Dia hanya diam menatap kami.
Tubuhnya kurus karna selama ini dia hilang.
Purwanto di temukan seseorang di sebuah lembah angker.
" Dia sudah 10 tahun hilang" Ucap Pak kardi' tokoh di kampung kami.
Cerita mengatakan bahwa Purwanto hilang di Lembah itu. Lembah itu dinamakan " Lembah Arwah".
Ibunya menangis di samping Purwanto. Dia merasa bahagia tapi juga miris dengan keadaan Purwanto.
Mata Purwanto hanya menatap kosong' tapi dengan sorot yang menyeramkan.
" Sepertinya kehilangan jiwanya pak" Ucap Tomy. pemuda yang membawa purwanto ke kampung
Tomy dan teman-temannya melihat Purwanto sedang duduk di sungai dekat Lembah.
Awalnya Tomy dan teman-temannya begitu kaget.
Purwanto tak memakai apapun. Tubuh hitam dan kurus dengan rambut gimbal kotor.
Tapi Tomy adalah Orang kampung kami dan dia menyadari kasus Orang hilang di Lembah itu.
Tomy membawa Purwanto' bahkan Tomy mengatakan tidak ada perlawanan dari Purwanto.
" Trus bagaimana Pak ?Tanya Tomy.
Aura yang di bawa Purwanto mengerikan. Bagi kami yang melihatnya. Purwanto tidak terlihat bagaikan manusia.
" Ibunya akan membawanya pulang" Kata Pak kardi.
Tapi Pak Kardi meminta para pemuda kampung untuk menjaga di rumah orang tua Purwanto.
Malam hari kami Ronda di Rumah orang tua Purwanto.
Purwanto hanya duduk. Kami bergantian menjaganya.
" Dia seram sekali" kata Subhan.
Subhan menemani Purwanto .Tapi Subhan di tamani Juned.
Mata Purwanto hanya menatap mereka. Tatapan itu sangat mengerikan. Bagi Subhan dan Juned' hal itu membuat bulu kuduk mereka merinding.
Orang tua Purwanto pun selalu di samping Purwanto.
Tapi yang aneh Purwanto hanya diam. Tapi tatapan mata itu begitu dalam. Jadi siapapun yang melihatnya merasa ketakutan.
" Ambilkan Aku Darah" Ucap Purwanto serak.
Detik itu sontak' Subhan dan juned merasa ngeri.
" Da-Darah apa ? Tanya Subhan gugup.
Juned keluar memanggil yang lain bahwa Purwanto bicara dan meminta darah.
" Hahahahahaha" Purwanto tertawa mengerikan.
Ibu purwanto di sampingnya di dorong oleh purwanto.
Semua Orang masuk melihat kejanggalan itu. Purwanto teriak histeris.
Semua Orang ngeri melihat tubuh kurus Purwanto. Purwanto berdiri dengan keadaan Bongkok.
" Darah Perawan" Kata Purwanto dengan suara serak.
Kami merasa ngeri. Apa yang sebenarnya terjadi?
Purwanto amat mengerikan dan meminta darah Perawan.
Seorang Ustad datang melihat Purwanto.
" Siapa kamu ?Tanya Sang Ustad.
Purwanto mendengus.
" Aku penunggu Lembah dan Aku di bawa kesini" Jawab Purwanto.
" Pulanglah" Kata Sang Ustad.
Purwanto menatap Sang Ustad tidak senang.
" Aku ingin darah Perawan" Jawab Purwanto.
Kami begitu ngeri menatap Purwanto.
" Di kampung kami stok perawannya sedikit. Jangan macam-macam" Kata Sang Ustad.
Purwanto terlihat begitu marah dengan alasan Sang Ustad.
Ibu Purwanto hanya menangis melihat Purwanto.
" Barikan Aku perawan" Ucap Purwanto kembali.
Purwanto sepertinya kelihatan sangat marah
" Aku bilang stoknya sedikit" Kata Sang Ustad marah
Tapi Purwanto mangatakan bahwa dia menginginkan darah Perawan
Tapi Sang Ustad kukuh mengatakan bahwa stok perawan sedikit.
Keributan Purwanto dan Ustad terjadi sampai pagi. Sang Ustad pulang dengan Jengkel. Dan Purwanto maminta perdebatan dengan Sang Ustad di lanjutkan besok malam.
Permintaan Purwanto hanya darah Perawan.
Sang Ustad bahwa beliu tidak bisa memberi karna stoknya sedikit.
Akhirnya setelah itu Purwanto dan Sang Ustad saling membenci.
TAMAT