerbong. seketika otak ku yang kebingungan berubah menjadi rasa takut jadi ibu itu dimana karena aku ketakutan aku duduk menghadap jendela di kegelapan malam. aku menatap jendela sampai aku menyadari ada ibu ibu yang menggendong anak nya di luar kereta dengan tersenyum menatap tajam diri ku aku yang ketakutan makin ketakutan karna tiba tiba didalam kereta lampu nya mati aku seketika pingsan di tempat sejam kemudian aku terbangun dan melihat didalam kereta sangat ramai orang yang tadi nya sangat sepi menjadi ramai pengunjung seperti nya tadi aku hanya bermimpi pikir ku. karna aku tidak pernah takut lagi karna di gerbong sangat ramai aku membuka hp ku dan melihat riwayat panggilan dengan pacar ku dengan wajah gemetaran aku bertanya siapa orang orang ini aku berdoa setiap doa ku lafalkan. dan aku melihat wujud sebenarnya dari orang orang di keramaian itu adalah hantu seperti pocong, Kuntilanak, genderuo, tuyul, kuyang dan masih banyak lagi aku pingsan lagi sampai aku terbangun banyak orang yang mengerumuni ku dan ada polisi ternyata aku di temukan di jalan yang pernah terjadi kecelakaan kereta hinga menewaskan banyak orang termasuk ibu dan anak yang aku lihat di awal aku masuk kereta sampai aku melihat mereka di luar kereta. aku ketakutan dan berteriak seperti orang gila takut dihantui pacar ku melihat aku seperti itu langsung memeluk dan bilang kau sudah baik baik saja. aku menangis dan memeluk pacar ku dan bilang apa benar sudah baik baik saja, dia bilang ya sudah baik baik saja dan aku seketika pingsan setelah nya aku tidak ingin pulang lewat gerbong kereta api🚧🚶♀️